The Diary Game (August 2, 2020) - Day 2 : Upgrade Ilmu
Pagi ini saya terbangun dari tidur panjang terlalu dini, biasanya saya baru terbangun sesuai dengan alarm yang saya setel di smartphone yaitu pukul 05.00 pagi. Tapi di pagi ini saya terbangun sekitar pukul 04.10 pagi. Mungkin karena saya mengalami mimpi buruk di kejar anjing galak dan berlari terbirit-birit untuk menghindari kejarannya sampai saya kehabisan nafas, mungkin juga karena adanya beberapa kendaraan dengan yang melewati jalan di depan rumah sehingga membuat suasana menjadi gaduh, atau mungkin juga karena listrik di daerah kami tiba-tiba padam sehingga suhu menjadi panas dan saya terbangun karena gerah. Ketiga kejadian tersebut memiliki andil membentuk sebuah simpul dan alasan saya terbangun tidur terlalu pagi pada hari ini.
Melihat jam di smartphone yang masih menunjukkan pukul 04.15, saya berusaha untuk tidur kembali tapi karena gerah akibat listrik padam, keinginan tersebut saya urungkan. Sekitar 20 menit kemudian listrik kembali hidup sehingga AC di dalam kamar kembali hidup. Tapi saya tidak lagi memiliki keinginan untuk melanjutkan tidur, segera saya raih smartphone dan merangkai kata-kata untuk menyiapkan postingan The Diary Game pertama saya. Di suasana yang hening ini, jemari saya seakan-akan menari dengan lancar di atas keyboard smartphone saya dalam membentuk rangkaian kata. Hanya butuh waktu 10 menit saya sudah menyelesaikan tulisan untuk postingan The Diary Game pertama saya.
Saya lihat kembali jam di smartphone masih menunjukkan pukul 04.46, masih ada waktu sekitar 20 menit lagi untuk menunggu azan subuh pertanda waktu sholat subuh telah tiba. ke masjid menunaikan sholat subuh. Di Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya (Aceh, Indonesia), jadwal sholat subuh adalah pukul 05.09. Dalam rentang waktu 20 menit tersebut saya manfaatkan untuk membaca dan melakukan kurasi terhadap postingan The Diary Game Steemian lainnya. Sedangkan postingan The Diary Game belum saya posting, saya tidak ingin buru-buru memposting The Diary yang telah saya tulis agar dapat kembali saya review sebelum benar-benar saya yakin untuk memposting.

Masjid tempat saya menunaikan sholat subuh pagi ini
Menjelang azan subuh saya sudah bergegas ke masjid yang jaraknya hanya selemparan batu dari rumah. Setelah selesai menunaikan sholat subuh, saya kembali ke rumah. Dan sejurus kemudian sekitar pukul 06.30 pagi saya bersama istri melakukan aktivasi berjalan kaki yang sudah menjadi rutinitas bagi kami untuk menjaga kesehatan dan menghirup udara segar. Kami berjalan kaki sekitar 50 menit dan menempuh jarak sekitar 3 kilometer. Ini diluar perkiraan, biasanya dalam waktu 50 menit, kami sanggup berjalan sekitar 4-5 kilometer. Mungkin karena saya terlalu asyik menikmati pemandangan persawahan saat kami berjalan di batas desa kami.

pemandangan persawahan yang saya potret pagi ini
Saat tiba di rumah dari aktivitas berjalan kaki, saya duduk di teras rumah untuk beristirahat, kemudian saya bersama istri sarapan bersama. Kemudian saya mengecek membuka aplikasi Discord dan ternyata salah satu tim Steemit menghubungi saya mengirimkan posting key untuk akun @steemcurator08. Saya akan mengelola akun ini bersama dengan @ernaerningsih. Kami akan melakukan kurasi untuk Steemian yang berada di negara-negara Asia Tenggara yang mengikuti kontes The Diary Game atau kontes lainnya yang diselenggarakan oleh tim Steemit.
Sekitar pukul 2 siang, saya mengikuti webinar (seminar online) yang diselenggarakan oleh ISRRT (International Society of Radiographers & Radiological Technologists). Ini merupakan organisasi Internasional untuk profesi Radiografer. Saya mengikuti webinar ini mewakili Provinsi Aceh selaku ketua Organisasi Profesi Radiografer di Aceh. Saya mengikuti webinar ini di ruang tamu rumah kami.

