Mahdi : The Story Begin Again
Pentas Musikalisasi puisi bersama Teater Rongsokan Aceh (Gitarisnya @donirosayandi dan jimberisnya si @irwansyah270889)
Setelah resmi berpacaran, jangan kalian kira ini akan menjadi kisah romantis nan mesra. Tidak sama sekali. Saat itu, yang dirasa oleh Mahdi hanya perasaan karena status. Kau tau lah, prosesnya sama seperti judi, jadi hasilnya tidak begitu baik meski Mahdi sukses memenangkan pertaruhan ini versus temannya si Ajral.
Tidak ada perasaan spesial Menurut penuturan Mahdi. Mereka berpacaran hanya sebagai status, aku tidak tau apa yang Sheila rasakan, tapi yang kulihat Mahdi biasa saja, tidak ada perasaan berbunga bunga, tidak ada kata-kata romantis, tidak ada pertemuan rahasia, hanya sesekali menyapa dan minta jajan ke Sheila. Untuk urusan palak memalak, Mahdi ahlinya, aku tau betul itu, karena dulu waktu kami masih dibilang imut- imut, aku juga pernah menjadi korban Mahdi.
Cara Mahdi untuk itu bermacam-macam, mulai dari rayu merayu, secara santai, secara sok berkuasa dan pernah juga melakukan aksi tersebut ala preman. Well, tidak sampai tahap kekerasan setau aku.
Waktu berlalu perasaan tetap tidak pernah berubah. Mungkin kalian berpacaran ketika SMA untuk alasan motivasi dan saling mendukung untuk prestasi atau alasan lain lain. Tapi Mahdi tidak seperti itu. Iya berpacaran karena taruhan, dan karena gengsi akan kalah taruhan. jadi itu bisa jadi sebab tidak adanya wujud pacaran dalam kedua makhluk yang unik ini.
Kenapa begitu ? Kenapa unik ? Tau dari mana ? Memang situ tinggal sama si Mahdi waktu itu ? Pertanyaan pertanyaan diatas tentu terlontar dari fikiran sebagian dari kalian. Tapi aku dan Mahdi punya banyak sekali waktu luang. Dia menceritakan segalanya dengan detail layaknya seorang novelis dalam mendeskripsikan tempat dan kejadian. Hal itu memudahkan aku dalam menuliskan kembali cerita si Mahdi ini.
Jadi tidak ada perubahan terhadap sikap dan sifat Mahdi, dia tetap sering masuk kelas terlambat, sering tidak melengkapi pakaian sekolah semisal sepatu, ya Mahdi sangat sering tidak pakai sepatu masuk ke kelas dengan berbagai alasan. Salah satunya adalah sepatu sekolah Mahdi basah dan kotor karena dipakai untuk bermain bola. Begitulah Mahdi dia mengikuti apa yang dia ingin lakukan.
Di tahun selanjutnya Mahdi dan Sheila kembali diundang ke Tokyo u tuk alasan yang sama. Ashinaga Summer Camp yang disponsori langsung oleh maskapai penerbangan milik negara dan yang terbesar sekaligus tertua di Indonesia.
Aku pernah bertanya kepada Mahdi, kenapa kalian lagi yang berangkat ?
"Kenapa kami lagi ?" Tanya Mahdi lagi kepadaku. Kalian juga tau itu bukan pertanyaan yang harus kujawab.
dia langsung menjelaskan bahwa, "generasi penerus belum siap" katanya menyombongkan diri. "Dan kami masih terlalu hebat untuk disingkirkan" katanya lagi dengan kepercayaan diri yang diluar batas rata rata.
Dan kau tau ? Selain kisah sedih kehidupannya. Mahdi adalah orang yang biasa saja, tidak terlalu populer, tidak berbadan kekar, tidak punya keahlian khusus di bidang olahraga seperti Basket dan sepakbola seperti yang selalu digemari cewek cewek SMA. Bahasa Inggris nya juga pas pasan, nanti kuceritakan ketika Mahdi masuk kampus pertama kali tentang kemampuan bahasanya.
Di kelas juga dia bukan rangking 10 teratas, tapi juga tidak terlalu bodoh untuk berada diperingkat 22-23 seperti ketika kecil kami.
