PuloCulinary #22: Sensasi Ngeri Makan Bakso di Tepian Rel Kereta Api

in #indonesia8 years ago (edited)

IMG_0505.JPG

Akhirnya, saya beserta anggota keluarga mendarat di Bandara Abdul Rachman Saleh, Malang. Anak-anak begitu semangat, tak sabar ingin mengeksplor kota penghasil apel ini. Setelah mengambil bagasi, kami menuju pintu keluar. Di sana, driver kami, Mas Eko, sudah menunggu dengan secarik kertas bertuliskan nama saya, ia bentangkan dengan kedua tangannya.

IMG_0867.JPG

Saya pun menghampiri Mas Eko. Saya bilang, ini saya dr. Razak. Ia tidak kaget, dan tersenyum. Lalu ia menawarkan untuk membawa koper-koper kami menuju mobil, yang ia parkir tak jauh dari posisi kami berada. Saya bilang, "Terima kasih, gak apa-apa, barang-barang ini ringan aja kok". Saya memang terbiasa untuk tidak dibantu hal remeh temeh, seperti membawa koper. He he..

Tapi saya sangat menghargai Mas Eko. Dan saya langsung dapat menilai bahwa Ia ramah dan selalu siap membantu. Sangat beruntung kami, mempunyai driver seperti dirinya. Sebab, saya pernah mendapati driver yang cuek bebek.

Mobil pabrikan Jepang warna hitam, meluncur menuju pintu keluar dari area bandara. Begitu berada di luar, tampaklah aura kota Malang yang asri, pohon-pohon rindang, dan kebun tebu menyambut kami dengan anggunnya.

Mobil terus melaju, cuaca siang itu cukup cerah, tetapi tidak terik yang menyengat. Saya mengobrol dengan Mas Eko. Sudah seperti lagu wajib. Saat saya berkunjung je suatu daerah. Pertayaan awal saya kepada driver, adalah hal-hal terkait dengan lokasi wisata dan kuliner khas setempat. Aha! Kan ini Malang, pastinya baksonya yang paling dicari wisatawan.

Saya langsung teringat bakso, makanan favorit di Malang. Seketika saya tanya Mas Eko, di mana bakso paling enak di Malang. Mas Eko tidak berpikir lama, langsung saja ia sebut "Bakso President, dok."

Wah, dari namanya saja sudah keren. Pastinya semua presiden kita sudah pernah makan bakso di situ, pikir saya. Eh ternyata salah. Mas Eko tertawa, ia lalu menjelaskan bahwa Bakso President, bukanlah favorit presiden. Tapi dinamakan demikian karena berada di belakang Bioskop President.

"Bakso ini sudah berdiri sejak tahun 70-an, oleh Abah Sugito. Nama bakso ini tetap dipakai, walaupun pada tahun 1990, Bioskop President dialihkan fungsinya menjadi pusat perbelanjaan," lanjut Mas Eko, menjelaskan sejarah singkat warung bakso ini.

Saya semakin penasaran. Ingin segera tiba di sana, untuk menikmati semangkuk bakso. Jalanan kota Malang, lancar-lancar saja, tidak ada kemacetan yang berarti.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 20 menit, kami belok kanan, memasuki Jalan Batanghari. Beberapa menit kemudian, Mas Eko memelankan laju kendaraan. Tampak dari kejauhan, banyak sekali mobil parkir di pinggir jalan. Saya yakin di situlah lokasi yang kami tuju: Bakso President!

Benar saja, Mas Eko mengiyakan. Sampai di sana, sulit sekali menemukan slot parkir. Akhirnya, kami turun di dekat lokasi, dan Mas Eko mencari lokasi parkir.

Celingak-celinguk saya mencari warung bakso yang dimaksud. Eh, rupanya masuk ke dalam, di seberang rel kereta api. Saya kaget sekali menemukan fakta, sebuah warung bakso di tepian rel kereta. Mas Eko tidak memberitahukan saya, bahwa lokasi warung ini sangat unik, bahkan nyeleneh. Ha ha..

IMG_0515.JPG

Tapi, ramai sekali pengunjung. Begitu tiba di dalam Bakso President, saya melihat hampir seluruh meja penuh. Bahkan, antriannya pun cukup panjang untuk memesan bakso. Kami memilih meja di dalam warung. Ngeri juga bila duduk di luar, tepat di pinggir rel. Apalagi kami membawa balita. Bagaimana rasanya ya, saat kereta lewat, batin saya.

