3 Aliran Kristen yang Sama Dengan Islam

in #religion8 years ago

agama.jpg
sumber

Dua kata yang paling sering muncul dalam Al-Quran adalah Ahli Kitab. Frasa ini merujuk pada agama yang menerima kitab-kitab sebagai wahyu dari Allah. Lebih khusus lagi, ahli kitab adalah orang Yahudi dan Kristen (Nasrani). Menurut hemat ilmu saya, Yahudi adalah umat daripada Nabi Musa as, sedangkan Kristen (Nasrani) adalah umat Nabi Isa as. Bisa kita klasifikasikan ketiga agama ini, termasuk Islam, merupakan tiga agama monoteistik dan ketiga-tiganya mempunyai banyak kesamaan.

Tiga agama samawi bisa kita ibaratkan bagaikan sebatang pohon. Satu agama menjadi batang utama pohon wahyu yang benar dan vertikal. Dua agama yang lain pun dianggap sebagai cabang yang menyimpang dari batang utama. Penyimpangan dua agama dari wahyu utama yang kanonik sudah terlanjur dikodifikasikan. Kodifikasi tersebut yang menjadi asal-usul Yahudi dan Kristen modern saat ini. Yahudi dikodifikasikan dibawah pengaruh Ezra dan Majelis Agung (The Man of The Great Assembliy) kira-kira 400 tahun sebelum Masehi (SM). Sementara Kristen dikodifikasikan lewat ajaran-ajaran Paulus (Saul of Tarsus).

agama1.jpg
sumber

Banyak cabang Kristen paling awal yang berpendapat bahwa bukanlah Jesus (Nabi Isa as) yang disalib pada tiang itu juga dapat diverifikasi pada injil-injil apokrif . Misalnya, gospel Barnabas menetapkan Yudas Iskariot yang disalib dan bukan Jesus (Nabi Isa as). Selain itu apocalypse Petrus (Petrus adalah murid yang paling dekat dengan Jesus) menetapkan bahwa penyaliban Jesus hanyalah suatu apocalypse saja, bukan kenyataan. Sosok yang disalib merupakan seorang pengganti atau simulakrum.

Beginilah beberapa pernyataan aliran kristen awal terhadap peristiwa penyaliban, walaupun tidak ada yang membantah fakta bahwa Islam dan Kristen Kontemporer tak sependapat tentang apakah Jesus (Nabi Isa as) disalib atau tidak. Namun, jelaslah ada cabang-cabang Kristen awal yang sependapat dengan Islam. Mereka menyatakan bahwa Jesus tidak disalib.

agama2.jpg
sumber

Begitu pula tentang sifat-sifat Jesus (Nabi Isa as). Islam punya keyakinan bahwa Jesus adalah seorang manusia. Beliau dipilih Allah untuk menjadi seorang Nabi dan Rasul. Jesus bukan salah satu dari tiga sosok yang memiliki zat yang sama dengan Tuhan, sebagaimana keyakinan kristen tentang trinitas. Jesus juga bukanlah, secara literal, merupakan anak Tuhan.

Ada cabang - cabang Kristen awal yang menganggap Jesus hanyalah seorang manusia namun dipilih Tuhan untuk menjadi rasul. Antara lain kamu adopsionisme (teologi yang percaya bahwa Jesus hanya manusia biasa, yang dikandung secara ajaib, serta Tuhan menganugerahkan kebijaksanaan dan kenabian). Aliran ini disampaikan oleh Theodotus yang berkelana dari Bizantium ke Roma. Theodotus dengan keras menolak konsep bahwa Jesus adalah Putra Tuhan. Gara-gara pandangannya ini, dia dikucilkan oleh Paus Viktor 1.

agama3.jpg
sumber

Selain Theodotus, ada seorang uskup dari Aleksandria, Dionisisus. Dia ditahbiskan menjadi uskup Aleksandria pada 248-264 M. Dionisius menekankan subordinasi Jesus di bawah Tuhan. Dia berargumen bahwa Jesus tidaklah eksis sebelum dilahirkan. Oleh sebab itu, ada waktu dimana Jesus tidaklah eksis. Dionisisus juga mengungkapkan bahwa Jesus tidaklah abadi. Oleh karena bukan sesuatu yang abadi, maka Jesus mestinya merupakan suatu kreasi dan sebuah produk/geneton (dalam ilmu tauhid Islam disebut muhdis atau yang baharu).

Kemudian ada seorang uskup yang lahir di Libya pada 250 M, Arius . Dia ditahbiskan menjadi pendeta di gereja Baucalis, Mesir. Uniknya, ajaran Arius kerap senada dengan Islam. Misalnya, dia menyatakan bahwa; kehidupan Jesus sebagaimana digambarkan dalam injil-injil kanonik memperlihatkan bahwa Jesus tidaklah hadir dengan sendirinya. bahwa ia berubah sepanjang waktu, juga menjalani tahapan-tahapan kelahiran, masa kanak-kanak, masa remaja, dan dewasa.

Ajaran yang dibawa Arius ini (Arianisme) berkembang sangat pesat, maka pada September 323 M, secara resmi Arius diekskomunikasikan (dikeluarkan dari keanggotaan Gereja Katolik Roma). Namun, pengeluaran ini dibatalkan sebulan kemudian pada Oktober 323. Kaisar Konstantin terpaksa menyelenggarakan Konsili Nisea pada Mei 325 M. Disinilah mungkin penyimpangan terbesar ajaran Kristen.Di bawah tekanan tentara Konstantin, konsili tersebut akhirnya memformalisasikan doktrin bahwa Jesus merupakan satu subtansi dengan Tuhan. Arius menolak menandatangani syahadat ini. Dia kemudian dicap sebagai seorang heretis yang mempraktikkan bidah.

pembatas postingan.png

story.jpg

Sort:  

Selama bermain Steemit, seingat saya hanya pernah dua kali me-resteem. Dan ini postingan ketiga. Sangat berguna, brader @akbarrafs. Terima kasih.

Ngeri tat standar droen bang hahaha

Terima kasih @gulistan. Bahasan ini adalah obsesi saya dari dulu. Setelah membaca sebuah novel berjudul Azazil yang bersetting Alexandria zaman peralihan dari agama Pagan ke Kristen, saya jadi tertarik mempelajari jejak teologi Kristen hingga masa kekaisaran Byzantium. Tulisan ini terilhami dari sebuah buku yang berjudul Abrahamic Faith. Insya Allah akan saya bahas lagi pada kesempatan berikutnya.

Saya pernah baca buku tentang nenek moyang Iblis itu. Keren. Cak baca Kamus Kazar. Keren juga.

Ngeri bahasan.. Han ta teungeut baca

Kumeujak lawan Zakir Naik 😅

Padahal dari pendeta Buhaira kita sudah bisa menebak arahnya.

Hello @akbarrafs, thank you for sharing this creative work! We just stopped by to say that you've been upvoted by the @creativecrypto magazine. The Creative Crypto is all about art on the blockchain and learning from creatives like you. Looking forward to crossing paths again soon. Steem on!