Why Video Makers on Steemit are Still Low | Mengapa Pemain Konten Video di Steemit Masih Rendah |

in #indonesia8 years ago (edited)
STEEMIT is the vast ocean of content that meets the needs of Steemians and / or communities with different vision and orientation. That Stteemit is not as straightforward as writing, photography, and video, is true. Many other aspects of this platform have not been maximally explored, so the ultimate factor has not been enjoyed optimally by many Steemians.

Every sector in Steemit seems to have its own experts, observers, and players. There is a Steemian that only focuses on cryptocurrency, in the sports, games, macros, traveling, photography, video, and others. There are also Steemians who are active on all issues. In short, here there is a general practitioner, there is a specialist. There are experts in the field, there are observers, and there are players who just look like bandwagon effect. There are also still confused choices. There is no plan to become a general practitioner or a specialist, but eventually become a patient, hahahaha.

What are the conditions, just enjoy it because it is a process. We are still looking for a form on this platform. Some have found out from the beginning, some continue to search until now, there are not looking for anything. It's also part of the process.

In the middle of the vast ocean is the Indonesian Steemit Community (KSI) which consists of various members with various competencies and orientation. KSI has two curators, namely @aiqabrago and @levycore. Outside the curator of Indonesia who can be said as a "general practitioner" who curates various issues, there are also specialist curators in Indonesia, such as @mariska.lubis who became curator of OCD and game curator, @jodipamungkas. Although it remains focused on the world of writing and educational issues because it is indeed the expert, @mariska.lubis still pay more attention to issues that OCD accuracy. While @jodipamungkas, from the beginning until now istiqamah (read: consistent) on gaming issues.


Video content

Following the start of the vast amount of video content through dTube and YouTube facilities, the presence of Steemit Indonesia video curator. Uploading videos on dTube is getting easier with increasing server capacity. At the start of the launch, @zainalbakri never complained about the difficulty of uploading videos via dTube. "Now, once it has come in," @emnajourney dTube who is still faithful to play on video content.

According to @emnajourney, good videos are viewed in content, impact on audience and community, visual quality, editing, sound or music, visual detail or completeness, completeness of information, and of course have an educational value. "In Steemit, video players are still lacking. When I enter a dTube group, I'm just 73th or 73rd. It is very low because it is not from Indonesia alone, but the world, "added @emnajourney.

A lot of video content so far, many of which contain personal content such as daily activities, certain moments such as birthdays, reunions, or weddings. There are interesting but many are also flat. Video options on specific issues such as environment and animals are very limited. "Perhaps, because the rewards are also less than the photos and articles. In fact, video content requires special skills, longer time, and more internet quota, " @emnajourney said again.

Perhaps for the reasons above, many Steemians then combine articles, photos, and videos. Video content is just as a complement to photos and articles. I often read @donkeypong posts with photos and videos, in addition to articles in deep and fresh discussions.

Why are players in video content low? Is it true because the aspects of ability and reward are contradictory?


Mengapa Pemain Konten Video Steemit Masih Rendah?

Steemit ada samudra luas yang berisi berbagai konten sesuai kebutuhan dari Steemians dan atau komunitas dengan berbagai visi serta orientasi. Bahwa Stteemit bukan sekadara menulis, foto, dan video, itu benar. Banyak aspek lain dalam platform ini yang belum digali secara maksimal, sehingga faktor ulilitas belum dinikmati secara optimal oleh banyak Steemians.


Setiap bidang di Steemit seolah memiliki pakar, pengamat, dan pemain tersendiri. Ada Steemian yang hanya fokus kepada cryptocurrency saja, pada bidang olahraga, game, macro, traveling, photografi, video, dan lain-lain. Ada juga Steemians yang aktif di semua isu. Singkatnya, di sini ada yang menjadi dokter umum, ada dokter spesialis. Ada pakar di bidangnya, ada pengamat, dan ada pemain yang sekadar ikut-ikutan. Ada juga yang masih bingung menentukan pilihan. Belum ada rencana mau menjadi dokter umum atau dokter spesialis, tetapi akhirnya malah menjadi pasien, hahahaha.

Apa saja kondisinya, nikmati sajalah sebab itu adalah proses. Kita masih mencari bentuk di platform ini. Ada yang sudah menemukan dari awal, ada yang terus mencari hingga kini, ada yang tidak mencari apa pun. Itu juga bagian dari proses.

Di tengah samudra luas itulah terdapat Komunitas Steemit Indonesia (KSI) yang terdiri dari berbagai anggota dengan berbagai kompetensi dan orientasi. KSI memiliki dua kurator, yakni @aiqabrago dan @levycore. Di luar kurator Indonesia yang bisa dikatakan sebagai “dokter umum” yang mengkurasi berbagai isu, ada juga kurator spesialis di Indonesia, seperti @mariska.lubis yang menjadi kurator OCD dan kurator game, @jodipamungkas. Meski tetap fokus pada dunia tulis-menulis dan isu pendidikan karena itu memang bidangnya, @mariska.lubis tetap menaruh perhatian lebih pada isu-isu yang diakurasi OCD. Sementara @jodipamungkas, sejak awal sampai saat ini istiqamah pada isu gaming.

