Motivasi Ala Chicken Soup (Dan Kisah Berkenalan Dengannya)

in #indonesia8 years ago (edited)

pinkidigi-791.jpg(Sumber foto dari situs goodreads.com)

Genta bukanlah genta
Sebelum dibunyikan
Lagu bukanlah lagu
Sebelum dinyanyikan
Cinta di sanubari bukan untuk dipendam
Cinta bukanlah cinta
Sebelum diungkapkan

Dear Steemian, kangen saya sama kalian. Sudah lama saya tidak menulis di Steemit, bukan gara-gara harga steem dan SBD sedang turun, bukan. Tetapi lebih karena kesibukan lainnya dalam beraktifitas harian mengurus pekerjaan dan keluarga. Namun saya tetap pada komitmen diri sendiri yang sebisa mungkin, setiap hari, tetap menciptakan konten dan melakukan postingan walaupun sifatnya yang ringan-ringan saja.

Kutipan diawal tulisan saya diatas adalah sebuah rangkaian kalimat yang sudah saya hafal diluar kepala sejak belasan tahun silam, tepatnya saat duduk dibangku kuliah di salah satu kampus di Medan, Sumatera Utara. Kalimat tersebut saya ambil dari sebuah buku, Chicken Soup, yang semua serinya merupakan best seller di dunia, yang berisikan ratusan kisah perjalanan hidup sebagian orang di dunia yang bermanfaat serta dapat memotivasi orang lain.

Buku tersebut diberikan oleh seorang teman kuliah saya tahun 1998, sama-sama anak teknik, dianya juga anak band, gitaris, gayanya kumal dan nyentrik, selalu pakai Tshirt, celananya robek sana sini, rambutnya gondrong ikal seperti Wong Aksan eks drummer grup band Dewa19, ke kampus memakai mobil sedan Bimantara Cakra, sebuah mobil nasional hasil rebadge dari Hyundai Accent asal Korea Selatan cukup oke dimasanya. Dan dengan profil seperti itu sungguh saya tidak menyangka jika ia memiliki hati yang lembut dan mengoleksi buku berjenis Chicken Soup (maaf kawan, aku pikir bacaanmu itu something like novel Nick Carter atau Enny Arrow, hehehe...)

Sedikit kilas balik kebelakang, saat itu saya sedang menggilai seorang gadis dari kampus sebelah, cakep, imut dan omaigad.. dia juga sexy. Namun parahnya, kok berbeda dengan sikap saya ke gadis lain, berhadapan dengan dia membuat saya selalu kikuk, grogi dan salah tingkah. Apakah ini yang namanya nafsu? Ups.. maksud saya apakah ini yang namanya cinta?
Tapi aku takut mengutarakan isi hati ini, takut mengungkapkan rasa ini. Iya, saya terkena syndrome Galak Serutoh Yoo Seuribe (bahasa Aceh) yang bermakna kurang lebih Cinta setengah hidup namun malu sepenuh mati. Sikap malu-malu ini diketahui oleh teman gitaris nyentrik tadi, ia selalu mendukung saya untuk bilang cinta pada wanita itu, namun apa daya, saya tidak sanggup, saya hanya memujanya dari jauh. Sampai suatu waktu, teman saya tersebut, saat dikampus, ia memberikan sebuah buku, Chicken Soup, sambil berpesan "baca buku ini, lalu tembak cewek itu". Dan hasilnya? Oke, saya skip saja kisah cinta saya yang "gak" penting itu, intinya setelah membaca buku tersebut, dan termotivasi dengan kalimat " Cinta di sanubari bukan untuk dipendam, Cinta bukanlah cinta,
Sebelum diungkapkan", saya berhasil memacari gadis itu dan mengajaknya nonton Kuch Kuch Ho Ta Hai.
Dahsyat, The power of Chicken Soup berhasil sekali membangkitkan motivasi dan semangat saya.

Screenshot_2018-03-26-17-29-50-758.jpeg(Aneka judul buku Chicken Soup)

Steemian sekalian, apa hubungannya buku ini bagi kita, para newbie di Steemit dan membuat postingan? Tentu ada. Kisah-kisah didalamnya sangat menginspirasi dalam segala sisi kehidupan baik itu keluarga, cinta, pekerjaan, motivasi dan sebagainya. Buku tersebut ditulis oleh Jack Canfield dan Mark Victor Hansen sudah banyak menyapa hidup dan kehidupan pembacanya. Demikian juga dalam bersteemit, klise dan "basi" memang jika kita kembali menulis tentang semangat yang pantang menyerah, mengajak para teman-teman untuk tetap bertahan dalam sosial bereward ini sedangkan rewardnya sendiri sedang terjun bebas dan berkurang nilainya. Namun ya seperti itulah proses yang dijalani para pemenang, tidak peduli apapun yang menghambat dan melintang, mereka terus saja tetap mengobarkan semangat yang menyala-nyala, layaknya isi dari buku-buku Chicken Soup yang saya ceritakan tadi. Kerena bisa saja, usaha yang kita jalani sekarang telah ditunggu oleh sebuah kesuksesan yang luar biasa.

never-give-up1-640x545.jpg(Sumber foto dari situs hipwee.com)

Steemian yang tangguh, jadi jangan peduli dengan steem dan SBD yang saat ini sedang turun nilainya, teruslah hasilkan karya yang menurut kita itu bagus, keren dan apapun yang kita suka, siapa tahu kedepan nilainya menjadi naik jauh melampaui nilainya yang sekarang. Paling tidak dengan terus menciptakan konten, dapat mengasah kita lebih kreatif baik dalam menulis, photography dan lain-lain. Selain kreatif juga dapat melatih kesabaran dalam menjalani sebuah proses.

Terima kasih sudah membaca, semoga bermanfaat. Sukses untuk kita semua.

Salam,
@yudhi-ihsan

Sort:  

sangat ter motivsi kak semogga saya selu bisa membuat konten yang menarik dan dapat di terima di steemit..jangan lupa mampir juga ya kak

Hai nur.. Makasih udah mampir dan baca ya

trimakasih bang saling mendukung sesama stemian indonesia...kita bisa karna kita berstu

buku favorit paska reformasi itu bang. 😂

Senangnya, ternyata ada yg tahu juga tentang buku itu ya? Eh kt bahas cikensop atau enny arrow? Hahahahaha....

buku yang kedua itu lebih tua lagi sepertinya bang, jamannya orde baru 😂

Huahahaha... Aduh, ga ngerti, saya lugu