THE DIARY GAME (SELASA, 24 NOVEMBER 2020)
Salam sejahtera buat kita semua, semoga sepanjang hari-hari yang kita jalani menjadi amal ibadah disisi-Nya yakni dengan selalu menebarkan kemanfaatan kepada orang lain.
Pukul 04:20
Jam segini saya bersama Teungku Daudi baru pulang dari warung kopi Black Premium Coffe semenjak dari tadi malam pukul 23:00 disebabkann beberapa tugas yang harus saya tuntaskan. Sesampai di pondok kami melanjutkan nongkrong di Balai Bambu disamping masjid An-Nur sambil menunggu waktu shalat subuh tiba. Seperti biasanya 15 menit menjelang azan diputarkan rekord bacaan Al Quran di masjid melalui sebuah flashdisk, bertanda waktu Haris (petugas membangunkan para santri) sudah bisa melaksanakan tugas, maka saya bersama Teungku Daudi meranjak ke kamar-kamar santri dan kamar dewan guru.

Menjelang beberapa menit waktu subuh tiba
Setelah shalat berjamaah tertunaikan, seperti biasanya saya mengisi pengajian sesudah subuh hingga pukul 07:30, ketika saya dan para santri keluar dari ruangan belajar tiba-tiba hujan mulai turun, saya langsung menuju ke kamar menyimpan kitab, setiba di kamar saya tertidur lelap di atas kasur sambil mengucek-ngucek handphone sebelumnya, sehingga sarapan pagi ini tak kesampaian karena terbangun ketika waktu shalat dhuhur masuk.
Saya langsung bergegas mandi dan segera ke masjid melaksanakan shalat secara berjamaah bersama para santri. Usai shalat saya segera menuju ke dapur mengambil nasi dan makan di sana.
Pukul 14:00
Siang ini saya tidak ada kegiatan apa-apa selain membaca postingan-postingan di beberapa media termasuk akun Steemit hingga azan shalat ashar tiba. Seperti biasanya saya mengontrol santri dan shalat berjamaah di masjid An-Nur.
Usai shalat asar saya menuju ke balai yang terletak di samping masjid An-Nur, yang kebetulan ada beberapa guru saya sedang ngobrol di sana, sayapun ikut bergabung dengan mereka.
Pukul 18:00
Sore menjelang magrib ini saya terjadwalkan sebagai pengontrol sekaligus memulai bacaan Al Qur'an di masjid An-Nur yang diikuti oleh para santri. 15 kemudian saatnya magrib tiba dan Muazzin langsung mengumandangkan azan.
Setelah shalat magrib saya menuju ke kantin lalu memanggil seorang santri untuk bisa membantu saya mengambil nasi satu piring di dapur, beberapa menit kemudian santri itu datang membawa saya nasi. Nasi belum saya habisi azanpun dikumandangkan, dengan segara saya habiskan nasi lalu saya menuju ke setiap kamar santri untuk mengontrol mereka melaksanakan shalat berjamaah di masjid An-Nur.
Setelah shalat berjamaah selesai, para santri ada yang langsung keluar masjid dan ada juga yang memilih baca Al Quran sebentar sambil menunggu waktu belajar, lalu saya memanggil salah satu murid saya yang bernama Harianto agar bisa duduk sebentar dengan saya sambil menyimak ia membaca Al Qur'an.

Harianto sedang membaca Al Qur'an
Demikianlah cerita kegiatan saya hari ini.
Lalu saya menulis cerita hari-hari saya untuk mengikuti kontes THE DIARY GAME.
Ini cerita saya hari ini:
SEMUA GAMBAR SAYA AMBIL DENGAN SMARTPHONE REALME 2
Salam @khairil98
Saya ucapkan Terima kasih kepada @anroja yang telah mengajak saya berpartisipasi di The Diary Game.
Terimakasih juga kepada :
@steemcurator08, @ernaerningsih, @muzack1, @inwi, @nazarul, @ikhsan01 dan komunitas Asia Tenggara.
Ingin mengenal saya lebih detail klik disini

Postingan ini telah dihargai oleh akun kurasi @steemcurator08 dengan dukungan dari Proyek Kurasi Komunitas Steem.
Selalu ikuti @steemitblog untuk mendapatkan info terbaru.
Apa Harianto masih nakal seperti dulu?
#onepercent
#indonesia
Alhamdulillah ia sudah sedikit berubah, tidak seperti dulunya bg hehe
Bang @ikhsan01 mengenalnya?
Iya, saya sangat mengenal anak ini.
Saya sering memberi nasehat untuknya.
Semoga kelak nanti anak ini menjadi guru untuk murid-muridnya.
Amin Allahumma amin
Sepertinya ada gangguan jaringan internet, terjadi dua kali upload diary yang sama. Dihapus aja salah satunya.
#onepercent #indonesia #affable
Telah saya hapus, terimakasih banyak bang @radjasalman atas bantuannya.🙏
Expresi Harianto cukup aneh heheheh
Ia sedang berusaha membaca Al Quran dengan memberikan hak-hak disetiap huruf.
Melihat mereka mengaji rindu ingin seperti mereka. Duduk sambil beri'tikaf
Thank you for taking part in The Diary Game on Steem.
And thank you for setting your post to 100% Powerup.
Keep following @steemitblog for the latest updates.
The Steemit Team