The Diary Game [Selasa, 25 Maret 2025: Bergulat di Kebun Sayuran]
Salam hangat Steemian semua
Hari Selasa tanggal 25 Maret yang mulai menyibukkan diri. Ramadhan telah memasuki hari ke-25. Puasa yang terlalu diselimuti dengan kurangnya aktivitas menghadirkan kesadaran. Kisah bermalas-malasan masih menjadi awal perbincangan saat menulis di bulan Maret. Pesan yang ingin disampaikan : "Sikap bermalas-malasan itu dapat terulang setiap tahunnya. Maka dari itu, hilangkan rasa malas sejak sekarang. Malas itu melelahkan untuk dijalani."
Mengawali kegiatan di pagi hari berupa membakar sekam. Sekam padi yang masih tersisa, saya bakar keseluruhan untuk memenuhi kebutuhan penyemaian benih. Ditengah-tengah kegiatan membakar sekam padi. Saya melakukan aktivitas membersihkan kebun sayuran. Dedaunan kering yang berguguran memperkeruh keindahan kebun. Saya mulai menyapu daun kering yang berserakan.
Proses pembersihan kebun sayuran telah dikerjakan. Saya mulai menunggu proses pembakaran sekam padi. Proses pembakaran sekam padi di hari-hari sebelumnya mengalami kegagalan. Saya mulai mengoptimalkan kinerja untuk terus menunggu proses pembakaran. Saya selalu melakukan pengadukan agar pembakaran sekam padi sempurna. Mengingat proses pembakaran yang lama. Saya melakukan aktivitas lain untuk mengisi rutinitas.
Saya mulai aktivitas lanjutan berupa membersihkan tanaman gulma yang telah dibersihkan kemarin malam. Tanaman gulma yang tumbuh di media tanam terong ungu yang telah di panen. Tanaman gulma yang tidak terurus ini tumbuh dengan liar. Hal inilah yang menyebabkan tanaman gulma begitu berserakan di jalan alternatif. Proses pembersihan yang dilakukan secara perlahan telah terselesaikan.
Berhubung waktu yang masih mencukupi untuk melakukan aktivitas lain. Saya mulai mengambil ember plastik bekas untuk mengambil tanah dan kohe kambing di halaman belakang. Media tanam yang saya letakkan di tempat yang telah ditentukan. Tempat berupa genteng yang tersusun sedemikian rupa. Proses mengisi media tanam yang cukup menguras tenaga. Mengingat, cuaca perlahan mulai terik yang memaksa keringat bercucuran.
Media tanam telah terisi sesuai kebutuhan dan rapi. Saya mulai mengaduk sekam bakar di babak akhir. Sambil menunggu proses pembakaran secara menyeluruh. Saya mulai mengambil gembor yang berisi air. Proses penyiraman sekam bakar dilakukan secara menyeluruh. Saya harus membolak-balikkan sekam bakar agar bara api padam. Mengingat, sekam bakar ini dapat dikatakan sebagai arang sekam padi. Proses penyiraman yang menguras waktu telah dirampungkan.
Waktu telah memasuki siang hari dengan cuacanya yang terik. Saya memutuskan untuk istirahat terlebih dahulu. Kegiatan berlanjut saat memasuki sore hari. Aktivitas di sore hari ini berupa menanam benih bayam merah, bayam batik belang dan bayam hijau. Proses penaburan benih bayam telah selesai. Saya mulai menyiram benih agar cepat tumbuh. Semoga, benih dapat tumbuh dengan subur. Hal ini dapat dinikmati sebagai percantik kebun sayuran saat lebaran.
Itulah tulisan yang dapat saya bagikan. Semoga menjadi kisah yang menginspirasi untuk terus beraktifitas di penghujung bulan yang bertepatan dengan ibadah puasa bagi yang menjalankannya. Terima kasih atas kunjungan dan dukungan yang diberikan...





