SC-S33/W6- "Explore and Review"- The city's attractive restaurants, cafes and food courts.
Menikmati Kelezatan Otentik Mie Kepiting di Dapu Mie Bing
Selamat malam sahabat Stemian. Beberapa waktu lalu, saya dan istri menyempatkan diri untuk berwisata kuliner ke salah satu tempat makan yang sudah sangat ternama dan menjadi favorit banyak orang, yaitu Dapu Mie Bing.
Perjalanan dari kediaman kami menuju ke lokasi memakan waktu sekitar 30 menit. Meskipun lokasinya berada di pelosok pedalaman dan cukup jauh dari pusat keramaian kota karena terletak di kawasan pesisir Aceh, kedai ini berhasil membuktikan keunggulannya.
Kerja keras para staf dalam menyajikan hidangan lezat secara konsisten terbukti sukses menyedot perhatian banyak pengunjung dari berbagai daerah setiap harinya.
Nama "Mie Bing" sendiri diambil dari bahasa Aceh, di mana kata bing memiliki arti kepiting. Kedai ini sebenarnya menyediakan beragam olahan seafood segar seperti mi udang dan hidangan laut lainnya, namun tak dapat dipungkiri bahwa mi kepiting merupakan sajian utama paling dominan yang selalu diburu oleh para pelanggan.
Setibanya di sana, kami disambut oleh suasana yang sangat ramai dan padat. Para pengunjung tampak memadati berbagai sudut, mulai dari area indoor, outdoor, hingga pondok-pondok kayu estetik yang berdiri anggun di atas permukaan air laut.
Sistem pemesanannya cukup fleksibel; kita bisa duduk santai menunggu pelayan datang membawa daftar menu atau langsung menuju meja kasir.
Saya pribadi memilih untuk memesan langsung di kasir agar prosesnya bisa lebih cepat. Mengingat padatnya pengunjung, waktu tunggu hingga makanan disajikan tergolong sangat wajar, yaitu sekitar 30 menit.
Hari itu, kami memesan dua porsi mi kepiting yang disandingkan dengan minuman segar berupa es teh dingin dan air mineral.
![]() | ![]() |
|---|
Begitu mangkuk mi mendarat di meja, aroma rempah yang harum langsung menggugah selera. Dari segi cita rasa, mi kepiting di sini benar-benar lezat, gurih, dan otentik.
Perpaduan bumbu rempah khas Aceh yang kaya berpadu sempurna dengan gurihnya kaldu serta manisnya daging kepiting segar.
Setiap suapan menyajikan tekstur rasa yang mewah, membuat perjalanan jauh yang cukup menyita waktu tadi terasa terbayar tuntas. Saya dan istri benar-benar menikmati momen makan bersama tersebut.
Mengenai harga, satu porsi mi kepiting di sini dibanderol seharga Rp60.000 (atau setara dengan 3.40 USDT, berdasarkan konversi 1 USDT = Rp17653).
Jika dibandingkan dengan mi biasa yang umumnya berkisar Rp10.000 (sekitar 0.57 USDT), nominal ini mungkin terasa lumayan bagi sebagian orang.
Namun, mengingat kepiting disini memiliki citarasa yang berbeda dan pasokannya tergolong sulit di pasaran, harga tersebut menurut saya sangat masuk akal dan sepadan dengan kualitas rasa yang disajikan.
Di samping kelezatan makanannya, nilai tambah utama dari Kedai Dapu Mie Bing adalah suasananya yang menenangkan.
Sensasi menyantap mie rempah yang masih panas di dalam pondok kayu pinggir laut sambil dibelai angin sepoi-sepoi memberikan pengalaman bersantai yang sangat berkesan.
Tempat ini juga sangat cocok untuk sekadar nongkrong menikmati segelas kopi dengan harga yang lebih terjangkau. Pelayanan yang ramah, cita rasa masakan yang juara, serta pemandangan laut yang indah membuat kedai ini sangat layak untuk dikunjungi kembali bersama keluarga tercinta di hari libur.
🕙 Hari dan jam operasi: Sabtu-Kamis , 10.00-22.00 WIB, Jumat, 13.30-22.00 WIB.
🚩 Alamat lengkap, Lancok, Kec. Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, Aceh Peta Google
💁♂️ Media sosial di Instagram : https://www.instagram.com/dapu_miebieng
🗓️ Waktu kunjungan :Minggu ,28 September 2025,17.08 WIB.
📍 Lokasi di peta Steem Atlas: [//]:# (!steematlas 5.141305 lat 97.185207 long Dapu Mie Bieng d3scr)
![]() |
|---|








