The Diary Game [Sabtu, 02 September 2023: Memahami Kurikulum Merdeka]

in Hot News Community2 years ago

Apa kabar Steemian semua? Semoga kita selalu diberi kesehatan oleh-Nya. Maka dari itu, jangan lupa untuk bersyukur.

IMG_20230902_072403.jpg
Menyapu halaman rumah

Hari Sabtu tanggal 2 September merupakan hari yang penuh dengan pengalaman baru. Mengawali kegiatan dengan menyapu halaman rumah. Bekas rontokan daun coklat yang saya gunakan pakan kambing, kemarin belum saya bersihkan. Daun yang masih segar, lumayan susah untuk dibersihkan menggunakan sapu lidi. Ketekunanlah yang memberi semangat untuk tetap menyapu dengan bersih.

Rutinitas menyapu telah selesai. Saya melakukan aktivitas sederhana untuk mengisi kegiatan yang kosong. Jam mengajar sedang libur, namun terdapat kegiatan seminar di sekolah. Saya pun memutuskan untuk mandi sebelum berangkat ke sekolah. Selepas mandi, saya berangkat ke sekolah.

Sesampainya di sekolah, saya tidak langsung mengikuti kegiatan seminar. Saya terlebih dahulu beristirahat di kantin. Hal ini terjadi karena saya telah terlambat mengikuti kegiatan seminar. Kira-kira satu jam di kantin, saya mulai pergi ke kantor untuk menemui teman yang sedang istirahat kegiatan seminar.

IMG_20230902_103719.jpg
seminar IHT

Selepas istirahat, saya diajak untuk mengikuti kegiatan In House Training (IHT). Kegiatan IHT ini membahas Implementasi Kurikulum Merdeka. Kurikulum yang telah diterapkan 2 tahun. Saya sendiri sebagai Tim Pengembang Kurikulum bahkan tidak terlalu memahami secara jelas mengenai Kurikulum Merdeka ini.

Kegiatan IHT inilah yang akan memberikan wawasan lebih mendalam mengenai Kurikulum Merdeka. Maka dari itu, memang benar adanya jika manusia berhenti belajar saat tutup usia. Belajar harus dilakukan oleh manusia yang pada dasarnya sebagai makhluk yang dinamis.

Kurikulum Merdeka memiliki tahapan terpenting dalam pendidikan. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila sebagai dasar pendidikan yang diterapkan. Itulah dasar pendidikan yang sedang dilakukan oleh Dinas Pendidikan. Mengembalikan pendidikan yang sudah lama di ajarkan oleh Ki Hadjar Dewantara. Pembahasan yang selalu menjadi dasar kritik saya dahulu sebagai pengamat pendidikan. Kolaborasi menjadi guru yang merupakan praktisi pendidikan. Membuka cara pandang saya mengenai pendidikan yang diterapkan.

Kurikulum Merdeka inilah yang menjadi jawaban saya mengenai pendidikan yang dibutuhkan Indonesia. Pendidikan itu menciptakan akhlak manusia pada kodrat dasar sebagai manusia. Manusia yang memiliki budi pekerti yang baik. Pendidikan itu membentuk adab dan norma masyarakat yang positif. Itulah dasar pendidikan yang patut dibangun di sekolah. Bukan semata-mata berkompetisi menciptakan nilai ujian tertinggi. Banyak orang pintar secara akademis, namun tidak memiliki adab yang baik. Kira-kira contoh sederhana, malah menciptakan para pemimpin yang serakah dan menindas para "orang kecil".

SAVE_20230908_203636.jpg
Foto bersama

Selepas kegiatan seminar, rutinitas bersua foto menjadi suatu hal yang harus dilakukan. Kenangan dalam mengikuti kegiatan itu sangat diperlukan. Bagi sejarah, "tidak ada dokumen, tidak ada peristiwa". Saya lah si paling antusias dalam momentum ini.

IMG_20230902_171950.jpg
karnaval saat sore

IMG_20230902_175516.jpg
karnaval saat malam

Kegiatan seminar yang selesai sekitar pukul 2 siang. Saya memutuskan untuk menunggu sampai sholat ashar. Selepas sholat ashar yang dilaksanakan dengan berjamaah. Kira-kira mendekati pukul 4 sore. Saya, pak Arif dan pak Asfa pergi untuk melihat cek sound. Daerah saya masih banyak penggunaan sound sistem besar saat kegiatan karnaval. Kegiatan yang beberapa orang menyebutnya sia-sia. Kalau untuk saya sendiri sebagai hiburan selepas kegiatan seminar.

Kami bubar dari kegiatan karnaval mendekati adzan isya'. Ditengah perjalanan, saya berpisah dengan pak Asfa dan saya mengikuti pak Arif. Saya memutuskan untuk mampir terlebih dahulu ke rumah pak Arif. Kami mengobrol panjang lebar tentang rutinitas sekolah. Saya pun memutuskan untuk pamit pada pukul 10 malam.

Perjalanan 20 menit kemudian, saya mampir terlebih dahulu ke rumah @bukutaqin. Hari Sabtu adalah jadwal evaluasi kami. Kami bertukar informasi mengenai kegiatan dan agenda di Steemit. Waktu yang sudah larut pagi, saya pun izin pamit. Sesampainya di rumah hari sudah bukan Sabtu, namun sudah hari Minggu.

Itulah rutinitas yang padat saya bagikan. Teramat panjang tulisan saya hari ini. Antusias lah yang membuatnya begitu penting untuk ditulis. Terima kasih kepada steemian telah menyempatkan membaca tulisan saya. Semoga, terdapat manfaat di tulisan saya...

Sort:  
 2 years ago 

Hari yang cukup padat ya. Bahkan malamnya masih menyempatkan mampir di sini.

Semoga berkah 💪

*Psss, punyaku koo tetap ga bisa posting ya?

 2 years ago 

Iya. Melelahkan sebenarnya, tapi harus tetap produktif saat tubuh sedang mendukung untuk produktif.

Saran senior sebenarnya banyak. Besok, kita coba obrolkan bersama.

Coin Marketplace

STEEM 0.05
TRX 0.29
JST 0.044
BTC 68043.89
ETH 1971.53
USDT 1.00
SBD 0.38