Lifestyle the diary game || Welcoming the Day with a Tomato Garden and a Spirit of Learning
Matahari pagi mulai menyinari pekarangan rumah, menghangatkan dedaunan hijau tumbuhan tomat yang berkembang subur. Saya memeriksa setiap tanam tomat yang saya tanam, mengecek tiap tumbuhan dengan cermat. Jemariku memegang buah tomat yang mulai memerah, terasa padat serta segar.
Sebagian tomat telah matang sempurna, merah menyala di antara daun hijau. Saya tersenyum sembari memetiknya satu per satu, meletakkannya dengan hati- hati di keranjang kecil. Rasanya puas memandang hasil jerih payah sepanjang ini kesimpulannya berbuah manis.
Tidak lupa juga, saya pula mengecek daun serta batangnya. Kucari tanda-tanda hama ataupun penyakit, sehingga tanamanku senantiasa sehat selalu. Berkebun bukan semata- mata mengisi waktu bagiku namun ini merupakan momen buat menjaga, belajar, serta bersyukur atas hal- hal kecil yang kerap terlewatkan.
Sedangkan itu, di dalam kelas suasana belajar berlangsung dengan tenang. Para siswa kebanyakan menggunakan seragam putih serta kerudung yang duduk rapi, mencermati guru mereka menarangkan pelajaran. Dimana dinding kelas yang dipadati peta, poster bimbingan, serta gambar tokoh- tokoh inspiratif.
suasana sepi sesekali pecah oleh suara pensil menulis ataupun sesama kawannya. Tetapi seluruhnya senantiasa fokus dimana gurunya dengan tabah menerangkan pelajaran dan sesekali berikan contoh supaya lebih gampang dimengerti.
Baik di kebun tomat ataupun di kelas yang ramai, keduanya mengarahkan perihal yang sama kalau kebahagiaan kerapkali tiba dari hal- hal sederhana, Menjaga tumbuhan mengajarkanku kesabaran. Sebaliknya semangat belajar di kelas menegaskan kalau pengetahuan merupakan investasi berharga. Di dunia yang kadangkala terasa berat, kesempatan-kesempatan semacam ini mengingatkan saya buat senantiasa berkembang, belajar, serta menghargai proses.
Best Regard @dewi90