Konten video

Menyusul mulai banyaknya konten video melalui fasilitas dTube dan YouTube, hadirnya kurator video Steemit Indonesia. Upload video di dTube kini semakin mudah dengan kapasitas server yang semakin besar. Di awal peluncuran, @zainalbakri pernah mengeluh sulitnya upload video melalui dTube. “Sekarang, satu kali sudah langsung masuk,” ungkap @emnajourney yang masih setia bermain di konten video.

Menurut @emnajourney, video yang bagus itu dilihat kontennya, dampaknya bagi penonton dan masyarakat, kualitas visual, sisi editing, suara atau musik, detail atau kelengkapan visual, kelengkapan informasi, dan tentu saja memiliki nilai edukasi. “Di Steemit, pemain video memang masih kurang. Ketika masuk grup dTube, saya baru berada di urutan 73 atau orang yang ke-73. Ini sangat rendah karena bukan dari Indonesia saja, tetapi dunia,” tambah @emnajourney.

Banyak konten video selama ini, banyak yang memuat konten personal seperti kegiatan sehari-hari, momen tertentu seperti ulang tahun, reuni, atau pernikahan. Ada yang menarik tetapi banyak juga yang datar saja. Pilihan video tentang isu spesifik seperti lingkungan dan satwa, sangat terbatas. “Barangkali, karena reward juga lebih sedikit dibandingkan foto dan artikel. Padahal, konten video membutuhkan keahlian khusus, waktu lebih lama, dan kuota internet lebih banyak,” ujar @emnajourney lagi.

Barangkali karena alasan di atas, banyak Steemians kemudian mengkombinasikan antara artikel, foto, dan video. Konten video hanya sebagai pelengkap foto dan artikel. Saya sering membaca postingan @donkeypong yang dilengkapi dengan foto dan video, selain artikel dalam pembahasan yang dalam dan segar.

Mengapa pemain di video konten masih rendah? Apakah benar karena aspek kemampuan dan reward yang bertolak belakang?

Saya tidak memiliki kompetensi dalam bidang video. Semoga Steemians yang bermain di video Steemit selama ini bisa memberikan analisanya.[]


World Press Day_03.jpg


Badge_@ayi.png

DQmNuF3L71zzxAyJB7Lk37yBqjBRo2uafTAudFDLzsoRV5L.gif

Sort:  

Saya sampai sekarang belum selancar kata CT

Barangkali CT @emnajourney punya trik tersendiri cara memasukkannya dengan lancar. Soal itu bisa belajar secara privat.

Jika koneksi internet kurang bagus,sebaiknya file video tidak lebih dari 30 kb. Dengan file sebesar itu dibutuh waktu 30 hingga 50 menit untuk proses unggah. Selamat mencoba

Good contribution

Saya Pernah coba upload video di dtube. Tapi, gak pernah sukses.
Nyerah deh...

Memang butuh kekuatan internet yang cepat dan kuat karena bebannya juga tinggi.

Saya termasuk mengalami seperti yang disampaikan oleh @zainalbakri bang, lambat saat di upload video dan bahkan gagal,

Saya malah belum pernah upload video ke Steemit @saifuddin73. Kemampuan masih rendah, hehehehe....

jgn lupa dengan anak didik abg waktu di pendopo tentang indonesia mengajar

Pastikan file tidak terlalu besar

Saya sepertinya masuk ke dalam kelompok yang masih mencari 'jati diri'di steemit ini Bang. Kadang-kala ingin pos tulisan tentang hal-hal ringan, kadang tentang traveling, malah kadang tergoda pingin pos cerpen/puisi (meski belum pernah pos)... Tapi kalau video, rasanya saya tidak punya kemampuan di situ :)

Lakukan apa yang menurut kit menyenangkan dan bermanfaat minimal bagi diri sendiri dan syukur-syukur bagi orang lain di Steemit. Kenapa cerpen dan puisi yang sedianya dipakai buat belajar, diposting saja di Steemit. Saya juga belum bisa soal video @hayanufus. Belum, berarti akan.

Assalamualaikom, bang bolehkah saya ikutin abang,dan saya ingin mengenal cara bersosialisasi di steemit ini. Karena saya baru pemula bang.

Silakan @rizallatif. Saya dulu pemula juga, dan untuk hal-hal tertentu saat ini masih pemula juga.

Makasih bang@ayijufridar

Siap untuk unjuk gigi di steemit video hehe

Nah, @andikapratama memiliki banyak stok tentang berbagai tema video. Coba penuhi Steemit dengan postingan video itu.

Padahal iklan blm ada di dtube. Saya juga belum tahu alasannya.

Masih banyak yang harus dibenahi di dTube Pak @dsatria. Semakin banyak masukan, semakin bagus nantinya.

Karena belum tau caranya dan saya pingin tau juga bg @ayijufridar.

Saya juga belum tahu caranya @edopramuja. Banyak wartawan video di Steemit yang memposting konten video. Kita bisa belajar sama mereka.

susah login bang.. terus udah keder duluan, sepertinya dtube isinya konten serius semua, beda dgn y*utube, enjoy dan ringan aja masukin video apapun disitu, ga ada beban.

Ada juga isi di dTube video yang ringan seperti acara ulang tahun atau perayaan tahun baru @yudhi-ihsan. Konten tergantung kreatornya.

Coin Marketplace

STEEM 0.06
TRX 0.28
JST 0.048
BTC 67129.26
ETH 2006.26
USDT 1.00
SBD 0.46