Kami pun, lantas, mengikuti antrian. Pelayanannya memang begitu cepat dan sigap. Tidak harus menunggu lama, giliran kami tiba. Banyak sekali pilihan baksonya, mulai dari bakso biasa, bakso urat, bakso goreng, bakso bakar, hingga bakso udang. Kami memesan jenis bakso berbeda, beda. Untuk anak-anak, kami pesan bakso biasa. Saya bakso urat, dan istri saya bakso udang.

Tak sabar kami, ingin segera menyicipinya. Sepertinya yummy banget. Kebetulan, kedua anak saya sangat doyan bakso. Mereka juga kelihatannya tidak sabar lagi, menjajal bakso yang paling terkenal di Malang ini.

IMG_0866.JPG

Harus saya akui memang, bakso ini luar biasa enaknya. Gurih sekaligus empuk. Tak salah memang, bakso Malang terkenal seantero nusantara. Dan, wajar pula dikunjungi banyak artis ibukota.

Saat sedang asyik menikmati nikmatnya bakso President, tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari kejuahuan. Semakin lama, semakin besar suaranya. Membuat meja-meja dalam warung ini bergetar. Mangkuk bakso pun bergoyang-goyang. Ah, saya kaget sekali, teringat peristiwa tsunami. Gemuruh yang bergetar.

Tuuut... tuuutt... Ternyata kereta api lewat! Aduh, ngerinya makan bakso disini, pikir saya. Sejenak saya terdiam, jantung saya pun berdegup kencang. Betul-betul unik, ini bakso. Menyajikan sebuah sensasi ngeri-ngeri sedap.

Begitulah sahabat steemian, pengalaman kami makan bakso di pinggir rel kereta api. Bila sahabat steemian berkunjung ke Malang, lokasi wisata kuliner ini sangat recomended.

Salam hangat,
@razack-pulo

Sort:  

Menarik sekali pak @razack-pulo, saya sudah terbayang jika suatu saat nanti bisa pergi ke negri apel tersebut. Bakso era 70an, heemm saya harus panggil kakek nih untuk warung baksonya hehehe
Salam hangat pak razack

Mantaap. Kalo ke malang, jgn lupa ke bakso president yaa 😁

Berehnyan pak razak.. hehehe

bakso di malang memang juara!

Juara satu mba.. hehe enak banget, gile.. 😁

Yah bakso president... Enak banget deh!

Enak bangat kak... dahsyat deh pokoknya, apalagi saat kereta lewat 😀

Kenapa gak bakso bapak president terus yah haha

Hahahaa... nanti kita bikin ya

bikin lapar pak dok ah

Hehe... udah makan malam belom??

Waah enak banget kyk nya tu liat si adek makan jadi ngileer... 😋😋😋
Thank you banyak2 pak @razak-pulo

Bakso malang memang enak. Tapi saya tidak menemukan bakso merek "bakso malang" disana 😁

Enaknya menggugah jiwa ya pak :-D

Enaknya luar biasa :)

@alchemage has voted on behalf of @minnowpond.
If you would like to recieve upvotes from minnowponds team on all your posts, simply FOLLOW @minnowpond.

            To receive an upvote send 0.25 SBD to @minnowpond with your posts url as the memo
            To receive an reSteem send 0.75 SBD to @minnowpond with your posts url as the memo
            To receive an upvote and a reSteem send 1.00SBD to @minnowpond with your posts url as the memo

Salam kangeun pak ya. Kangeun akan keberadaan bapak ke blog saya😗😗😗

😀😀😀😀😙😙😙

Congratulations! This post has been upvoted from the communal account, @minnowsupport, by razack-pulo from the Minnow Support Project. It's a witness project run by aggroed, ausbitbank, teamsteem, theprophet0, someguy123, neoxian, followbtcnews/crimsonclad, and netuoso. The goal is to help Steemit grow by supporting Minnows and creating a social network. Please find us in the Peace, Abundance, and Liberty Network (PALnet) Discord Channel. It's a completely public and open space to all members of the Steemit community who voluntarily choose to be there.

Coin Marketplace

STEEM 0.06
TRX 0.28
JST 0.046
BTC 65803.70
ETH 1957.39
USDT 1.00
SBD 0.52