Diary game, Membuat Bebarapa Menu Untuk Ibu Saya Buka Puasa Dan Mengambil Sembako Pada Tanggal 7/02/2026
Pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagi cerita tentang keseharian saya hari ini pada tabggal 7/02/2026.
Pagi dimulai seperti biasa. Saya bangun lebih awal untuk melaksanakan salat Subuh. Setelah itu, pastinya selalu ada rutinitas kecil yang menunggu. Saya membantu pekerjaan rumah tipis-tipis ,menyapu lantai, dan menjemur pakaian yang udah dicuci ibu saya tadi malam.
Hari ini memang tidak ada kegiatan berat. Pagi saya isi dengan belajar bahasa Inggris. Saya membuka catatan yang sudah saya buat sebelumya, mengulang beberapa kosakata, lalu mencoba mendengarkan percakapan singkat. Supaya tidak terasa kaku, dan juga saya selingi dengan menonton film. menurut saya belajar sambil menikmati cerita membuat suasana jauh lebih menyenangkan. Kadang berhenti sejenak hanya untuk menebak arti kalimat yang terdengar menarik lumayan biar bisa belajar vocab.
Siang nya, Ibu saya pulang dari sekolah. Beliau membawa beberapa belanjaan, seperti biasa Ibu saya sebelum pulang pas di ke pasar dulu untuk beli ikan sayur buah dan bahan-bahan lainnya, ada beberapa buah segar yang rencananya akan dijadikan es buah.
Selain itu, Ibu juga membeli sayur campur untuk dibuat kuah bening, kuah bening adalah request saya sebelum Ibu berangkat sekolah, ibu saya gak pernah lupa kalau soal request anak-anaknya Memang ibu paling the best. Ibu juga membeli handuk sapi atau babat, sebagian orang mungkin ada juga yang nggak suka, tapi bagi kami ini juga termasuk bagian terenak.
Karena cuaca hari ini panas banget, saya langsung berinisiatif menyiapkan es buah. saya mulai memotong semangka kecil -kecil, lalu buah pir, dan dilanjutkan dengan buah naga – buah kesukaan saya. Buah naga saya belah dua. Setengah masuk ke mangkuk es buah, setengahnya lagi saya nikmati sendiri. Rasanya manis segar, cocok sekali untuk siang hari ini yang terik.
Sementara itu, kakak saya menyiapkan sayur untuk kuah bening. Aroma bawang dan sayuran yang direbus perlahan mulai memenuhi dapur.
Ibu saya sibuk membersihkan handuk sapi sebelum digoreng. Suasana siang itu terasa hangat karna kami semua berkerja sama. ngobrol dan ketawa bareng.
Menu makan siang kami hari ini benar-benar sederhana, tetapi ini menu favorit saya, handuk sapi goreng, kuah sayur bening, dan nasi hangat. Kombinasi yang selalu berhasil membuat selera makan bertambah.
Apalagi sayurnya bisa dijadiin lalapan sama terasi, tadi sambil menunggu ku hanya matang kakak saya membuat sambal terasi ala dirinya sendiri walaupun warnanya agak aneh tapi ini rasanya benar-benar mantap
Hari ini juga ada jadwal pengambilan sembako di meunasah. Sebelumnya, setiap rumah sudah di kasi kupon. Ibu meminta kakak saya untuk mengambilnya. Alhamdulillah, isinya lumayan lengkap,beras, minyak, gula, mi jagung, dan telur. Bantuan ini terasa sangat berarti, apalagi setelah beberapa waktu lalu daerah kami terdampak banjir. Masih ada warga yang benar-benar membutuhkan, jadi sangat bermanfaat.
Setelah urusan dapur selesai, saya melanjutkan aktivitas kecil saya meracik es buah. Semua potongan buah dimasukkan ke dalam wadah. Adik saya membantu menambahkan air, lalu susu, dan terakhir es batu. Karena di rumah masih ada stok rumput laut,
saya menambahkannya ke dalam campuran. Teksturnya yang kerenyes krenyes memberi sensasi segar yang berbeda. Berhubung Ibu sedang berpuasa, saya juga menyiapkan satu gelas khusus untuk beliau, lengkap dengan buah favoritnya.
Malamnya, rutinitas kembali berjalan. Saya melaksanakan salat Magrib, lalu menghabiskan waktu sekitar dua jam untuk mengajari bocil-bocil belajar membaca. Ada rasa lelah, tetapi lebih banyak rasa bahagia, apalagi pas akhir bulan digaji lumayan buat jajan. Melihat mereka mulai lancar mengeja aja udah bahagia bangeet, mengenali huruf, dan membaca kata demi kata adalah kepuasan yang sulit dijelaskan. Setelah itu, saya menutup hari dengan salat Isya.
Kemudian tidak ada kegiatan lain. Saya merapikan tempat tidur, lalu beristirahat. Hari yang sederhana, penuh hal kecil, tetapi menyimpan banyak rasa syukur.
Terima kasih saya ucapkan untuk sahabat sudah membaca cerita keseharian saya hari ini.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh








