The Diary Game [Rabu, 13 Desember 2023: Ngopi di Kawasan Gunung Kelud]

in Steem Entrepreneurs2 years ago

IMG_20231213_134119.jpg

Salam hangat Steemian semua
Hari Rabu tanggal 13 Desember yang penuh dengan makna. Mengawali rutinitas pagi hari sebelum ke sekolah dengan membersihkan diri. Selepas mandi dan merias diri, saya berangkat ke sekolah. Pada saat melewati rumah pak Arif, saya mampir ke rumahnya dikarenakan tampaknya pak Arif di rumah. Saya pun memutuskan untuk mampir sebelum ke sekolah.

IMG_20231213_094715.jpg
Pak Arif mencocokkan lembar jawaban

Pak Arif tampak sibuk mencocokkan lembar jawaban siswa. Saya hanya turut menemani sambil menikmati buah nanas. Kegiatan selanjutnya saya turut membantu pak Arif mengembalikan Sanyo yang sempat rusak ke dalam sumur gali. Sumur gali yang teramat dalam bagi saya. Kira-kira memiliki kedalaman 8 meter. Padahal di desa saya hanya 4 meter saja.

Pada saat istirahat selepas mengembalikan Sanyo. Saya mendapatkan informasi bahwasanya terdapat perubahan hari memasukkan nilai semester ke e-raport. Pada akhirnya pak Arif mengajak saya pergi ke gunung Kelud. Saya yang belum pernah ke gunung Kelud, teramat antusias dengan tawaran yang diberikan. Kami berangkat selepas melaksanakan sholat dzuhur.

IMG_20231213_144919.jpg
Karcis masuk gunung Kelud

Kami melakukan perjalanan ke gunung Kelud yang tampak cerah. Perjalanan panjang kami lalui dan pak Arif membonceng saya. Pemandangan pegunungan yang indah dan menawan melelehkan pandangan. Perjalanan yang memerlukan waktu 1 jam. Kami memasuki gerbang masuk dan membayar karcis masuk sebesar perorang Rp. 8.000,- (2,1 Steem) dan parkir sebesar Rp. 2.000,- (0,52 Steem).

IMG_20231213_134119.jpg
Ngopi di gunung Kelud

Hujan turun pada saat kami memasuki area parkir. Kami pun memutuskan untuk berlindung di warung kopi. Kami pun memesan kopi hitam untuk menemani dinginnya udara. Kami berbincang untuk menunggu hujan reda. Namun, hujan semakin deras dan mengurungkan niat untuk ke puncak gunung.

IMG_20231213_154916.jpg
Hujan semakin deras

Hujan yang semakin deras kami manfaatkan untuk berbincang. Perbincangan kami harus terputus karena pak Arif memperoleh informasi kekurangan data siswa. Kesibukannya tidak pernah terputus untuk menghubungi beberapa orang. Saya hanya dapat membantu menerangkan beberapa hal yang akan dibutuhkan dalam kelengkapan berkas siswa.

IMG-20231213-WA0000.jpg
Foto bersama pak Arif

Tibalah saatnya hujan mulai mereda. Saya memutuskan untuk sholat ashar terlebih dahulu. Apalagi di lokasi parkir dibangun mushola untuk para wisatawan. Maka dari itu sudah seharusnya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Selepas sholat ashar, saya kembali ke warung kopi dan membayar per segelas kopi sebesar Rp. 4.000,- (1 Steem). Saya pun sedikit mengobrol dengan pemilik warung akan penggunaan tempat jualan. Rata-rata para pedagang merupakan masyarakat lokal yang membangun usaha. Maka dari itu, para pedagang tidak pernah dipungut biaya sewa tempat berjualan.

IMG_20231213_164002.jpg
Gerbang ke puncak di tutup

Kami pun memutuskan untuk naik ke puncak atau kawah menaiki motor. Namun, dikarenakan waktu yang sudah sore. Kami tidak dapat ke puncak karena gerbang masuk sudah di tutup. Menurut papan informasi, gerbang akan dibuka dari pukul 07:00 sampai 15:30. Sedangkan, kami dapat naik ke puncak untuk menunggu hujan reda telah memasuki pukul 16:00. Pada akhirnya, kami harus menggunakan jalan pintas untuk masuk dan dilanjutkan dengan jalan kaki.

IMG_20231213_165123.jpg
Pemandangan pelangi yang indah

Kami hanya memiliki rencana untuk naik sampai jembatan. Hal ini dikarenakan disekitar jembatan memiliki pemandangan yang indah. Pada saat perjalanan ke jembatan, kami disuguhkan pemandangan pelangi yang indah. Hal inilah dapat dimanfaatkan untuk mengambil gambar. Momen yang sangat langka ini harus diabadikan dengan berfoto.

IMG_20231213_165622.jpg

IMG_20231213_165508.jpg

IMG_20231213_165426.jpg
Pemandangan di area jembatan

Memotret pelangi yang indah di rasa cukup. Kami melanjutkan perjalanan ke area jembatan. Perjalanan yang ditempuh sekitar 1500 meter dengan mendaki. Rasa lelah tercipta dalam setiap langkah. Rasa lelah terbayar sudah saat melihat keindahan di sekitar jembatan. Mengambil gambar tidak boleh dilupakan.

IMG-20231213-WA0002.jpg
Pelangi masih menemani

Pada saat perjalanan turun gunung. Kami memutuskan untuk mengambil gambar lagi. Apalagi pelangi yang indah masih belum memudar. Kami bergantian mengambil gambar karena hanya berdua. Waktu yang semakin sore, kami pun memutuskan untuk bergegas turun dan melakukan perjalanan pulang.

Itulah aktivitas yang dapat saya bagikan. Pengalaman pertama yang tidak akan pernah dilupakan. Semoga, cerita saya memberikan manfaat kepada steemian jika hendak pergi ke gunung Kelud. Terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada saya...

Sort:  
 2 years ago 

Many thanks to the Steem Entrepreneurs Community users who shared the original posts. We hope your contributions continue to inspire and strengthen the entrepreneurial spirit in our community.

Status Club#club
Verified userYES
Plagiarism & AI-freeYES
Bot-freeYES
Tag #steemexclusiveYES
Support of #burnsteem25No
Beneficiaries of #steemkindnessYES
Voting CSI11.3 ( 0.00 % self, 72 upvotes, 50 accounts, last 7d )
Verification date
December 21, 2023

Kind regards,
Steem Entrepreneurs Team

 2 years ago 

Terima kasih atas hasil verifikasinya dan dukungannya✨🎉

 2 years ago 

welcome

 2 years ago 

Terima kasih atas sambutannya🎉✨

 2 years ago 

Thanks

Coin Marketplace

STEEM 0.05
TRX 0.28
JST 0.048
BTC 64866.14
ETH 1898.53
USDT 1.00
SBD 0.46