Peringatan Maulid Nabi di Akhir Tahun

in Steem SEAlast year

Apakabar rekan steemians?

MASIH dalam agenda liburan di kampung. Kali ini kami menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dayah Rauhul Muta'alimin Zulkifliyah Al-Aziziyah di Gampong Bangka Rimueng, Kecamatan Peureulak Kota, Kabupaten Aceh Timur. Karena sudah ada di sini, maka, saya pun menunda rencana pulang ke Banda Aceh.

Dayah ini dipimpin Abi Amarizal. Pria yang sekarang dipanggil Abi ini adalah masih keluarga isteri. Ibu dari Abi Zal ini masih kakak adik dengan mertua perempuan saya. Karena tak mungkin mengelak, kami dengan senang hati meramaikan kegiatan mulai ini. Kami baru berkunjung sudah pukul 12 lewat. Persis waktu makan siang.

20241231_123633.jpg20241231_123641.jpg
20241231_125327.jpg20241231_123807.jpg

Menurut kabar. Dayah ini sudah berumur 10 tahun lebih. Ada dua ratusan santri yang belajar di sini. Satria pria menginap di tempat ini, sedangkan yang wanita terutama anak-anak remaja putri kampung setempat dan kampung tetangga, pulang setelah belajar mengaji. Bukan hanya remaja, orang dewasa juga belajar di sini.

Acaranya cukup meraih. Maulid memang begini. Apalagi di kampung-kampung. Khusus bagi dayah-dayah, peringatan Maulid ini menjadi ritual wajib. Dayah Rauhul Muta'alimin Zulkifliyah Al-Aziziyah ini menggelar Maulid di akhir tahun. 31 Desember 2024. Menutup tahun dengan kenduri pang ulee. Cukup manis.

Kami pun menikmati suasan langka ini. Apalagi ini di kampung. Di sini semuanya bisa bertemu, khususnya keluarga besar pihak istri. Ada belasan balai ukuran 3 x 5 meter berdiri kokoh. Di sini para santri dan tamu undangan yang menikmati kenduri. Sebelum makan siang, juga diwarnai dengan dalail khairat.

20241231_125347.jpg

20241231_125435.jpg20241231_125419.jpg

Sebelum pulang, kami menemui pimpinan dayah, Abi Zal yang masih saudara sepupu isteri. Pria hitam manis ini dengan peci plus kain sarung bermerek, bibirnya tak lepas dari senyum. Menyambut tamu dengan ramah. Terkadang ada yang mencium tangannya terlalu dalam. Khas salam takzim murid kepada guru di dayah-dayah tradisional di Aceh.

Selesai salaman, kami harus pamit. Sebab, selepas shalat Zuhur sudah ditunggu jadwal ziarah kubur. Keluarga besar melakukan ziarah ke pemakaman umum di Leuge, Peureulak. Berjarak sekitar 2-3 kilometer dari Bangka Rimueng. Sebagian anggota keluarga hadir.

20241231_142208.jpg20241231_142133.jpg

Komplek pemakaman umum di gampong ini cukup lebar. Ilalang sudah menguning. Kabarnya sengaja dibasmi pakai roundup. Kalau tidak dilakukan pemasmian, bakal lebih parah lagi tingginya ilalang ini. "Ini rutin di lakukan," kata teungku gampong. Ia yang memimpin doa saat ziarah kubur.

Saya lupa namanya. Ternyata dia juga masih punya hubungan keluarga dengan kami. Gerimis mulai jatuh satu-satu. Seperti embun di tengah malam. Kami pun segera pulang setelah semua ritual kelar. Tentu saja setelah berdoa. Kali ini kami melanjutkan kegiatan lain. Apalagi esoknya kami balik ke Banda Aceh. Tahun baru diperjalanan.

divider-36066.png

*****


Thanks for being with me and reading my post patiently

*****

Salam @Munaa

Sort:  
 last year (edited)

Thank you very much for publishing your post in Steem SEA Community. We encourage you to keep posting your quality content and support each other in the community

DescriptionInformation
Verified User
Plagiarism Free
#steemexclusive
Bot Free
Beneficiary10% steem.amal
burnsteem25No
Status ClubClub75
AI Article✅ Original (Human text!)
 last year 

Terima kasih