The Diary Game [Selasa, 18 Maret 2025: Bergulat dengan Sekam Bakar]

in Steem SEA11 months ago

Salam hangat Steemian semua
Hari Selasa tanggal 18 Maret yang menyusun rencana baru di dunia pertanian. Eksperimen selalu bermunculan untuk menciptakan perencanaan yang lebih baik. Rencana baru bermunculan untuk menghadirkan hal-hal baru. Otentik untuk menghadirkan sebuah kepuasan diri dalam pekerjaan.

IMG_20250318_123542.jpg

Perencanaan yang telah lama muncul, baru tercipta kembali. Saya mulai menumpuk sekam padi untuk di bakar. Hal ini sudah pernah dilakukan namun perlu dilakukan kembali. Saya mulai membakar sekam padi dengan pengalaman yang telah dilalui. Pengalaman itulah yang menuntun diri untuk menciptakan usaha yang lebih optimal.

Proses penantian dilakukan dengan cara tidur panjang. Terhitung 6 jam lamanya penantian itu dilalui. Tampak panjang memang, namun teramat membuang waktu yang telah dilewati. Tibalah saatnya penantian itu terjawab saat memasuki siang hari. Walaupun pada hakikatnya, hasil yang diharapkan tidak sesuai dengan kenyataan. Setidaknya, jumlah sekam bakar yang diperlukan mencukupi kebutuhan.

IMG_20250318_131613.jpg

Pada prosesnya, saya harus melakukan penyiraman agar bara api padam terlebih dahulu. Proses lanjutan, saya memanfaatkan media sekam bakar untuk media penyemaian benih wortel. Media semai ini tidak hanya berupa sekam bakar. Namun, saya menambahkan coco peat dan tanah. Media semai yang lumayan banyak karena saya menggunakan polibag ukuran 40x40 cm. Pada dasarnya memang terlalu boros.

IMG_20250318_134229.jpg

Sekam bakar yang digunakan masih terdapat sisa. Sisa sekam bakar, saya manfaatkan sebagai campuran media tanam. Tanah yang bercampur dengan sekam bakar digunakan untuk menanam benih kangkung. Benih kangkung daun lebar dan sedang. Proses penyemaian benih kangkung hanya ditaburkan secara acak. Semoga, tanaman kangkung dan wortel tumbuh subur dan berkembang dengan baik.

IMG_20250318_144722.jpg

Rutinitas selanjutnya ialah istirahat sejenak karena rintik hujan telah jatuh. Rintik hujan perlahan turun begitu derasnya. Keberkahan yang diharapkan karena beberapa hari terakhir hujan tidak turun. Sayuran yang mulai layu akan bersemi kembali. Representasi dari rasa syukur dengan menikmati keindahan kebun sayuran saat hujan telah reda. Saya menikmati warna hijau dari tumbuhan yang berselimutkan air hujan. Keindahan alam yang menenangkan pikiran. Semoga, hadirnya keindahan ini menjauhkan beberapa penyakit yang menggerogoti tanpa disadari.

Itulah tulisan yang dapat saya bagikan kali ini. Semoga tulisan ini menghadirkan manfaat. Terima kasih atas kunjungan dan dukungannya...

Sort:  
 11 months ago 

Rutinitas pertanian yang baik, terimakasih teman atas ilmunya ☺️ sukses selalu amin

 11 months ago 

Kira² seperti itu, kawan. Kegiatan ini hanya mengisi rutinitas yang membosankan. Anggap saja, pengisi waktu luang yang kurang produktif.

Saya teramat bersyukur karena tulisan ini menghadirkan manfaat untuk saudari @iqlimaa. Semoga, tulisan saya selalu menghadirkan manfaat dan inspirasi untuk menumbuhkan kecintaan menanam sayuran. Mengingat, kebutuhan pangan sekiranya dapat dilakukan secara mandiri itu lebih baik. Kira² untuk mengamankan tubuh dari pestisida kimia yang berlebihan.

Terima kasih atas kunjungan dan dukungannya☺️✨🔥

 11 months ago 

Iya kawan,terimakasih kembali ☺️

Coin Marketplace

STEEM 0.06
TRX 0.28
JST 0.048
BTC 66758.20
ETH 1960.05
USDT 1.00
SBD 0.46