The Diary Gama 16-03-2026 Mengantar Khanduri Ke masjid

in Hot News Community10 days ago

IMG_0068.jpeg

antar khanduri ke masjid

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Halo teman-teman semuanya. Senang sekali bisa kembali menyapa kalian di komunitas luar biasa ini. Saya doakan kita semua selalu dalam keadaan sehat walafiat, diberi kemudahan dalam menjalankan ibadah, dan selalu berada dalam lindungan Allah SWT.

Tidak terasa sekarang kita sudah berada di hari ke-26 bulan Ramadan. Artinya, hanya tinggal beberapa hari lagi kita akan menyambut hari kemenangan, yaitu Hari Raya Idulfitri. Waktu terasa berjalan begitu cepat. Rasanya baru kemarin kita memulai puasa, sekarang sudah hampir sampai di penghujung bulan yang penuh berkah ini.

Seperti biasa, saya ingin menceritakan sedikit tentang keseharian saya hari ini.

Pagi tadi saya tetap bangun sahur bersama keluarga. Walaupun kali ini saya tidak berpuasa karena sedang periode, saya tetap ikut makan sahur bersama ibu dan adik-adik saya. Suasana sahur di rumah tetap terasa hangat walaupun tidak terlalu ramai. Setelah makan sahur, saya kembali tidur sebentar karena masih merasa sangat mengantuk.

Beberapa saat kemudian ibu saya membangunkan saya untuk membantu pekerjaan rumah. Saya mulai dengan menjemur pakaian yang sudah dicuci, kemudian menyapu lantai rumah. Saya juga membantu ibu melakukan beberapa pekerjaan rumah lainnya. Biasanya kalau pagi hari memang waktu yang paling tepat untuk membereskan rumah agar semuanya terlihat rapi.

Setelah semua pekerjaan selesai, saya kembali tidur lagi. Hal ini sebenarnya cukup lucu karena semalam kami begadang menunggu malam Lailatul Qadar. Akibatnya tubuh terasa sangat lelah dan mengantuk. Selain itu, hari ini juga tidak ada aktivitas jualan seperti biasanya. Orang yang biasanya membantu menjual wafel sedang libur karena sudah mendekati Lebaran dan lebih fokus mempersiapkan kue-kue untuk hari raya.

Karena tidak ada kegiatan lain, saya akhirnya tidur cukup lama. Saya tertidur sejak sekitar pukul sembilan pagi sampai pukul empat sore. Ketika bangun, rasanya kepala agak linglung karena tidur terlalu lama. Walaupun begitu, saya tetap harus membantu ibu menyiapkan makanan untuk berbuka puasa.

IMG_0054.jpeg

niat awal masak sambal tapi ga jadi

Awalnya kami berencana memasak sambal, tetapi akhirnya dibatalkan karena khawatir akan membuat tenggorokan sakit. Bumbu sambalnya sebenarnya sudah disiapkan, tetapi ibu akhirnya memilih memasak kikil yang ditumis dan ditambahkan telur rebus bulat. Masakan sederhana seperti ini justru sering menjadi favorit di rumah karena rasanya sangat enak.

IMG_0055.jpegIMG_0056.jpeg

mau tumis kikil dan telur

Hari ini juga merupakan malam ke-27 Ramadan. Di kampung kami ada kegiatan kenduri di masjid secara bergiliran antar warga. Kebetulan malam ini keluarga kami mendapatkan giliran untuk membawa makanan ke masjid. Awalnya ibu berencana membeli bahan-bahan untuk dimasak sendiri, tetapi karena cuaca sangat panas dan kami sudah cukup lelah, akhirnya kami memutuskan untuk membeli ayam geprek saja.

IMG_0064.jpeg

Ambil duit di ATM

IMG_0065.jpeg

. Diperjalanan beli nasi saya lihat mobil antik

Harga makanan sekarang memang terasa semakin mahal. Biasanya satu porsi ayam penyet sekitar sepuluh ribu rupiah, sekarang sudah naik menjadi sekitar lima belas ribu rupiah. Harga ayam juga naik cukup tinggi. Jika sebelumnya satu ekor ayam sekitar lima puluh ribu rupiah, sekarang bisa mencapai tujuh puluh ribu rupiah.

