Aneh Tapi Jujur

in #steempress8 years ago (edited)


source

Ada sebuah kisah unik, sedikit konyol dan tak biasa memang, aku sendiri agak ragu menceritakannya lantaran pengalaman ini mungkin sulit untuk dipercaya. Tapi serius guys, ini kisah bukan sembarang kisah, aku sendiri masih dibuat terkekeh-kekeh kalau mengingatnya, padahal ini sudah terjadi sekitar 4 tahun yang lalu.

Malam itu, sehabis acara panggang ikan di bale pengajian, seperti biasa kami bersantai sambil menghabiskan rokok di tangga bale, keasyikan ngobrol sampai jam menunjukkan pukul 12 malam.

Tiba-tiba seseorang mendatangi kami tepat di saat kami akan bergegas pulang, seorang pria paruh baya dengan peci putihnya, berkulit sawo matang, berperawakan tinggi, dengan suara lirih ia mengucapkan salam "Assalamualaikum", kami pun menjawabnya "Waalaikumussalam".

Kami terdiam sejenak, pasalnya dari wajahnya tidak seorangpun diantara kami yang pernah melihat orang ini sebelumnya. Sambil memarkir vespa bututnya tak henti ia menebar senyum, kami pun demikian, siapapun dia yang jelas bukan perampok atau begal. "Silahkan duduk pak..ujar kawan kami menyambutnya.

"Maaf sudah mengganggu diskusinya, saya hendak berjumpa dengan pimpinan pesantren di sini" kata sang tamu membuka percakapan.
Oo iya, beliau sedang ke kamar kecil pak, sebentar lagi beliau keluar, kita tunggu saja di sini.. jawab kawan kami.

Sesaat kemudian Teungku pun keluar dan langsung disambut salaman hormat dari sang tamu, senyum ramah masih terlihat di wajahnya. Namun begitu Teungku duduk di atas tikar, wajah sang tamu pun berubah menjadi sedikit lebih serius, sepertinya ada sesuatu yang sangay serius yang ingin disampaikan pada Teungku.

Begini Teungku, nama saya Usman (nama samaran), saya asli dari kampug sebelah, mungkin teungku belum pernah mengenal saya karena saya memang bukan tokoh yang dikenal dan terkenal. Namun malam ini saya berniat meminta doa restu dan dukungan dari teungku kepada saya untuk mencalonkan diri menjadi Calon DPR.


source

Teungku pun terkejut, tak ada angin tak ada hujan, kenal pun tidak, kenapa tiba-tiba ada orang yang mencari dukungan tengah malam begini. "Ooo In Sya Allah saya akan berdoa untuk bapak semoga dikabulkan hajatnya", jawab teungku spontan. Tapi ngomong-ngomong, apa motivasi, visi dan misi bapak maju sebagai calon DPR?

Dengan PDnya sang tamu menjawab "Dari sejak muda sampai sekarang sudah anak 5, saya selalu kesulitan mencari kerja Teungku", jujur saya bilang saya tidak tahu mau kerja apa lagi, yang saya punya hanya selembar ijazah SMA, bertani saya tidak sanggup lagi, keahlian tangan juga tidak ada. Maka dari itu saya ingin mengadu nasib di pemilihan legislatif.

Teungku : "Bagaimana nanti jika terpilih, dan bapak tidak mengerti tugas-tugas DPR?"

Tamu : "Saya hanya butuh gajinya, selebihnya saya kasihkan semua sesuai peraturan. Memang saya bukan orang pintar, dan sebenarnya saya sedang mencari kerja Teungku".

Singkat cerita, percakapan malam itu pun semakin meluas, kami bahkan lupa bahwa orang ini baru saja kami kenal, tapi obrolan kami sudah seperti kenal lama.


source

Sejujurnya aku secara pribadi merasa iba kepada tamu tadi, ingin ku ajak semua keluargaki untuk memilihnya. Tak masalah dia tidak kompeten dalam bidang ini, yang jelas dia sudah jujur dan menurut kami dia waras, waras dan jujur sudah cukup untuk jadi bahan pertimbangan zaman sekarang, karena ada banyak sekali yang pintar tapi tak jujur menjadi pemimpin, juga yang bodoh sekaligus licik memenangkan pemilihan, mendingan jujur bodohnya bukan?







Posted from my blog with SteemPress : https://rizal-sahabat.000webhostapp.com/2018/07/aneh-tapi-jujur

Sort:  

Aneh tapi jujur pernyataan menarik

Posted using Partiko Android

Thank you brother

You are welcome

Posted using Partiko Android

Hahaha, bereh that cerita jih @riza-sahabat
Lon takot adak yang kaleuh ta pileh lage nyan sit dum, nih kiban cara ta nak peu makmu nanggroe. Lon khem si go teuk, hahaha

Heheh..thank you ka neusinggah..nyan kejadian paling aneh yang bit bit nyata terjadi. Memang dari penampilan beutoi2 geneuk mita keurija, hana peugah peugah demi menjaga amanat rakyat. Kalinyoe harus tacoba pike keu urg jujur apa adanya walaupun bangai

Mantap, minimal leuh ta pileh beu ji tem senyum ate meurempok mantong kajeut.

Hehehe..iyaa..ipenget jih le pusat hana pupu dari pada ipenget tanyoe sesama bangsa aceh hahah

Bereh that postingan drou neuh, Kabeh mandum lon baca postingan drou neuh. Saya akan menunggu postingan salanjutnya,
Semoga sukses menyertai @rizal-sahabat

Aminnn..saban saban adun

Tersanjung lon adun..hehehe...get terimeng gaseh kalheuh neubaca....

Kalaupun sedikit lambat tidaklah salah saya juga ketawa, dan sekarang sudah berakhir masa pencalonan DPR entah berapa banyak yang seperti tamu itu.

Heheh..seperti kita tebak aduen...yang jujur tidak akan terpilih oleh yang tak benar...mungkin kita memang tidak layak dipimpin oleh orang sebaik khalifah umar, toh tidak ada rakyat sehebat ali bin abi thalib yang mendukungnya