The Diary Game, 25 Januari 2026 - Shopping weekend
Akhir pekan telah tiba, ada waktu satu hari untuk beristirahat di rumah dan juga berkumpul bersama keluarga. Beberapa rencana telah disiapkan, dan akan dilakukan pada hari minggu ini.
Pagi ini saya bangun sedikit terlambat, jam enam lebih sepuluh menit saya baru saja terbangun dari tidur nyenyak semalam. Segera, masuk ke kamar mandi untuk mencuci muka sekaligus mengambil wudhu agar tidak sholat subuh kesiangan.
Di ruang tamu ternyata anak-anak sudah lebih dulu terbangun, mereka lagi mengerjakan hal-hal yang mereka sukai. Mereka juga lagi menikmati waktu libur dengan bersantai, bahkan diwaktu yang masih terbilang pagi.
Saat matahari mulai memancarkan sinarnya lewat sela-sela jendela, saya pun sudah mulai bersiap-siap untuk keluar rumah. Seperti biasa, saya harus berbelanja bahan-bahan dapur dan juga sarapan bagi keluarga. Tujuan pertama adalah pasar Inpres Lhokseumawe, tempat dimana semua kebutuhan tersedia.
Jam 07.20 menit saya berangkat menggunakan kendaraan menuju ke pasar, jalanan terlihat sangat sepi, berbeda seperti hari biasanya. Sepuluh menit kemudian saya pun tiba disana, dan langsung menyusuri lorong-lorong pasar.
Semua pedagang sudah mulai membuka lapak mereka, saya pun mencari bahan-bahan yang saya butuhkan untuk stok selama satu minggu ke depan. Dimulai dari mencari daging ayam, daging sapi dan juga ikan tuna.

Tiga menu utama yang saya beli di pasar
Dimulai dari membeli daging sapi di salah satu lapak, disana saya sering membeli daging sapi disaat ingin memasaknya. Daging sapi yang dijual disini sangatlah segar, harganya sekitar IDR. 160.000 perkilo, atau setara dengan 148,9 Steem.

Satu kilogram daging sapi, untuk menu hari ini
Selanjutnya, saya membeli daging ayam di lapak langganan. Disini ayam yang dijual juga segar-seger, harganya juga lumayan murah dari lapak kebanyakan. Setengah ekor daging ayam yang saya beli seharga IDR. 30.000 atau setara dengan 27,9 Steem.

Daging ayam yang saya beli di pasar
Dilanjutkan dengan membeli ikan tuna sedang, saya juga membeli setengah ikan tuna segar dengan harga IDR. 45.000, atau setara dengan 41.9 Steem. Selanjutnya, barulah saya membeli bumbu dapur dan bahan kebutuhan lainnya.

Bahan-bahan dapur yang saya beli di pasar
Setelah semua terbeli dan selesai belanja di pasar, saya tinggal membeli sarapan pagi bagi keluarga untuk kemudian kembali ke rumah. Sesampai di rumah kami sekeluarga langsung menikmati menu sarapan pagi yang telah saya beli.
Selanjutnya, tidak ada hal lain yang kami lakukan selain bermalas-malasa di rumah. Rencananya, setelah istri siap memasak nantinya, saya dan keluarga akan pergi ke pusat kota untuk berbelanja bulan. Kali ini bahan kebutuhan rumah tangga yang akan kami beli untuk stok mendatang.
Keasyikan bersantai, membuat rencana belajan bulan pun molor hingga jam dua siang. Selepas memasak, makan siang, sholat dan mandi, barulah kami berangkat menuju swalayan untuk mulai berbelanja.

Berbelanja kebutuhan rumah di salah satu swalayan
Di swalayan berbagai keperluan rumah kami beli. Mulai dari sabun, minyak, pempers anak-anak, susu anak-anak, peralatan mandi dan berbagai kebutuhan pokok lainnya. Bagi saya dan istri, berbelanja kebutuhan rumah di akhir bulan untuk satu bulan kedepan adalah hal wajib agar jauh lebih heman nantinya.

Anak-anak saya saat berbelanja di Swalayan
Setelah urusan belanja kebutuhan rumah selesai, di tengah siang yang terik saya mengantar istri membeli sesuatu di pasar jalan gudang kota Lhokseumawe. Disana dia membeli beberapa koas murah untuk pakaian rumah anak-anak saya.
Cuaca siang itu benar panas, sinar matahari siang membuat saya merasa gerah, sehingga saya memilih menunggu di dalam kendaraan.

Menunggu istri berbelanja disiang hari yang panas
Tanpa terasa waktu sudah mulai memasuki sore hari, cuaca masih saja terasa panas. Kini tiba waktunya kami sekeluarga untuk pulang. Semua yang diperlukan alhamdulillah sudah terbeli, tapi dalam perjalanan pulang, si kecil tiba-tiba protes.
Dia meminta dibelikan mobil mobilan plastik saat lewat di depan toko mainan, tidak ingin protesnya semakin tidak karuan, saya pun mengajaknya ke toko mainan tersebut untuk mewujudkan keinginannya.

Membeli mainan untuk anak-anak
Seperti biasa, anak laki-laki lainnya juga protes untuk dibelikan mainan sebagaimana adiknya. Beberapa mainan murah meriah terpaksa saya beli untuk mereka, masing-masing mendapatkan jatah dua main perorang.

Tersenyum setelah mendapatkan mainan
Singkat cerita setiba di rumah, kami pun beristirahat sejenak untuk kemudian mandi dan bersantai menunggu waktu malam tiba. Malam harinya, anak-anak sibuk dengan mainan baru mereka, istri menyusun barang belanjaan, sedangkan saya menghabiskan waktu di depan laptop.
Sekian cerita akhir pekan minggu ini, terima kasih kepada yang telah membacanya. Salam terbaik untuk kita semua.

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
We support quality posts, good comments anywhere and any tags.