Dua Klub Aceh Belum Aman Finis Empat Besar

Dua klub tanah Rencong Persiraja dan Aceh United masih harus berjuang keras untuk bertahan di posisi empat besar. Persaingan di papan klasemen sementara makin ketat. Hanya Semen Padang yang sudah mengunci tiket.
Hasil akhir pekan ke-20 memastikan perebutan posisi empat besar makin sengit. Hal ini ditandai dengan hasil imbang Semen Padang lawan Perserang di Stadion H Agus Salim dan kemenangan tipis 1-0 Persita Tengerang lawan Persibat Batang.
Hasil itu membuat papan klasemen menjadi menarik. Semen Padang masih perkasa dengan nilai 36. Nilai ini, sudah memastikan Kabau Sirah akan finis di empat besar wilayah Barat, meski menelan kekalahan di dua laga terakhir.
Posisi kedua dan ketiga ditempati Persis Solo dan Aceh United. Kedua kubu sama-sama punya 32 poin hasil 20 kali bertanding. Solo layak diperingkat kedua karena unggul produktifitas dari Aceh United. Saat ini, Persis Solo punya agregat 23:15 (+8), sementara Aceh United 26:24 atau +2.
Sementara posisi ketiga disegel Persita Tengerang, yang dalam laga Kamis (4/10) menang 1-0 atas tuan rumah Persibat Batang. Hasil positif itu membuat Pendekar Cisadane mengemas 31 poin.

Skuat Persiraja Banda Aceh | Foto via Liga 2
Lalu, posisi kelima diduduki Persiraja Banda Aceh yang sudah punya tabungan nilai 29. Pada pekan ke-21, Laskar Rencong akan tampil di kandang sendiri menghadapi Aceh United dan bertandang ke Persik Kendal. Jika sanggup mengemas enam poin, Nakata dkk akan mendapat satu tiket delapan besar.
Apalagi dalam dua laga tandang ke Perserang di pekan 19 dan ke Cilegon United, Defri dkk mendapat hasil negatif. Kondisi ini membuat Persiraja harus berjuang keras mendapat nilai penuh di laga terakhirnya.
Tandang ke Cilegon sendiri membuat Persiraja dua kali menderita. Pertama menderita kekalahan terbesar yakni dengan skor 4-0, lalu mobil yang ditumpangi tim diserang suporter tuan rumah.
Seperti diketahui, saat hendak meninggalkan stadion, pemain Persiraja mendapat perlakuan tak terpuji dari suporter tuan rumah. Bus yang ditumpangi Laskar Rencong dihujani dengan lembaran batu oleh pendukung Cilegon.
Persiraja akan membuat laporan ke PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI terkait pelemparan bus tim mereka usai melawan Cilegon United di Stadion Krakatau Steel, Banten, Rabu (3/10) sore kemarin.
Sementara itu, pada hari yang sama, Aceh United sukses merusak rekor tanpa kalah PSPS Riau saat menang 2-1 di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai.

Skuat Aceh United | Foto Azin/Acehfootball
Kemenangan atas Asykar Bertuah menjadi catatan kemenangan ketiga Laskar Sultan Iskandar Muda dalam laga away. Sebelumnya, Isryad Habib dkk juga menang 3-2 saat melawan Persita dan menang 1-0 atas PSIR Rembang.
Tim asuhan Simon Elissache ini juga menahan seri Persibat Batang. Artinya, pada musim ini Aceh United berhasil membawa pulang 10 poin dari luar kandang.
Posted from my blog with SteemPress : http://pedagangkata.com/2018/10/04/dua-klub-aceh-belum-aman-finis-empat-besar/