Santai sore bersama yang tersayang

Hagoe's Village: Jan, 30th 2026
Jum'at pagi, aku bangun seperti biasa untuk melaksanakan sholat subuh sebelum melakukan kegiatan lainnya.
Cuaca pagi di wilayah kami terlihat cerah, dan memang tidak turun hujan hampir sebulan terakhir. Padahal sebelumnya di akhir bulan November tahun lalu, kami mengalami kondisi cuaca ekstrim dan siklon senyar yang menyebabkan banjir yang cukup parah.
Perubahan cuaca dari musim penghujan dengan frekuensi hujan yang cukup tinggi, kemudian berganti dengan cuaca yang cukup panas dan tidak turun hujan lagi dalam waktu yang cukup lama.
Mengantarkan si kecil AlviraPagi ini aku akan mengantarkan si kecil Alvira ke sekolahnya sekalian aku akan ke kantor Puskeswan Matangkuli untuk melakukan presensi pagi ku.
Istriku juga ikut serta denganku, karena dia ingin membeli sarapan paginya di Keudee Matangkuli. Dan setelah melakukan presensi serta membeli menu sarapan pagi, kami pun segera kembali ke rumah kami.
Sarapan pagiIstriku juga membelikan ku menu sarapan pagi berupa lontong sayur di Keudee Matangkuli sehingga pagi ini aku hanya perlu membuat kopi espresso panas tanpa gula saja sebagai menu sarapan pagi ku.
Biasanya aku hanya sarapan dengan menu sederhana berupa kopi espresso dan sebutir telur rebus, tetapi pagi ini ada penambahan menu sarapan, yaitu lontong sayur.
Lontong sayur ini sendiri memiliki jumlah kalori yang cukup banyak karena dibuat dari bahan beras (lontong), dan aneka bumbu serta menggunakan santan kelapa.
Disisi lain aku membatasi asupan karbohidrat di pagi hari. Tetapi sekali-sekali tidaklah mengapa, asal tidak keterusan. Terkadang kita juga perlu "memanjakan" lidah kita dengan makanan favorit.
Ikan SaleePagi ini adikku kembali mendapatkan ikan dari jaring ikan yang dipasangnya di sungai, walaupun jumlahnya hanya sedikit (dua ekor saja).
Berapa pun jumlahnya, itu tetap harus disyukuri. Dan adikku segera menyiangi ikan ini dan kemudian dilakukan proses pengasapan untuk menghasilkan Ikan Salee (Ikan asap) yang rencananya akan digunakan untuk menu kenduri arwah dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.
Hari ini aku bisa menyelesaikan sebuah postingan disela-sela kegiatan utamaku. Dan menjelang waktu sholat Jum'at, aku bersiap-siap untuk berangkat ke mesjid di kampung kami untuk melaksanakan sholat Jum'at.
BerbelanjaAku hanya istirahat saja di rumah setelah siang menjelang sore. Dan baru keluar rumah lagi setelah melaksanakan sholat ashar, karena aku akan melengkapi presensi sore di Puskeswan Matangkuli.
Di sore ini aku keluar rumah hanya bersama istri ku saja, karena si kecil Alvira sedang bermain dengan sepupunya yang sedang membereskan rumah mereka.
Biasanya si kecil Alvira selalu minta ikut, tetapi karena sedang asyik bermain, tidak tidak mau ikut bersama kami di sore ini.
Setelah melakukan presensi sore di Puskeswan Matangkuli, kami menuju Simpang Rangkaya untuk berbelanja barang kebutuhan kami seperti biasanya.
Sungai di depan rumahUsai membeli beberapa barang kebutuhan di Simpang Rangkaya, kami segera pulang ke rumah. Dan baru saja mematikan mesin motor, si kecil Alvira menghampiri ku dan mengajak kami ke sungai di depan rumah.
Kami pun mengambil perlengkapan serta air minum, kemudian menuju sungai di depan rumah kami, dimana sore ini banyak anak-anak desa kami yang sedang bermain disana.
Ketika debit air sungai berkurang, sungai ini sering dikunjungi oleh warga desa untuk berbagai tujuan seperti memancing ikan atau hanya sekedar duduk-duduk santai saja, menikmati suasana pedesaan dengan sungai yang jernih airnya.
Anak-anak sedang memancingYang memancing ikan di sungai tidak terbatas hanya orang dewasa saja, tetapi anak-anak desa pun biasanya ikut memancing ikan di sungai ini.
Hal ini juga pernah aku lakukan dulu saat aku masih kecil, dimana kami sering berada di sungai ini sepulang sekolah untuk sekedar mandi, memancing ikan atau makan siang bersama teman-teman.
Sebuah kenangan yang tak terlupakan, dimana teman-teman sebaya yang dulunya bermain bersama di sungai ini, sekarang sudah dewasa dan merintis takdir masing-masing, bahkan ada yang merantau ke negri orang.
Bila suatu saat nanti kami akan bertemu lagi, tentu tidak terlewatkan untuk bercerita kembali tentang kenangan masa kecil kami, terutama kenangan saat menghabiskan waktu kami di sungai ini.
Makan mie goreng di pinggir sungaiSaat kami berbelanja barang kebutuhan kami di Simpang Rangkaya tadi, kami juga membeli Mie goreng di tempat langganan, sehingga kami bisa menikmati suasana sungai di sore ini sambil menikmati mie goreng yang kami beli tadi.
Kami berada beberapa saat di pinggir sungai ini untuk menikmati suasana sore dan angin yang bertiup sepoi-sepoi, tanpa mandi di sungai. Karena istriku tidak ingin mandi di sungai pada sore ini.
Kemudian kami pun pulang ke rumah untuk bersiap-siap melaksanakan sholat magrib di rumah, karena sebentar lagi waktu sholat magrib untuk wilayah kami akan segera tiba.
Sekian postinganku kali ini. Stay Healthy and Fun, Ciao...!
@ alee75
Click Here 









Congratulations... I have recommended this post to get support from Steemchiller and Realrobinhood.
Terima kasih 🙏