Hanya bandelnya saja yang sangat menonjol. Tapi didalam kelas Mahdi tidak suka keributan. Maksudku Mahdi bukan tipe pembuat onar didalam kelas.
Nah pada keberangkatan kedua kali ini, Mahdi tidak diperolok-olok lagi bahwa Mahdi dan Sheila berpacaran, karena mereka memang sudah resmi berpacaran, mungkin teman-teman Mahdi yang berangkat bersama ini merasa tidak ada gunanya mengolok-olok sesuatu yang sudah menjadi kenyataan.
Di Tokyo kali Ini, Mahdi dan teman-temannya berjumpa dengan teman lama dari Summer Camp tahun yang lalu dan juga teman yang baru karena negaranya baru diundang ke acara tersebut.
Mahdi dan Ajral selalu berdua, Sheila juga sibuk dengan teman-temanya. Namun suatu saat ketika Mahdi sedang merasa bosan, tiba tiba saja ia memikirkan hubungannya dengan Sheila dan apa yang sudah mereka lalui setahun kebelakang ini.
Mahdi mulai menaruh perhatian. Sebagai contoh ketika mereka mau berangkat ke Nagasaki untuk ikut serta memperingati hari jatuhnya Bom Atom di Hiroshima oleh Amerika sebagai kekuatan dunia dari blok barat. Di stasiun kereta Shinkansen yang tahun itu masih menjadi kereta listrik tercepat di dunia. Mahdi memperhatikan Sheila dengan seksama. Dalam fikirannya, Cantik juga rupanya pacarku ini stelah kuperhatikan. Kata Mahdi ketika bercerita kepadaku. Kemudian Sheila menyelempangkan tas sampingnya, sehingga tali tas berada tepat ditengah tengah dada Sheila. Mahdi kemudian menghampiri Sheila lalu membetulkan posisi tas itu dan menempatkan tali tas di bahu kanan Sheila.
"Berat ya ?" Tanya mahdi
"Nggak koq, bisa bawa sendiri" jawab Sheila.
"Baiklah" tutup Mahdi lalu beranjak duduk didekat Ajral.
Mahdi tidak mau memusingkan hal hal sepele, tidak mau dibantu ya sudah, Maaf kalau Mahdi yang kalian baca Ini kurang peka terhadap kode kode wanita. Baginya hanya ada hitam putih, iya dan tidak, iya tidak mau memusingkan.

Oh Tuhan!
Kisah yg paling tragis utk tahun ini. Sprtinya lg kurang sold out ni kopi..😂😂
hahahaha, belum selesai @irwansyah270889. itu knapa tarok tanggal lahir di username ? biar ada yang ingat ulang tahun ya wan ?
Haaaaaa? Blm selesai? Blm selesai aja udah begitu getir, apalagi sampe selesai, Tuhanlah yg kayo..
Biar kekinian, biar ada yg ucapin dan tiup2 lilin dan terompet sangkakala..
Your Post Has Been Voted Thanks to www.resteemit.com
Use @Resteemable, Get Featured Instantly — Featured Posts are voted every 2.4hrs
Join @Resteemable Curation Team on SteemAuto | Vote Spotlight for Witness
Mahdi atau Mahli? Kadang salah sebut nama nggak? hahahha
hahahaha, Mahdi kaka'. Mahli itu panggilan guru fisika buat Mahdi. aah, panjang ceritanya.
Your Post Has Been Featured on @Resteemable!
Feature any Steemit post using resteemit.com!
How It Works:
1. Take Any Steemit URL
2. Erase
https://3. Type
reGet Featured Instantly � Featured Posts are voted every 2.4hrs
Join the Curation Team Here | Vote Resteemable for Witness
Kisah sedih berbalut bingkai musikalisasi puisi , ditambah penampilan diguyur hujan, miris x ya @mahlizarsafdi
untung ada bg Doni, kondak udah bunuh diri pake sendok sambil minum air putih biar kenyang.
Sepertinya sheila ini meninggalkan kesan begitu dalam bagi mahdi..
yang netral netral aja lah si Mahdi tu. kayak yang di IG.
Apakah imam mahdi akan menjadi imam bagi sheila di kemudian hari.. Penasaran laah.. 😂