Camping Pertama Keluargaku di Pamah View

Salah satu area camping di Pamah View
Ide brilliant untuk pergi berwisata timbul setelah duduk minum kopi dan bercerita bersama rekan-rekan, yang awalnya hanya wacana saja namun semakin dibahas semakin serius untuk direncanakan dengan matang. Mulailah ditanyakan dengan pasti siapa-siapa saja yang akan ikut pergi, dan ternyata tidak seperti biasa bagi kami mendengar bahwa konsep wisata kali ini adalah menginap di tenda, namun dipikir-pikir seperti tantangan baru yang layak dicoba.
Waktu keberangkatan pun telah ditentukan, dengan lokasi tujuan bernama Pamah View yang berada di Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Sebuah destinasi wisata yang tergolong baru dan populer dengan kesejukan, keasrian dan keindahan alamnya, sangat cocok untuk healing menghilangkan penat di kepala dan berlibur bersama keluarga.
Maka tibalah waktu kami berangkat, dan memilih waktu untuk bergerak di malam hari, agar bisa sampai di lokasi tujuan ketika matahari mulai terbit menyinari seisi alam. Kami menempuh perjalanan sekitar lima jam, dan setibanya di sana kabut tipis menyambut kedatangan kami di area yang dikelilingi pohon-pohon yang menjulang, dengan udara pegunungan yang dingin menusuk pori-pori.

Khalif sedang memilih tenda untuk kami tempati
Khalif, si sulung tampak sudah siap dengan perannya sebagai asisten komandan, ia membantu saya menentukan lokasi tenda yang akan kami tempati, ya kami belum punya tenda sendiri karena ini camping pertama bagi kami, tidak ada peralatan apa pun yang kami bawa selain makanan-makanan ringan dan minuman. Di sisi lain, baru saja pintu mobil dibuka, Kahfi dan Keenan sudah sudah menemukan surga mereka, sebuah aliran sungai kecil dengan air bening yang mengalir di sisi kanan perkemahan.
Tragedi Bibir Biru yang Menggemaskan
Momen yang tidak akan kami lupakan adalah saat sore menjelang. Suhu udara mulai turun drastis, tapi bagi Kahfi dan Keenan, air sungai yang dinginnya seperti es itu justru terlihat sangat menggoda. "Ayo Kahfi, Keenan, sudah ya main airnya! Nanti kedinginan," seru istri saya sambil menyiapkan handuk kering.
Bukannya naik, Kahfi justru tertawa sambil mencipratkan air ke arah Keenan. Keenan, yang masih kecil, hanya bisa tertawa cekikikan meski badannya sudah mulai gemetar kecil. "Dingin, tetapi seru, Papa!" teriak Kahfi dengan bibir yang mulai terlihat membiru karena suhu air pegunungan yang ekstrem.
Istri saya melirik saya dengan tatapan yang seolah berkata "tolong bantu aku menangani mereka", sementara Khalif hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat tingkah kedua adiknya. "Ayo dik, kita mau sebentar lagi mau lihat ikan yang besar lho!" rayu Khalif, yang akhirnya berhasil membuat kedua petualang air itu menyerah dan mau dibungkus dengan handuk tebal.
Kehangatan di Bawah Bintang

Saya dan istri berkeliling waktu malam
Malam harinya, suasana berubah menjadi tenang. Di depan api merah keunguan, kami bersama keluarga rekan-rekan lain duduk melingkar. Khalif ikut bersama saya memanggang ikan, sementara Kahfi dan Keenan, yang tadi hampir membeku, sekarang sudah kembali ceria dan bermain dengan anak-anak sebayanya yang baru mereka temui.
Kami beristirahat langsung di bawah kerlipan bintang, saya melihat wajah-wajah lelah namun bahagia. Di Pamah View kami ternyata tidak hanya akan bercerita pengalaman bagaimana rasanya tidur di dalam tenda, tetapi juga akan berbagi memori yang mungkin akan terus kami kenang dan ini akan menjadi awal yang hebat untuk menyusun rencana camping selanjutnya lagi nanti.
Gallery Video Suasana
Istri dan anak-anak saya sedang bermain ayunan
Saya memperhatikan awan bergerak di atas pegunungan
Saya duduk santai merelaksasi pikiran
Kami sekeluarga keluar dari tenda di pagi hari
Anak-anak bermain ceria di malam hari
Checklist Camping Keluarga
Agar petualangan kami berikutnya semakin lancar, saya pikir perlu membuat daftar benda yang harus disiapkan:
Kenyamanan
- Jaket tebal dan sweatshirt
- Kaus kaki tebal
- Matras angin atau alas tidur yang empuk
Logistik
- Stok makanan ringan dan biskuit
- Jagung manis untuk dibakar bersama
- Mie instan atau bubur instan
Kesehatan & Kebersihan
- Minyak kayu putih atau balsem hangat
- Plester dan obat luka ringan (P3K)
- Tisu basah dan tisu kering dalam jumlah banyak
- Sabun antiseptik
Hiburan Anak
- Senter masing-masing untuk setiap anak (mereka akan merasa seperti penjelajah sungguhan)
- Bola kecil atau mainan pasir (akan berguna untuk main di pinggir aliran air)
Penilaian dan Rekomendasi
Bagi Anda yang suka kegiatan camping, yang baru mau mencoba bagaimana rasanya camping, atau sekadar untuk merasakan sensasi bermalam dalam balutan suasana alam nan hijau, maka Pamah View sangat layak masuk dalam daftar tempat wisata Anda.
Fasilitas yang tersedia di Pamah View pun sangat lengkap untuk mendukung aktivitas liburan Anda, ada penginapan kabin dan area camping, kolam buatan yang dialiri air terjun kecil, serta juga dilengkapi kafe, mushola, toilet dan area bermain anak.
Budget Menginap
Tenda 50000-100000 (50-100 Steem) / malam
Pondok Tenda 120000 Rupiah (120 Steem) / malam
Kabin 400000-800000 (400-800 Steem) / malam
Pamah View menawarkan pengalaman yang tidak biasa bagi siapapun yang berkunjung, saya dapat membagikan informasi tambahan tentang tempat ini:
| 🛣️ Alamat | Desa Telagah, Kecamatan Sri Bingai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia |
| 📌Lokasi di Google Maps | https://maps.app.goo.gl/Z5YRT536G7WBgLEb6?g_st=ac |
| 📌Lokasi di Steem Atlas | //:# (!steematlas 3.2831619 lat 98.378084 long Pamah View d3scr) |
| 🎟 Tiket Masuk | 20000 Rupiah (20 Steem) / orang |
| 🕖Jam Buka | Setiap Hari 07.00-18.00 Waktu Indonesia Barat |
| 📞Nomor Kontak | +628126908990 |
| 📱Media Sosial Instagram | https://www.instagram.com/pamah_view |
| 🏕Kunjungan Terakhir Saya | 14 September 2025 |

Thank you for sharing on steem! I'm witness fuli, and I've given you a free upvote. If you'd like to support me, please consider voting at https://steemitwallet.com/~witnesses 🌟
🎉 Congratulations, @fajrularifst!
Your post Camping Pertama Keluargaku di Pamah View was rewarded by CCS Curation Trail
“Home is where your heart is ❤️.”
👉 Join the CCS Curation Trail | Community Invitation
✅ Vote for visionaer3003 as witness