Pelatihan Ketiga Membuat Permen Hias Untuk Acara Pesta
Oke guys, balik lagi di cerita pelatihan tataboga kami. Nah, kali ini masuk ke pelatihan ketiga, dan jujur ini seru banget karena beda dari dua sesi sebelumnya. Kalau kemarin-kemarin kita bikin sesuatu yang ada proses masaknya, sekarang kita bikin hal yang unik yaitu permen hias lilit lidi
Yang nantinya akan dipakai untuk acara penutupan. Iya guys, semacam hiasan gitu yang biasanya dipakai di pesta-pesta, yang nanti direbutin sama anak-anak kalau acaranya udah selesai. Pokoknya lucu banget hasilnya!
Seperti biasa, sebelum mulai pelatihan, kami makan siang bareng dulu yang sudah disiapkan sama panitia. Udah jadi kebiasaan banget sih, makan dulu biar tenaga terisi baru lanjut praktek. Setelah selesai makan, pelatih pun datang bawa alat-alatnya lengkap.
Ada permen kecil-kecil (model permen warna-warni), tusuk lidi, kertas manila yang warna-warni juga, double tape, benang, dan gunting. Pas lihat alatnya aja kita udah kepo banget, “Ini nanti jadinya apa sih?” Tapi setelah pelatih kasih contoh—eh ternyata cantik banget guys!
Setelah semuanya siap, pelatih mulai kasih tutor cara buatnya. Jadi langkah pertama kami ambil 3–4 permen kecil, lalu diiket atau dilem di ujung tusuk lidi. Ada dua pilihan bisa pakai benang, atau langsung ditempel pakai lem. Kalau aku sih langsung pakai lem aja biar cepat dan nempel kuat. Setelah permennya udah keikat rapi di ujung lidi, baru deh lanjut proses menghias.
Nah bagian hiasannya ini pakai kertas manila. Bisa dipotong zigzag, melengkung, atau model biasa juga nggak apa-apa. Setelah dipotong, tinggal dililit dari ujung ke ujung lidi sampai menutupi seluruh batangnya.
Pokoknya makin rapi makin bagus. Kelihatannya mudah ya, tapi pas dicoba sendiri… hmm ternyata lumayan juga guys! Tantangan utamanya itu nempelin permen di ujungnya kadang belum kering, eh udah lepas lagi. Terus ngelilit manila-nya harus hati-hati biar nggak sobek.
Tapi seru banget sih prosesnya. Ibu-ibu lain masih “1… 2… 3…” baru selesai satu, aku alhamdulillah udah bisa buat beberapa. Cepet banget karena aku penasaran sama hasil akhirnya.
Lama-lama jadi ketagihan sendiri. Dan bener aja, setelah jadi, hasilnya cantik banget, warna-warni, dan keliatan kayak hiasan khas acara adat. Pelatih bilang kalau ini biasanya dipakai di acara pesta dan jadi rebutan anak-anak.
Dari pelatihan ini aku jadi makin tahu banyak soal tradisi dan dekorasi kecil kayak gini. Ternyata budaya Jawa dan Melayu punya hal-hal kecil yang lucu tapi penuh makna, dan dipraktekkan di acara-acara keluarga. Seru banget bisa belajar hal baru yang nanti pasti kepakai kalau bikin acara sendiri.









Curated By: @damithudaya