My Best Moment On Eid-ul-Fitr Occasion

Hello sobat steemian tercinta, semoga kita dan keluarga dalam keadaan sehat selalu, aminn..
saya rasa seluruh umat Islam didunia hari ini atau beberapa hari sebelumnya sedang disibukkan dengan berbagai kegiatan ibadah dan tradisi menyambut Idul Fitri pada 1 Syawal 1446 Hijriah.
Hampir semua kelompok kepercayaan atau agama memiliki hari terbaik yang dikenal dengan "Hari Raya" dan selalu dirayakan serta disambut secara bersama dengan penuh suka cita pada waktu tertentu, kecuali Saksi-Saksi Yehuwa! yakni sebuah kepercayaan "denominasi" dari kekristenan yang memiliki perbedaan cara pandang dan tradisi tersendiri oleh interpretasi dari pemahaman (alkitab) yang mereka anut yang berbeda dengan ajaran kristen pada umumnya. Alasan utama kaum saksi-saksi Yehuwa menolak perayaan hari Raya natal dan trinitas. Tapi semua harus menghargai setiap kepercayaan dari kelompok manapun.
Bagi umat Islam Idul Fitri adalah momen sakral dimana 1 Syawal adalah hari kemenangan setelah sebulan penuh melaksanakan ibadah puasa. Idul Fitri bukan sekedar perayaan hari besar bagi umat Islam, bukan tradisi meskipun identik dengan kegiatan saling memaafkan secara lahir dan batin. Idul Fitri pertama kali dilaksanakan setelah Rasulullah Muhammad S.A.W hijrah ke Madinah pada tahun 624 Masehi memiliki makna spiritual yang dalam atau sebagai hari kemenangan spiritual dimana setiap jiwa seorang muslim kembali pada fitrah sejak masuknya 1 Syawal.
Setiap Negara / daerah tentu memiliki tradisi, adat istiadat, norma bahkan penyajian makanan yang berbeda sebagai warna dari tatanan sosial budaya, dan sedikit atau banyak mempengaruhi cara mereka menyambut Idul Fitri. Di provinsi Aceh - Indonesia tempat kami berdomisili misalnya, ada beberapa tradisi unik yang dilakukan oleh masyarakat disana ketika menyambut Idul Fitri, diantaranya adalah pelaksanaan hari Meugang (pemotongan lembu atau memasak daging).

Ya! hari meugang adalah salah satu tradisi sakral dan identik dengan Idul Fitri khususnya di provinsi Aceh. Hari pemotongan sapi, memasak daging dilakukan setiap memasuki hari raya Fitri atau sehari sebelum Idul Fitri dan Idul Adha dan kami menikmatinya bersama keluarga, tetangga dan kerabat dekat di hari lebaran. Tidak ada kewajiban dalam ajaran Islam untuk memasak daging di hari lebaran, namun kegiatan megang dan memasak daging telah lama menjadi tradisi secara turun temurun khususnya bagi masyarakat Aceh.
Bukan hanya tradisi, namun ada nilai-nilai agama yang ditanam oleh pembuka agama dan orang tua kami terdahulu dimana masyarakat Aceh juga dikenal sebagai masyarakat yang taat beragama dan bersedekah (kenduri), sehingga tradisi memasak daging tidak hanya dikonsumsi oleh keluarga namun kebanyakan dari kami selalu melakukan ritual kenduri untuk membagikan masakan atau menikmati hidangan tersebut bersama anak-anak yatim dan orang-orang tidak mampu yang berdomisili didesa tempat ia tinggal.

Tradisi unik lainnya adalah memasak kue, menyiapkan ketupat dan lontong serta berbagai menu makanan lezat lainnya adalah bahagian dari tradisi yang tidak tertinggal bagi masyarakat Indonesia setiap menyambut lebaran. Ketupat adalah bahasa lain dari lontong yang menjadi makanan khas masyarakat Indonesia untuk menyambut lebaran.
Tidak hanya itu! Dengan penuh rasa suka cita masyarakat acap kali mendekorasi bagaian rumah atau interior rumah juga menjadi kebiasaan (tradisi) sebahagian besar masyarakat muslim di provinsi paling ujung pulau Sumatra tersebut.
Membeli dan menggunakan Baju Baru di hari lebaran: juga bahagian dari tradisi unik masyarakat Indonesia untuk menyambut Idul Fitri. Sejumlah besar masyarakat muslim di berbagai daerah akan pergi atau menyasar ke sejumlah pasar dan toko penjual pakaian untuk membeli pakaian baru, kegiatan tersebut biasanya dilakukan beberapa hari menjelang idul Fitri atau idul adha.

Setiap orang tua akan berupaya mendapatkan uang sebelum hari raya agar dapat membeli baju baru (pakaian) bagi anak-anak mereka atau keluarganya. Tidak kecuali bagi orang-orang muslim yang memiliki kekayaan atau uang lebih, mereka juga selalu berupaya membeli minimal sepasang pakaian (baju, celana dan sepatu) bagi anak-anak yatim dan orang-orang kurang mampu sebagai sedekah mereka di bulan ramadhan dan dihari fitrah.
Ini adalah salah satu dari momen terbaikku menyambut Idul Fitri, menikmati daging di hari meugang, Shalat Idul Fitri, berkumpul dengan keluarga untuk bersilaturrahmi serta menyisihkan sedikit uang (THR) untuk berbagi kepada anak-anak yang merupakan bahagian dari tradisi kami masyarakat Aceh.
Sekian partisipasi saya untuk kontes My Best Moment On Eid-ul-Fitr Occasion yang diselenggarakan oleh tuan @ahsansharif .
Terima kasih banyak atas kunjungan dan sangat bahagia jika anda memiliki waktu luang untuk membacanya..
Mengundang: @uzma4882 @shiftitamanna and @artist1111
salam,
@ridwant


https://x.com/peephotnews/status/1906037554522321118?t=9O8Y_mDuq_xigNSIiG3eZg&s=19
Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
Thank you sir @muzack1