Berburu Foto untuk Steemit hingga Dikejar Babi Hutan

in #esteem8 years ago (edited)

image

Malam Ramadan pertama usai salat tarawih, aku, @pianalfian24 (Pian), dan Rahmat duduk di Warung Kopi (warkop) Bahtera, Meureudu, Pidie Jaya. Kenikmatan telur kocok (boh manok weng) di warkop ini tidak perlu diragukan lagi. Inilah alasan mengapa kami memilih duduk di sana.

Sambil menikmati boh manoek weng alias BMW, kami asik berdiskusi mengenai steemit. Kata mereka, sekarang tidak terlalu aktif lagi bermain steemit. Soalnya bitcoin sedang rendah-rendahnya.

Konten steemit mereka condong ke arah fotografi. Ketika sedang panas-panasnya, mereka rela mencari spot-spot menarik untuk mengambil yang kemudian diposting di steemit. Tujuannya cuma satu, dengan postingan menarik mereka ingin besar di steemit.

Ada satu kisah menarik dari diskusi ini. Berbekal kamera ponsel dan lensa makro, sekitar April 2018, Pian, Rahmat, Kamal, Taufik, Jol, dan Fazlul pergi ke perbukitan di kawasan Gampong Seunong, Meurah Dua, Pidie Jaya. Tempat ini tergolong menarik. Jalan menuju puncak membelah bukit. Dari atas, kita dapat memandangi persawahan masyarakat di kaki bukit, jalan nasional, kompleks perkantoran, rumah sakit, dan sebagainya.

Pemandangan itu tentunya menggiurkan Rahmat dan Alfian yang merupakan steemian. Dengan harapan mendapatkan banyak reward, mereka asik memotret sana-sini. Asal ketemu serangga di dedaunan langsung diabadikan dengan ponsel pintarnya.

Sedikit tentang Rahmat dan Alfian, aku sudah lama mengenal mereka sejak anak-anak. Hobi mereka membuat konten video dan fotografi. Kami sudah pergi ke beberapa daerah dengan pemandangan aduhai untuk menikmati panorama alam, sekaligus mengambil gambar.

Alfian sekarang fokus membuat konten video untuk youtube, channelnya U.S. Miilitary Army. Katanya, pemilihan nama akun itu lantaran ‘sang guru’ terjun di tema ini. Sedangkan Rahmat tengah sibuk dengan rutinitasnya sebagai guru di sebuah pengajian.

Let’s back to the story. Ketika asik memotret, Rahmat, Alfian, dan Fazlul yang ketika itu berada di pinggiran tanah lapang mendengar gonggongan anjing dan disusul lagi dengan suara babi.

Suaranya berasal dari semak-semak dan semakin mendekat ke arah mereka. Ketiganya pun lari terbirit-birit. Alfian naik ke dahan pohon yang tingginya tidak sampai satu meter. Tidak ada pilihan lain. Itu satu-satunya pohon terdekat. Rahmat dan Fazlul memilih lari ke bawah perbukitan. Yang penting jauh dari suara anjing dan babi itu. Sementara teman lainnya berada jauh dari lokasi kejadian.

Berbicara soal anjing dan babi, keduanya musuh bebuyutan sejak nenek moyang kita. Masyarakat pegunungan atau yang tinggal di pinggiran hutan memang memelihara anjing. Anjing dimanfaatkan menjaga kebun dari babi liar yang memangsa tanaman warga.

Kata Alfian, sebelum terasa dikejar babi, mereka sudah melihat bangkai busuk babi. Dagingnya terkoyak seperti dimakan binatang lain, kemungkinan oleh anjing.

Saat menceritakan ini, Alfian berkata satu kalimat yang bikin geli tapi wajib dipercaya.

Bui nyan trauma. (Babi itu trauma.)

Menurutku wajar saja dia berkata demikian. Tidak jauh dari gampong kami tinggal – Blang Cut, Meurah Dua – ada orang meninggal diseruduk babi. Babi kalau lari lurus saja. Tidak kenal benda-benda di depannya. Termasuk manusia.

Di sini, Alfian benar-benar menerapkan pepatah orang zaman dulu. Kedengarannya lucu, tapi asli mujarab.

Kalau jumpa babi, naiklah ke pohon untuk sembunyi. Karena babi tidak bisa menengadah.

Namun, yang namanya kerja keras insya Allah membuahkan hasil terbaik. Inilah beberapa foto milik Pian dan Rahmat yang berhasil diambil hari itu. Pastinya bukan foto anjing dan babi. He-he-he.

image

image

image

Sumber gambar 1, 2, 3

Sort:  

Waduuh, gawat juga ya. Haa
Apalagi babu hutan nya gitu.

Gawat benar Bang @djamidjalal. Hehehe

Kalau jumpa babi, naiklah ke pohon. Karena babi tidak bisa memanjat seperti anjing.

Kuotnya kurang tepat nih, babi bukan tidak bisa memanjat melainkan tidak bisa tangah alias menengadah. Eh, belum pernah juga kutengok anjing memanjat pohon...

Itu kata orag sih, Kak @ihansunrise. Aku belum pernah lihat juga anjing manjat pohon. Hehehe.

Tari that babi hutan eh! Kecapung maksudnya

Karap salah mata, efek puasa sang. Hehehe
@rahmayn

Coin Marketplace

STEEM 0.07
TRX 0.29
JST 0.047
BTC 67870.94
ETH 2063.49
USDT 1.00
SBD 0.53