The Diary Game 28-02-2026 Buka Puasa Bersama di Rumah Nenek
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Halo teman-teman semuanya. Senang sekali bisa kembali menyapa kalian di komunitas luar biasa ini. Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi cerita keseharian saya di bulan Ramadhan yang penuh aktivitas dan kebersamaan.
Seperti biasa, saya bangun pukul 04.00 untuk sahur bersama keluarga. Suasana sahur selalu terasa hangat karena kami makan bersama di meja yang sama sambil berbincang ringan. Setelah selesai sahur, saya menunggu waktu fajar dengan melaksanakan shalat sunnah, kemudian membaca Al-Qur’an. Setelah azan Subuh berkumandang, saya menunaikan shalat Subuh dan kembali melanjutkan tilawah.
Pagi hari saya gunakan untuk membereskan rumah. Saya menyapu lantai, merapikan beberapa sudut ruangan, menjemur pakaian, dan membantu adik yang sedang bermain di halaman. Kegiatan sederhana itu membuat waktu pagi terasa lebih teratur. Setelah semua selesai, saya beristirahat sejenak hingga menjelang Dzuhur.
Saat waktu Dzuhur tiba, saya bangun dan menunaikan shalat Dzuhur, kemudian kembali membaca Al-Qur’an. Setelah itu saya mulai menyiapkan beberapa masakan untuk persiapan sahur esok hari. Hari ini kami tidak berbuka di rumah karena ada rencana buka puasa bersama di rumah nenek yang jaraknya sekitar satu jam perjalanan dari rumah kami. Jadi, beberapa lauk sudah saya siapkan lebih awal agar tidak terburu-buru.
![]() | ![]() |
|---|
Setelah urusan dapur selesai, saya membersihkan diri dan bersiap untuk berangkat. Kami shalat Asar terlebih dahulu sebelum memulai perjalanan. Sore itu kami pergi naik motor. Saya dibonceng oleh adik, sementara ibu membawa beberapa makanan tambahan seperti durian dan gorengan untuk pelengkap berbuka. Sepanjang perjalanan suasananya sangat tenang. Jalan yang kami lewati cukup sepi, dengan pemandangan yang indah dan udara yang terasa segar.
![]() | ![]() |
|---|
Tidak terasa kami tiba di rumah nenek. Suasana di sana sudah ramai. Ada nenek, bunda, tante, dan beberapa anggota keluarga lainnya. Menu berbuka sangat beragam. Ada soto, ayam tangkap, gorengan, serta berbagai minuman seperti air tebu, air kelapa, dan air timun. Semuanya tersaji dengan rapi dan menggugah selera. Kami berbuka dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan karena bisa berkumpul bersama keluarga.
Setelah berbuka, kami membantu membereskan meja makan lalu melaksanakan shalat Maghrib. Malam itu saya tidak pergi tarawih karena ingin menghabiskan waktu bersama keluarga. Kami duduk bersama, berbincang, dan bertukar cerita tentang aktivitas masing-masing. Waktu terasa berjalan cepat hingga pukul 22.00, dan kami harus segera pulang karena esok hari ada kegiatan sekolah.
Perjalanan pulang terasa berbeda. Jalanan masih cukup ramai karena orang-orang baru saja selesai tarawih. Lampu-lampu rumah dan masjid membuat suasana malam terlihat indah. Di tengah perjalanan kami sempat berhenti untuk membeli kikil sapi sebagai tambahan lauk di rumah. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan hingga tiba kembali dengan selamat.
Sesampainya di rumah, kami tidak langsung beristirahat karena ada urusan lain yang harus diselesaikan. Kami berencana mengambil uang di ATM dan mengantar ponsel adik ke tempat servis karena baterainya kembung dan tidak bisa digunakan dengan baik. Ternyata ATM pertama yang kami datangi tidak bisa digunakan karena saldo mesin kosong. Kami harus berkeliling mencari ATM lain yang masih tersedia. Setelah beberapa kali mencoba, akhirnya kami berhasil menarik uang.
Setelah itu kami menuju tempat servis ponsel dan membayar biaya penggantian baterai sekitar dua ratus ribu rupiah. Prosesnya cukup cepat, dan akhirnya ponsel adik bisa digunakan kembali. Saat kami pulang, waktu sudah menunjukkan sekitar pukul setengah satu malam. Lingkungan sekitar sudah sepi dan gelap karena sebagian besar tetangga sudah beristirahat.
Sesampainya di rumah, kami segera membersihkan diri dan bersiap untuk tidur. Hari itu terasa panjang, penuh perjalanan, kebersamaan, dan sedikit tantangan. Walaupun lelah, saya merasa bersyukur karena bisa menjalani hari dengan keluarga dan menyelesaikan semua urusan dengan baik.
Demikian cerita saya hari ini. Sampai jumpa di cerita berikutnya. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.









Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.