Indahnya Masjid Cheng Ho Batam di malam hari
Di penghujung Aku dinas di Kota Tanjungpinang, barulah Aku mendapatkan khabar bahwa di Batam ada Masjid Cheng Ho. Hasrat kuat Aku untuk salat di sana dengan menyisihkan satu malam tinggal di kota Batam sebelum esok harinya terbang ke Medan.
Pada hari Sabtu, 20 Desember 2025, Aku menyebrang dari Kota Tanjungpinang via kapal ferry menuju Batam. Melalui pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang menuju Pelabuhan Telaga Punggur kota Batam. Pagi hari Aku berangkat sekitar pukul 09.15 WIB. Tiba di Batam sekitar pukul 10.30 WIB. Agak lama karena laut bergelombang. Tak apa yang penting selamat.
Masjid Cheng Ho Kota Batam
Waktu pun berlangsung cepat dan dengan segala aktifitas singkat di Batam, Aku baru bisa salat di Masjid Cheng Ho pada waktu salat isya. Malam itu cuaca bersahabat. Tak turun hujan. Masjid ini terletak di pinggir jalan, lokasi tepatnya di Tanjung Buntung, Kec. Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau. Saat tiba di lokasi, ungkapan kagum tak terbendung melihat Masjid dengan ornamen arsitektur Tiongkok menjadi pilihan. Warna serba merah menyala sangat identik di saat hari keramaian Cap Go Mei, perayaan hari raya Cina.
Dua Menteri RI resmikan Masjid Cheng Ho
Selama ini Aku tahu hanya beberapa wilayah yang terdapat Masjid Cheng Hoo, seperti Surabaya, Palembang, Jawa Tengah dan lain-lain. Rupanya didepan mata (beberapa kali di Batam) ada juga Masjid ini dibangun di atas lahan seluas 6.400 meter persegi dan diresmikan pada tahun 2015. Tepat pada 21 Februari 2015 dua Menteri menandatangani prasati peresmian Masjid Cheng Ho, yaitu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Bapak Dr.Ir. Dwisuryo Indroyono Soesilo dan Menteri Pariwisata, Bapak Dr.Ir. Arief Yahya, M.Sc.
Masjid yang unik dan bernuansa Tiongkok merupakan satu-satunya Masjid yang berada di Kepulaun Riau (Kepri). Masjid ini juga menjadi salah satu Destinasi wisata religi baik bagi masyarakat kota Batam khususnya dan Kepri pada umumnya. Ada juga warga muslim mancanegara yang hadir kemari selain wisatawan domestik. Sekali memandang maka akan kagum akan keindahan dan pancaran lampu masjid ini. Masjid ini didirikan sebagai mengenang sejarah perjalanan seorang Laksamana Tiongkok beserta anak buahnya ke Indonesia dan membawa ajaran-ajaran agama Islam pada saat itu.
Area dan tempat istirahat di Masjid
Bergaya di depan pagar masjid
Area parkir masjid
Masjid ini mempunyai halaman tak cukup luas namun juga tak begitu sempit. Area luar masjid yang terpagar dan disiapkan tenpat duduk menjadi tempat rehat pengunjung. Ada juga lokasi yang disiapkan buat pengunjung duduk melantai. Kelemahannya adalah tempat parkir kendaran yang terlalu sempit. Untuk mobil didepan luar pagar masjid, dekat jalan. Sepeda motor dilambung kiri masjid saat kita masuk kearea masjid.
Tempat penitipan sandal
Tempat Wudhu
Aku menikmati dan mencari tahu fasilitas yang berada di luar masjid sebelum masuk. Azan isya berkumandang jelas. Ada tempat wudhu pria dan wanita disisi kiri dan kanan masjid. Bersih dan airnya pun segar. Ada juga tempat titipkan sandal dan sepatu. Ya, warna merah juga catnya.
Suasana ibadah di dalam masjid
Aku sudah masuk kedalam masjid. Memandang sekeliling masjid. Tak terlalu luas didalam masjid. Aku melihat mihrab yang terdapat juga mimbar masjid yang sederhana. Di dinding sisi kiri dan kanan pada shaf pertama terdapat kipas angin dan dua televisi yang menampilkan waktu salat dan informasi lainnya. Tidak ada Air Conditioner (AC) didalam masjid. Mungkin karena tak ada pintu penutup masjid. Jamaah salat isya waktu itu cukup ramai. Kita juga dapat melihat kain gorden pembatas salat antara laki-laki dan wanita. Kain gorden warna kuning keemasan.
Indahnya karpet dan lampu
Oh iya, karpetnya sangat empuk. Masih baru kelihatannya. Warna hijau gelap. Jika melihat keatas terdapat lampu yang tergantung. Lampunya pun menurutku tidak terlalu mewah, cukup sederhana mampu menjadi bagian dari penerang masjid.
Bersama Ustad Marsyapwan
Tak banyak yang bisa Aku informasikan tentang masjid ini. Tentunya, sedikit ulasan akan mampu menggugah hati umat Islam saat berkunjung ke Kota Batam agar singgah salat di Masjid ini. Masjid yang indah, unik dan bermandikan cahaya di malam hari. Aku sudah salat di sini dan ditemani oleh ustad ternama di Kota Batam, Ustad Marsyapwan, Lc.
Demikian ulasan singkat dan semoga bermanfaat buat rekan-rekan sekalian.
https://maps.app.goo.gl/u5zd8zDgLuuDhsdk8?g_st=aw
Salam semangat ke Masjid @hoesniy










mantap gure, meah bunoe teungoh na acara
Siap.tks Adoe
Dear hoesniy, excellent pin! Pin curated for Steem Atlas. We appreciate you pinning with us!
Pin stats:
🟢 Beneficiary: 20%
🟢 Delegator: ✓
🟢 Witness Vote: ✓
View your post on Steem Atlas here:
https://steematlas.com/@hoesniy/indahnya-masjid-cheng-ho-batam-di-malam-hari
Terima kasih cekgu atas motivasinya.
Thank you for posting this on Steem Atlas.
To help improve your posts on Steem Atlas, and increase your chances of winning in the Atlas Challenge, check out these 21 Tips.
Thank you for setting a beneficiary to @steem-atlas, it will help the project grow.