Screenshoot saat saya mengikuti webinar melalui smartphone
Narasumber yang mengisi webinar ini terdiri dari Dr. Sugiyanto, President Indonesian Society of Radiographers. Dr. Robin C. Hesler, ISRRT Regional Education Coordinator – Americas, Canada. Hesta Friedrich-Nel, Regional Coordinator Education-Africa, South Africa dan Gareth Thomas, yang merupakan dosen di Cardiff University, United Kingdom. Dengan host Napapong Pongnapang yang merupakan ISRRT-VP Asia/Australasia asal Thailand. Mereka menyampaikan materi tentang normal baru dalam pendidikan dan pelatihan radiografi selama pandemi Covid-19 di masing-masing negara mereka. Webinar ini baru selesai sekitar pukul 5 sore.
Setelah usai mengikuti webinar tersebut yang disiarkan live melalui Facebook, saya menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah sampai malam tiba. Sekitar pukul 8 malam, saya menuju ke salah satu warung kopi di desa kami yang terletak di kompleks terminal Pidie Jaya (Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh). Di warung kopi tersebut, para steemian yang di bawah bimbingan saya sedang berkumpul. Mereka berdiskusi sesama tentang Steemit.
Saat saya tiba di warung kopi tersebut, saya langsung bergabung dengan mereka, mereka sudah menunggu kedatangan saya untuk berdiskusi dan menanyakan beberapa hal tentang kontes yang mereka ikuti yaitu The Diary Game. Melihat antusiasme dan semangat mereka membahas Steemit, saya sangat senang. Ini menandakan saya berhasil menarik minat mereka untuk bergabung dengan Steemit atau kembali aktif di Steemit. Menjelang dini hari, saya pamit dengan mereka dan pulang ke rumah untuk beristirahat.
Kami bergabung dalam tim Aceh-Indonesia yang terdiri dari pemimpin saya sendiri sebagai, @muzack1 , @ernaerningsih , @lord-geraldi dan @p3d1 .
Ingin tahu tentang saya? Klik disini


Share ke Twitter:
Seminar yang hebat dan pertemuan yang mengasyikkan. Sekali jalan satu dan dua kegiatan bisa diselesaikan. Walaupun mimpi itu hanya sebagai pertanda tugas sudah menanti. Kalau bukan karena mimpi tugas akan menumpuk. Salam sukses
Mungkin itu salah satu hikmahnya bang @p3d1, Terima kasih telah mengunjungi blog saya.
I can't understand your language but these picture are really amazing
Terima kasih kawan
Semua bisa diselesaikan dalam satu waktu yang sangat terbatas merupakan suatu hal yang sangat menarik. Sukses selalu buat anda.
Terima kasih bang @muzack1, saya menantikan postingan The diary game anda...😀
Senang sekali bisa selalu di bimbing oleh Anda.
Semoga anda tidak bosan untuk memberikan motivasi untuk kami semua.
Saya akan selalu berusaha untuk mendukung dan menularkan semangat kepada anda.
Congratulations, your post has been upvoted by @dsc-r2cornell, which is the curating account for @R2cornell's Discord Community.
Enhorabuena, su "post" ha sido "up-voted" por @dsc-r2cornell, que es la "cuenta curating" de la Comunidad de la Discordia de @R2cornell.
Bahasa Indonesia nampak banyak perkataan terus terjemaah Dari Inggeris ? contoh berdiskusi, kontes 😄😄
[WhereIn Android] (http://www.wherein.io)
Anda benar, suatu bahasa pasti banyak mengadopsi bahasa lainnya. Apalagi bahasa Inggris yang sudah menjadi bahasa internasional.
sangat iri kamu tinggal dekat sawah, selalu bisa melihat sawah padi yang melebar indah.
😀😀😀 satu lagi kelebihannya. Bisa setiap pagi menghirup udara segar dan bebas polusi.
@anroja, anda begitu penting di komunitas, tidak mudah menjadi pemimpin dalam satu komunitas tetapi anda sudah melewatinya dengan cemerlang, saya takjub atas bimbingan dan saran-saran anda untuk setiap anggota komunitas dan seluruh steemians yang berada di bawah bimbingan anda, begitu juga dalam hal bekerja, anda selalu mengedepankan sikap profesionalitas yang anda miliki, itu menjadi hal yang lebih penting dalam mengelola segala sesuatu.
Terima kasih @green07 atas apresiasi dari anda, saya selalu berusaha terlibat dalam komunitas Steem ini, memberi saran, memberi bimbingan, mendukung mereka dan memberikan upvote. Agar mereka berkembang dengan pesat. Apresiasi anda membuat saya takjub.
Thank you for taking part in The Diary Game on Steem.
And thank you for setting your post to 100% Powerup.
Keep following @steemitblog for the latest updates.
The Steemit Team