Harga ikan pun tidak kalah mahal, bahkan ada yang mencapai delapan puluh ribu rupiah per kilogram. Udang juga bisa mencapai seratus ribu rupiah per kilogram. Mungkin karena bulan Ramadan sehingga harga bahan makanan ikut meningkat.

IMG_0066.jpegIMG_0067.jpeg

Ayam geprek yang saya ambil

Setelah membeli ayam geprek dan beberapa minuman seperti sirup, saya pulang ke rumah untuk mengambil makanan lainnya yang akan dibawa ke masjid. Kemudian saya mengantarkan makanan tersebut ke masjid. Suasana masjid saat itu cukup tenang. Tidak terlalu banyak orang, tetapi sudah ada beberapa makanan kenduri dari warga lain yang juga ikut berpartisipasi.

IMG_0058.jpeg

buat klepon

IMG_0063.jpeg

Klepon sudah matang

Setelah selesai mengantar makanan, saya kembali pulang ke rumah. Di perjalanan tadi saya juga membeli bakso yang rasanya sangat enak. Sayangnya saya lupa memotretnya. Bakso tersebut berisi tiga bakso besar dengan harga sekitar sepuluh ribu rupiah saja. Rasanya benar-benar enak sampai ibu saya menyuruh saya membeli lagi. Sayangnya waktu sudah hampir masuk waktu berbuka puasa.

Menjelang waktu Maghrib saya belum sempat mandi karena terlalu sibuk. Akibatnya saya juga tidak bisa langsung melaksanakan salat Maghrib. Saya akhirnya mandi setelah salat Isya. Setelah mandi saya duduk sebentar sambil beristirahat.

Malam harinya saya sempat menghubungi beberapa teman lama, yaitu teman-teman alumni SMP. Awalnya saya mengajak mereka untuk berbuka puasa bersama, tetapi ternyata banyak dari mereka yang sedang sibuk dengan kegiatan masing-masing. Akhirnya saya hanya sempat berbicara melalui telepon dengan tiga orang teman. Kami bercerita tentang kehidupan masing-masing. Beberapa dari mereka bahkan sudah ada yang menikah. Tinggal saya dan satu teman saya yang masih belum menikah. Percakapan kami cukup seru walaupun hanya lewat telepon.

Tidak lama setelah itu adik saya memasak mi instan. Kami makan mi instan bersama. Walaupun sederhana, mi instan memang selalu terasa enak dimakan bersama keluarga.

Saya sendiri juga sempat makan nasi dengan kikil yang dimasak ibu tadi. Rasanya sangat enak. Ibu saya memang sangat pandai memasak. Hampir semua masakan yang dibuatnya selalu terasa lezat.

IMG_0082.jpeg

belajar bersholawat dan mengulang doa

Setelah semua aktivitas selesai, saya duduk sebentar sambil merenung. Saya merasa bahwa ibadah yang saya lakukan hari ini masih sangat kurang. Saya bahkan sempat lupa untuk berzikir. Akhirnya saya mencoba memperbaiki diri dengan membaca beberapa selawat dan mengulang doa-doa yang sempat saya tuliskan sebelumnya.

Bulan Ramadan adalah waktu yang sangat berharga untuk memperbaiki diri. Kita belajar menjaga hati, menata iman, dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Memang tidak mudah melawan godaan. Melakukan hal-hal yang salah sering terasa lebih mudah, sedangkan menahan diri justru membutuhkan usaha yang lebih besar.

Walaupun demikian, kita tetap harus berusaha. Kehidupan dunia ini hanya sementara, sedangkan kehidupan akhirat adalah kehidupan yang abadi. Semoga di sisa hari Ramadan ini kita semua bisa meningkatkan ibadah dan mendapatkan rahmat serta ampunan dari Allah SWT.

Terima kasih sudah membaca cerita keseharian saya hari ini. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam menjalani hari-hari kita.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sort:  

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.

Coin Marketplace

STEEM 0.06
TRX 0.31
JST 0.059
BTC 68397.74
ETH 2044.02
USDT 1.00
SBD 0.51