Mengenang PT Arun NGL di Masa Jayanya |

Pembangunan kilang PT Arun NGL pada 1970-an yang dilakukan oleh PT Bechtel.
PT Arun NGL pernah menjadi penyumbang besar APBN pada tahun 1980-an. Waktu itu, Indonesia mengalami booming minyak dan gas. Produksi migas di Arun Field yang berlokasi di Aceh Utara, menjadi ladang gas terbesar di dunia.
Menjelang berakhirnya kontrak penjualan gas Arun Field ke Jepang dan Korea Selatan, saya mendapatkan tawaran penulisan buku tentang CSR PT Arun. Saya membuat judulnya Dari Arun untuk Lingkungan. Saya mengajak Masriadi Sambo dan Jafar Serambi untuk membantu.
Sayangnya, buku itu tidak pernah diterbitkan.
Sejak kehadirannya di tengah masyarakat, sudah terbangun hubungan saling membutuhkan antara PT Arun NGL dengan masyarakat lingkungan. Seiring dengan perkembangan waktu, hubungan itu terjalin kian erat sehingga perusahaan menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat, begitu juga sebaliknya.
Kami sangat berterima kasih atas dukungan masyarakat selama ini yang membuat PT Arun bisa survive sampai sekarang. Berbagai prestasi yang diraih perusahaan – selain berkat kedisiplinan dan profesionalisme para pekerja – juga berkat dukungan masyarakat lingkungan baik secara langsung maupun tidak. Kami sadar, perusahaan tidak bisa berjalan sendiri tanpa kepedulian masyarakat lingkungan. Sudah banyak bukti di berbagai daerah dan di berbagai negara, operasional sebuah perusahaan tidak berjalan maksimal karena disharmonisasi antara perusahaan dengan masyarakat lingkungan.
Dalam menjaga pola komunikasi itulah, kami terus berupaya berbagi dengan masyarakat Aceh, juga masyarakat Indonesia secara luas. Jauh sebelum kita mengenal istilah corporate social responsibility (CSR), PT Arun sudah membangun kepedulian terhadap masyarakat melalui community development yang ikut berperan aktif dalam mendukung kesitimewaan Aceh dalam bidang agama, pendidikan, dan adat istiadat. PT Arun juga peduli terhadap masalah sosial dan perekonomian dengan mengalokasikan dana untuk membantu masyarakat setiap tahun.
Sebagai perusahaan nirlaba dan di tengah cadangan gas yang kian menurun, kemampuan PT Arun menyalurkan bantuan di berbagai bidang pun kian menurun belakangan ini. Bahkan ketika produksi gas di ladang Arun mencapai puncaknya pun, apa yang kami berikan kepada masyarakat masih sangat terbatas.
Namun, kami terus berusaha memperbaiki pola seleksi, pola distribusi, kelompok sasaran, sampai kepada evaluasi agar kontribusi PT Arun bisa lebih efektif, efisien, dan berdampak jangka panjang. Untuk itulah kami juga fokus pada transformasi teknologi dan pendidikan bagi generasi muda, terutama di Aceh. Dengan demikian, kehadiran PT Arun memberikan manfaat berkelanjutan.
PT Arun juga berupaya menjadi perusahaan yang ramah lingkungan. Berbagai penghargaan yang sudah kami terima, semakin memotivasi kami untuk menjadi perusahaan yang ramah bagi masyarakat dan ramah bagi lingkungan. Konsep go green bagi kami sudah menjadi perilaku keseharian sebagai bagian masyarakat dunia untuk menyelamatkan bumi. Kami percaya, apa yang kami berikan itulah yang akan kami terima, baik untuk masyarakat maupun bagi alam.
Terbitnya buku ini menjadi bagian dari upaya kami untuk terus mengingatkan dan memperbaiki diri dalam berinteraksi dengan masyarakat dan alam. Harapan kami, buku ini juga bisa memberikan inspirasi bagi masyarakat luas dan perusahaan lain agar kita bisa terus meningkatkan kualitas hubungan di masa mendatang.[]
Foto latihan pemadam kebakaran di PT Arun NGL.
Foto-foto: Dok. Humas PT Arun NGL.

🎉 Congratulations!
Your post has been upvoted by the SteemX Team! 🚀
SteemX is a modern, user-friendly and powerful platform built for the Steem community.
🔗 Visit us: www.steemx.org
✅ Support our work — Vote for our witness: bountyking5
Congratulations... I have recommended this post to get support from Steemchiller and Realrobinhood.