The Diary Game (Kamis, 08 Januari 2026) Mengupas Biji Pinang

in Be Happylast month

‎سَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Hai sobat steemian semuanya dimanapun anda berada, bagaimana kabar anda hari ini? semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT, Aamiin. Hari ini saya kembali membagikan aktivitas sehari-hari dalam The Diary Game.

IMG_5612.jpeg

Mengupas pinang berdua dengan anak

Pagi ini cuaca sangat tidak bersahabat karena awan sangat mendung. Sebenarnya sejak tadi malam mulai pukul 00:30, angin bertiup kencang dan diikuti kilatan dari langit serta suara gemuruh yang bersahutan. Sampai-sampai saya tidak merasa tenang tidur di rumah dan memaksakan diri kembali lagi ke tempat usaha untuk tidur di sana.

Saya merasa sangat khawatir bila turun hujan lebat karena tempat usaha berada berdekatan dengan sungai. Bila di kawasan pegunungan turun hujan lebat, maka dapat dipastikan beberapa desa yang ada di bawah akan kebanjiran. Semua orang masih merasa trauma kejadian banjir yang terjadi sebulan yang lalu. Di beberapa wilayah terdampak yang diakibatkan oleh banjir masih dapat dilihat hingga sekarang.

Hujan yang turun pada pagi hari ini bertepatan dengan pelajar datang ke sekolah, sehingga banyak diantara mereka harus berlarian menghindari agar tidak basah. Begitu pula orang tua yang mengantarkan anaknya ke sekolah, terpaksa harus mencari emporan toko atau teras rumah orang untuk berteduh.

Meski anak-anak sekolah terlihat sibuk saat pergi ke sekolah, tetapi suasananya sangat hening. Hampir tidak terlihat aktivitas warga melakukan kegiatan mereka masing-masing. Seakan-akan mereka seperti dilanda keakuran musibah banjir besar akan terulang kedua kali.

IMG_5592.jpeg

IMG_5593.jpeg



IMG_5596.jpeg

Suasana saat hujan turun pada pagi hari

Setelah makan siang dan hujan mulai mereda, saya mengajak putra saya untuk mengupas biji pinang yang dipetik di kebun dua hari yang lalu. Saya mengajari putra saya bagaimana cara menjalani kehidupan dan bekerja supaya bisa menghasilkan uang. Saat ini putra saya masih berada dirumah karena belum bisa balik ke dayah ke tempat tempat dia menuntut ilmu karena diliburkan sementara efek dari musibah banjir yang melanda hampir seluruh provinsi Aceh.

Dulu, buah pinang di kebun sering saya abaikan dan tidak pernah memetiknya. Saya hanya fokus pada tanaman kakao saja. Tetapi sejak mendengar harga jual biji pinang mengalami kenaikan, saya berpikir tidak ada salahnya dipetik, dikupas, lalu dijual untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Satu persatu buah pinang saya belah menjadi dua bagian, lalu bijinya dicungkil oleh putra saya.

IMG_5607.jpeg





Membelah dan mencungkil biji pinang

Setelah menunaikan sholat Ashar, saya pergi ke kebun sebentar untuk melihat keadaan di sana. Biasanya pada sore hari ada kawanan monyet yang datang ke kebun untuk memetik buah kakao. Kawanan monyet ini sering mengganggu tanaman kakao saya, bahkan buah pinang dan kelapa juga sering dirusak oleh mereka.

Saat hendak pulang ke rumah saya singgah sebentar dipinggir lapangan sebak bola untuk melihat anak-anak dan orang dewasa bermain layangan. Meski cuaca terlihat mendung, tetapi tidak menyurutkan semangat mereka menaikkan layang-layang setinggi-tingginya dan saling berlomba layangan siapa yang paling bagus saat berada di udara.



IMG_5618.jpeg

Melihat orang-orang bermain layangan

Demikian cerita singkat saya dalam tajuk The Diary Game pada edisi kali ini. Terima kasih atas waktunya berkenan membaca tulisan saya ini dan memberi dukungan sebagai penyemangat bagi saya untuk selalu menghadirkan karya-karya yang lebih baik lagi.

Semua foto yang ditampilkan pada postingan ini menggunakan;

camera Picturesmartphone
ModeliPhone 12 Pro Max
iOS18.6.2
Original picture@yuswadinisam
LocationMeunasah Meucat, Nisam, Aceh, Indonesia

Salam hormat,
@yuswadinisam

Steem.png

About Me

Sort:  

--

TEAM 8

Congratulations! This post has been voted through steemcurator08 We support quality posts, good comments anywhere and any tags.


1767244330135.png

Curated by : ngoenyi

 last month 

Thank you very much @ngoenyi and @steemcurator08 for supporting my post

Semoga biji pinang akan terus naik harganya, lumayan buat tambah jajan

 last month 

Benar @ustazkarim, setidaknya cukup buat jajan anak yang sedang menimba ilmu pendidikan di dayah Blang Bladeh, Bireun