The Diary Game |13 Januari 2026| Raihlah Masa Depanmu di Portal SNPMB
Hari-hari yang saya lalui sekarang berbeda dengan sebelumnya, perbedaanya hanya terletak pada suasananya saja, yaitu sebelum banjir, saat banjir dan pasca banjir. Walaupun masih dengan suasana resah dan gelisah serta gundah akibat banjir, namu diri ini harus tetap melaksanakan kewajiban, apapun itu.
Perjalanan pagi ini saya harus melewati jalan yang basah dan licin, serta kiri kanan jalan banyak tumpukan lumpur yang sudah dibersihkan oleh alat berat, yang mana lumpur itu dibawa kesisi kiri dan kanan dari badan jalan. Saya harus hati-hati melewati jalan ini, karena semalam turun hujan kini jalan dipenuhi sisa hujan sehingga jalan menjadi licin.
Disaat jam sudah menunjukkan pukul 07:30 wib, saya sudah berada di sekolah. Hari ini akan menjadi hari yang super sibuk, apalagi saya harus menghadapi kelas 3 yang akan mempersiapkan berbagai macam berkas untuk mendaftarkan akun SNPMB tahun 2026. Kesibukan ini tetap harus saya jalani dengan senyuman, dengan rasa bahagia agar sesuatu yang dikerjakan akan terasa ringan serta dapat dilewati dengan lancar dan mudah.
Selanjutnya saya mengumpulkan semua kelas 3, untuk membicarakan dan membahas tata cara pendaftaran akun SNPMB 2026 beserta dengan akun pendaftaran KIP - Kuliah. Saya menjelaskan tahap demi tahap, mulai dari para siswa yang menjadi siswa SNBP dan UTBK-SNBT.

Siswa mempersiapkan data untuk pendaftaran akun kuliah
Setelah pembahasan ini selesai, semua siswa mengisi formulir pendaftaran akun pendaftaran kuliah dan akun KIP Kuliah dengan menyiapkan berkas lainnya seperti:
- Kartu Keluarga,
- Paspoto berwarna, 3 x 4,
- Email aktif,
- Foto rumah,
- Surat kurang mampu,
- Foto bersama keluarga.
Mereka mempersiapkan ini dikarenakan mereka akan berangkat mengikuti Praktek Kerja Industri di Apotek Kimia Farma Banda Aceh, khusus untuk kelas XII.
Mereka juga menyimpan nomor Whatsapp yang aktif agar memudahkan bagi saya saat menghungi mereka, saya juga membuat 1 grop di whatsapp agar nanti bisa dengan mudah menghubungi mereka dan mudah memberi informasi.
Setelah bel pulang sekolah berbunyi, saya meninggalkan sekolah untuk kembali pulang kerumah. Namun, saya juga harus menuju ke MR DIY untuk mencari buku binder buat anak-anak. Pada MR DIY ini saya menuju ke lantai 2, karena lantai 2 ini yang menyediakan bermacam kebutuhan alat tulis dan sekolah. Setelah mencari dengan seksama, hasilnya tidak ada yang sesuai dengan pesanan anak-anak.
Saya menuju ke toko fotocopy dan Atk (Alat Tulis Kantor) yang ada di pusat kota Panton Labu, pada toko ini hanya tidak banyak pilihan, saya membeli 2 binder saja beserta dengan lembarannya. Setelah membayar dengan harga Rp 42.000, saya pun melanjutkan perjalanan pulang.

Teknisi memperbaiki mesin cuci
Disaat hari menjelang sore atau sekitar pukul 16:00 wib, saya berangkat ke warung untuk menikmati segelas kopi panas. Tempat ini sudah menjadi tempat untuk saya menikmati kopi bersama warna desa, sekaligus menjadi tempat berkumpul warga dan pemuda di saat siang maupun malam hari.
Selanjutnya saya juga ketempat kawan di desa ini juga untuk melihat mesin cuci yang diperbaiki olehnya. Mesin cuci ini menjadi macet dan bahannya menjadi keras akibat terendam banjir dan lumpur lebih kurang selama 20 hari.


Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
Terimakasih banyak dukungannya, semoga dirimu sulses selalu dan tercapai semua keinganannya, selamat beraktifitas.