Mie Sabe Mangat Mie Legendaris Yang Selalu Ramai
Masyarakat setempat menyebutnya Mie yahwa kembar karena yang berjualan saudara kembar dari pulau weh sabang dan menetap di lambaro angan, mie ini sudah berdiri dari tahun 1988, warmindo yang setiap hari ramai apalagi musim hujan, sore dan malam waktu waktu pengunjung penuh sampai harus mengantre sampai pengunjung juga rela duduk berlesahan.
Di area belakang warmindo,Tersedia tempat tinggi di samping area seperti pasar dilentangkan karpet plastik oleh pemilik warung untuk orang yang ingin duduk lesehan, bagi pengunjung yang belum kebagian tempat duduk biasanya mereka menunggu di tempat parkir jika ada meja kosong lansung masuk,
untuk area parkir sendiri lansung di depan warmindo.
Awal awal di buka masih warung kecil dengan konsep warkop lalu dibuka lapak lapak pintu pintu lagi di sampingnya karena tidak sanggup lagi mengampung membludaknya pengunjung, jika sudah pergi sekali pasti akan kembali lagi seperti yang saya rasakan karena rasanya yang bikin candu terutama kuahnya sedang hujan hujan sungguh nikmat.
Saya pergi dengan adik saya dan adik sepupu saya, saat kami pergi cuaca sedang mendung syukurlah pas sampai hujan baru turun deras kami lansung duduk memilih bangku di area belakang karena di depan sudah penuh di dalam juga sudah penuh jika di area lesehan saat hujan tidak bisa duduk basah terkena tempias air hujan.
Ketika tiba teman teman lansung duduk saja nanti ada abang abang yang sedang membersihkan meja atau lewat lansung pesan saja, kesan pertama bagi saya mengingatkan kampung halaman nenek saya karena suasana dulu tempat yang sudah dimakan zaman, dan kesan pertama saya juga shock kenapa ramai sekali padahal cuma indomie.
Tapi saya tahu jawabannya ketika mie kami tiba di atas meja wanginya enak sekali, di atas meja juga sudah tersedia gorengan dan telur rebus, di area pintu warmindo banyak sekali kerupuk bergantungan tinggal pilih saja mau yang mana banyak pilihan, untuk minuman bilang dari awal sama abang abang yang membawa pesanan kita karena bukan minuman botol.
Makanan cuman tersedia satu jenis yaitu mie jadi sebutkan saja lansung berapa jumlah yang akan di pesan, untuk tingkat kepedasan tinggal racik sendiri tersedia cabe cabe rawit di piring kecil dan juga gunting khusus memotong motong cabe rawit, rekomendasi saya jika mie sudah habis sisa kuah lansung campurkan dengan gorengan serasa makan bakso versi gorengan.
Disini sehari bisa dihabiskan tujuh sampai delapan dus mie instan, kalau untuk kuah mie bisa menghabiskan 4 tong kuah perharinya, semakin penasaran bukan teman teman yang belum berkunjung, wakth sudah menunjuk jam enam saatnya saya pulang karena takut magrib di jalan, ternyata disitu saya berdiri disitu lansung di serbu bangku yang saya duduk, untung saya tidak merasakan moment menunggu kursi.
🕙 Hari dan jam operasi: Setiap hari, 08.00-20.00 WIB
🚩 Alamat lengkap, [Peta Google] : Lambada Peukan, Kec. Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, https://maps.app.goo.gl/3vjCzBsr7BLqLX9KA
💁♂️ Media sosial di Instagram : -
🗓️ Waktu kunjungan : 19-Oktober-2025
📍 Lokasi di peta Steem Atlas:[//]:# (!steematlas 5.58844831 lat 95.39840698 long Mie Sabe Mangat d3scr)






Dear zera0111, excellent pin! Pin curated for Steem Atlas. We appreciate you pinning with us!
Pin stats:
🟢 Beneficiary: 25%
🔴 Delegator: ✗
🔴 Witness Vote: ✗
View your post on Steem Atlas here:
https://steematlas.com/@zera0111/mie-sabe-mangat-mie-legendaris-yang-selalu-ramai
How much does it cost in Steem ?