The diary game : Senin 6 Juli 2026. Kerja nyata dan Kebersamaan
Selamat sore teman-teman semua
Bersua hari dalam cerita harian ku. Sedikit canggung, Mohon dimaklumi karena dah lama gak nulis....
Ku awali pagi ini dengan mandi pagi, Kemudian berwudhuk dan menyelesaikan tugas ku sebagai hamba yang selalu berharap ridha dari - Nya.
Tidak lupa aku sedikit wiridan sembari berdoa, Semoga apa yang akan aku lakukan hari ini berkah untuk keluarga ku, Dan juga akan menjadi ibadah bagi ku.
Masih seperti dulu, Pagi-pagi sekali aku membuka usaha toko ku. Belum ada aktivitas siknifikan di toko ku. Anak-anak juga masih dalam masa libur sekolah, Jadi toko agak sepi ketika pagi hari.
Aku menata kembali barang-barang toko ku. Merapikan dan juga menyapu debu dibarang, atau apapun yang terkadang harus ku lakukan setiap memulai membuka toko ku. Tujuannya adalah terlihat rapi sehingga mengundang pelanggan.
Belum juga banyak hal yang dapat aku lakukan, Aku harus beralih kelainnya. Toko ku mendapatkan pasokan semen dari distributor. Hal yang sudah jarang selama akhir-akhir ini. Kebutuhan semen melambung sejak awal Mei. Isu beredar, Produksi bermasalah sehingga pasokan ke toko-toko terhambat.
Aku pikir, Aneh juga ini negara KONOHA. Saat krits begini, saat-saaat pembangunan infrastruktur di galang habis-habisan. Kok ini bisa terjadi ?...
Mungkin semua tahu, Harga semen yang merupakan matrial utama pembangunan itu saat ini tidak menentu. Itu bisa melambung dari awalnya hanya Rp 62.000 merek Andalas dan Rp 52.000 merek Rajawali, Sekarang semua merek dijual sama dipasaran. Bisa mencapai Rp 75.000 lo !!!!
Selang beberapa jam kemudian, Aku pergi ke Bank Syariah Indonesia unit Simpang Muling. Sebenarnya ini yang paling membuat aku bosan. Mengambil nomor antri kemudian menunggu hingga sampai puluhan menit, Bahkan terkadang bisa sampai 1 hingga 2 jam. Namun apa boleh buat, Untuk menghemat biaya aku terpaksa melakukannya setiap hari Senin. Senin aku memiliki storan lumayan banyak, Jika aku titip ke loket Agent. Itu akan memakan banyak biaya.
Aku kembali ke toko dan beraktivitas kembali di toko ketika hingga sore hari.
Malam setelah pengajian rutin bakda Magrib, Aku memabawa keluarga ku. Ikut serta tetangga ruko ku. Kami berkumpul untuk makam bersama. Bukan makan nasi, Namun hanya makan mie Bakso yang ada di Simpang Rangkaya. Emang enak ya, ngumpul dengan banyak orang sambil makan yang penuh cerita dan tawa.
Hanya ini, semoga semua bisa membacanya, Terimakasih untuk semua




I love how you've shared your morning routine with us, starting with prayers and setting intentions for the day. Your dedication to your faith and business is truly inspiring! 🙏💼