Reses di Tengah Duka Banjir, Teuku Zikri Pastikan Golkar Pidie Jaya Fokus pada Pemulihan Ekonomi dan Bantuan Korban Bencana

in Steem SEA16 days ago

IMG_20260217_150531_247.jpg

Pidie Jaya – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya dari Partai Golkar, H. T. Zikri, S.Sos.I., menggelar kegiatan reses masa sidang I Tahun 2026 pada Selasa (17/02/2026). Berbeda dari biasanya, pelaksanaan reses kali ini terasa lebih khidmat dan penuh makna karena mengusung agenda utama pemulihan pascabencana. Bertempat di Aula Kantor DPD II Partai Golkar Pidie Jaya, reses tersebut secara spesifik menyoroti dampak dari musibah banjir bandang yang baru-baru ini melanda sejumlah kecamatan di wilayah Pidie Jaya.

Dalam sambutannya, H. T. Zikri menegaskan komitmen Partai Golkar untuk hadir di tengah-tengah masyarakat, bukan hanya sebagai wakil rakyat, tetapi juga sebagai mitra dalam menghadapi musibah. Ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana yang merendam ribuan rumah warga, merusak akses jalan, serta melumpuhkan aktivitas perekonomian di beberapa desa.

"Partai Golkar, melalui jajaran legislatif dan struktural, menyatakan kesiapannya untuk membantu proses pemulihan pascabencana. Kami bergerak untuk memastikan bahwa dampak sosial dan ekonomi yang dirasakan masyarakat dapat segera pulih," ujar Teuku Zikri di hadapan puluhan konstituen yang hadir, yang sebagian besar merupakan warga terdampak banjir.

Lebih lanjut, politisi muda yang akrab disapa T. Zikri ini menjelaskan bahwa fokus utama dalam masa reses kali ini adalah menjaring aspirasi terkait kebutuhan mendesak masyarakat korban banjir. Ia juga menyoroti perlunya perbaikan infrastruktur daerah aliran sungai (DAS) yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama meluapnya air ke pemukiman.

"Pemulihan situasi ini harus kita lakukan bersama. Pemerintah kabupaten tentu tidak bisa bergerak sendiri. Di sinilah peran kami sebagai wakil rakyat untuk mengawal anggaran kebencanaan, memastikan bantuan tepat sasaran, dan merumuskan kebijakan mitigasi ke depan," tegasnya.

Selain menyoroti soal penanganan bencana, momen reses tersebut juga dimanfaatkan warga untuk menyuarakan persoalan lain yang tak kalah penting, yaitu nasib para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sejumlah pedagang yang hadir menyampaikan keluhan mereka terkait lesunya dagangan pascabencana, serta sulitnya akses permodalan untuk memulai kembali usaha.

"Saya mewakili pedagang di pasar tradisional, Pak. Setelah banjir kemarin, pembeli sepi. Banyak modal kami habis untuk perbaiki kios. Kami butuh perhatian, mungkin ada program bantuan modal atau relaksasi pinjaman dari pemerintah," keluh salah seorang warga yang juga merupakan pengurus Golkar turut menyuarakan dalam forum tersebut.

Menanggapi aspirasi tersebut, H. T. Zikri berjanji akan memperjuangkan program-program pemberdayaan UMKM yang berpihak pada pedagang kecil. Ia menilai bahwa sektor UMKM merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat yang harus segera digerakkan kembali pascabencana.

"InsyaAllah, apa yang menjadi keluhan para pedagang akan kami tampung dan kami suarakan dalam sidang paripurna nanti. Kami akan mendorong Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Koperasi dan UKM untuk turun tangan memberikan pendampingan dan akses permodalan yang lebih mudah bagi UMKM yang terdampak banjir," janji T. Zikri.

Reses yang berlangsung selama beberapa jam tersebut berjalan dengan lancar dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Kegiatan ini dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya dalam menyampaikan aspirasi secara langsung di tengah situasi pemulihan bencana yang masih berlangsung di Pidie Jaya.
(CM)

IMG_20260217_153829_868.jpg

IMG_20260217_153828_138.jpg

IMG_20260217_153811_668.jpg

IMG_20260217_153019_870.jpg

IMG_20260217_150327_951.jpg

IMG_20260217_153615_478.jpg

IMG_20260217_151115_606.jpg

IMG_20260217_150319_331.jpg

IMG_20260217_150202_672.jpg

Coin Marketplace

STEEM 0.06
TRX 0.28
JST 0.048
BTC 72969.54
ETH 2138.66
USDT 1.00
SBD 0.48