Telat nikah bukan kiamat

in Fungi Lovers4 years ago

image.png
pixabay


Sebuah ikatan pernikahan bukanlah siapa cepat dia dapat. Bukan juga tentang gengsi yang akan dikatakan orang tidak laku. Pernikahan juga bukan karena kebelet ingin cepat menyalurkan nafsu.

Pernikahan yang sebenarnya adalah ketika kita sudah mampu. Mampu menerima pasangan kita apa adanya bukan ada apanya. Bukan hanya dalam bentuk fisik, akan tetapi tentang perasaan. Apakah sama seperti janji pada hari akad.

Ketika sudah di katakan sah, kita harus siap tidak melirik apapun lagi. Karena menikah bukan janji sehari melainkan sampai mati.

Mulai dari detik itu juga, di luar sana banyak yang menginginkan anda meninggalkannya. Mereka akan datang dengan berbagai bentuk godaan atas kelebihan yang mereka miliki yang tak pernah anda dapatkan pada pasangan anda.

Menikah itu juga harus siap dengan kata bosan. Bosan berhadapan dengannya setiap hari, aroma tubuh sebelum mandi. Bahkan mata mengantuk pada saat bangun pagi. Harus siap juga ketika postur tubuh sudah berubah karena cantik dan tampan tidaklah abadi.

Ketika kata bosan datang menghampiri, kita harus bisa mengatasinya. Janganlah sedikit pun berniat untuk pergi.

Jika ingin menua bersama, maka belajarlah bersama. Harus mampu memahami arti sebuah kehidupan. Arti kebersamaan dari pertemuan sampai akhir hayat nanti.