Cerita di Krueung Sabe
Oleh: Jufrizal M. Daud
Seorang perempuan dengan ramah menyilakan saya masuk ke ruang dalam. Setelah itu ia kembali melayani beberapa tamu, yang ingin mengurus surat-surat administasi kantor. Di dalam kantor, saya melihat tumpukan berkas menambah sesak meja kerja Edwar. Ia pelaksana tugas kepala Dinas Pendidikan Aceh Jaya.
Saat kami bercakap-cakap, telepon genggam dia berbunyi. Tidak berapa lama, dia menjawab panggilan tersebut. Setelah itu, dia kembali bercerita tentang pendidikan di Aceh Jaya. Pembicaraan saya dengan dia tak begitu lama. Ia akhirnya memberikan data tentang Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Krueng Sabee.
Jarak kecamatan Krueng Sabee ke kota Calang sekitar 12 kilometer. Ada 16 desa dalam kecamatan ini. Rute menuju SMPN 1 tersebut melewati pasar di Jalan Raya Banda Aceh-Meulaboh. Kanan-kiri jalan rumah penduduk, dan lurus arah muka sekolah ada lorong menuju kantor kecamatan.
Sekolah ini didirikan pada tahun 1998 silam dengan visi terciptanya lulusan yang BERTUAH (berakhlakul karimah, dan bermutu). Sebelum Mementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan meluncurkan Baswedan meluncurkan Gerakan Literasi Sekolah “Bahasa Penumbuh Budi Pekerti”. Sebuah program gerakan yang bertujuan untuk membiasakan dan memotivasi siswa agar mau membaca dan menulis guna menumbuhkan budi pekerti pada 18 Agustus 2015 silam, SMPN 1 Krueng Sabee sudah lebih awal merintis program baca yang bekerja sama dengan United States Agency for International Development (USAID).
“Jauh hari sebelum Gerakan Literasi Sekolah yang dicanangkan Mendikbud, sekolah ini sudah melakukan gerakan yang serupa. Sekarang kita maksimal kembali dengan keselarasan program dari pemerintah,” kata Viza Suhanna, Kepala Sekolah.
Ia juga menjelaskan, sekolah ini juga menggalakkan program kearifan lokal lewat berkenian serta program keislaman setiap hari jumah. Sekolah tersebut memiliki sanggar tari dan pernah memenangkan juara lomba tari keacehan. Selain itu, menggalakkan salat zuhur berjama’ah secara rutin.
Pada 30 Desember 2015 Mendikbud memberikan piagam penghargaan kepada SMPN 1 Krueng Sabee sebagai sekolah dengan indeks integritas penyelengaraan Ujian Nasional yang tinggi. Dalam piagam itu, tertulis pesan: Mari terus menjaga integritas sekolah dan meningkatkan pembiasaan praktek kejujuran dalam setiap aspek kehidupan sekolah.
Semua elemen sekolah berperan sebagai kesuksesan sekolah tersebut sampai saat ini. Viza Suhanna sendiri membenarkan hal itu. Ia menyatakan, walaupun sekolah berada di jauh dari kota, tapi setidaknya mencoba berkiprah dengan pristasi dari tingkat kecamatan, kabupaten, propinsi, sampai pusat.



Boost Your Post. Send 0.100 STEEM or SBD and your post url on memo and we will resteem your post on 5000+ followers. check our account to see the follower count.
Mantap
Hahahha..Nyoe komentar mantap biasa sang kalon-kalon mantong.
Hhhhhhh kenna ta vote syit hhhh
Bereh adoe @fujia USAID Prioritas memang punya banyak program pendidikan di Aceh. Dan yang adoe tulis ini merupakan salah satunya.
Lon teungoh mita siswa-siswi, guru, dan Sekolah terpencil milik pemerintah yang memiliki segudang prestasi tapi luput dari pemberitaan bg @isnorman
Bereh nyan adoe @fujia, saya tunggu feature-feature terbaiknya muncul di steemit. sentuh mereka yang belum tersentuh dengan tulisanmu.
Congratulations! This post has been upvoted from the communal account, @minnowsupport, by fujia from the Minnow Support Project. It's a witness project run by aggroed, ausbitbank, teamsteem, theprophet0, someguy123, neoxian, followbtcnews, and netuoso. The goal is to help Steemit grow by supporting Minnows. Please find us at the Peace, Abundance, and Liberty Network (PALnet) Discord Channel. It's a completely public and open space to all members of the Steemit community who voluntarily choose to be there.
If you would like to delegate to the Minnow Support Project you can do so by clicking on the following links: 50SP, 100SP, 250SP, 500SP, 1000SP, 5000SP.
Be sure to leave at least 50SP undelegated on your account.