The Diary Game (17 Januari 2025) Perjalanan Liburan ke Simeulue
Assalamulaikum sahabat stemian's
Bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga kita semua selalu diberikan , kebahagiaan, dan selalu dilindungi oleh Allah dimana pun kalian berada aamiin.
Jumat, 17 Januari 2025
Hari ini aku sangat bersemangat karena hari ini aku mau pulang ke kampung halaman, sudah 10 tahun tidak pulang. Aku pergi bersama adik sepupu ku. Kami berangkat dari batoh ke calang pada pukul 8 pagi , selama semalaman aku tidak bisa tidur karena sangat bersemangat padahal tubuhku lelah selama perjalanan dari lhokseumawe ke banda aceh, aku berangkat sendiri dari sana, sungguh pengalaman yang baru bagi diriku.
Selama di perjalanan aku menikmati pemandangan. Di tengah perjalanan kami berhenti untuk membeli oleh - oleh, setelah itu kembali berangkat.
Pada pukul 16.45 kami tiba di pelabuhan, setelah itu kami segera memesan tiket, sayangnya kami kehabisan tiket bisnis dan kebagian tiket ekonomi. Yasudahlah, usai membeli tiket kami segera naik ke kapal.
Karena kami kebagian tiket ekonomi dan kapal pun sudah penuh, kami kebingungan dimana kita akan tidur.
Pada malam harinya angin bertiup amat kencang, ombak membuat kapal tersebuat terayun ke kanan - kekiri. Wahh kami kedinginan dan kami belum tau tidur dimana, jadi karena sangat pusing dan kedinginan. Aku merebahkan kepalaku diatas meja dan meringkuk.
Pukul 20.05 kami akhirnya tidur di lantai bersama, kami amat kedinginan walaupun kami telah menggunakan jaket dan selimut tebal. Semakin larut angin bertiup semakin kencang dan hujan turun cukup deras.
Pada pagi harinya tepatnya pukul 6 kami bangun dan berbincang sejenak setelah itu kami kembali berbaring.
Pukul 7.30 pagi kami hampir tiba rasanya sangat lega karena lelah sekali 15 jam perjalanan di dalam kapal.
Melihat sinar pagi yang hangat dan pemandangan lautan lepas, sungguh indah. Aku sangat bersyukur melihat pemandangan yang beda di pagi hari ini dan akhirnya selamat sampai tujuan.
Ketika keluar dari kapal aku dan adik sepupu, disambut oleh saudara kami, dan melepas rindu.
Telah usai hal itu kami segera berangkat desa yang akan kami tuju di desa Lata Ayah, perjalanan kami kurang lebih 1 jam. Selama di perjalanan aku tidak berhenti dibuat terkagum dengan ciptaan Allah suasana di kampung kelahiranku alamnya yang masih amat asri pemandangan laut yang indah. Sayangnya aku tidak bisa memotretnya karena kami memengang banyak barang bawaan kami jadi aku tidak bisa memengang ponsel.
Tiba disana aku segera bertemu dengan para sanak saudara disana sudah lama tidak bertemu, kurang lebih 10 tahun.
Pengalaman yang menyenangkan, karena untuk pertama kalinya aku pergi ke kampung halaman tanpa keluargaku.
Sekian cerita singkat hari ini ^^







Thank you for publishing a post on the Hot News Community, make sure you :
Verified by : @fantvwiki