Banjir perdana dalam satu dekade terakhir (26 November 2025)

in Hot News Community2 months ago

Hai Steemian

Pagi ini cuaca masih hujan. Guyuran hujan yang sudah berlangsung lebih sepekan ini mulai menimbulkan genangan air di mana-mana. Bukan hanya genangan biasa, kali ini juga disertai banjir kiriman.

Bukan saja terjadi di lokasi langganan banjir, bahkan di sekeliling rumahku ikut merasakan pengalaman rumah terendam banjir yang belum pernah dirasakan seumur hidupnya bahkan sejak zaman kakek neneknya.


143726.jpg
Warga mulai mengungsi ke Meunasah


Ratusan warga mulai mengungsi ke Meunasah. Di sini satu-satunya tempat paling tinggi untuk menghindari banjir. Banyak kenderaan juga mulai diparkirkan di bawah meunasah. Namun parkir disini masih sangat beresiko karena tempatnya masih lebih rendah dari parkir di atas rel kereta api.

Air terus mengenangi pekarangan rumah. Beruntung hingga banjir berakhir air banjir gak sampai masuk ke rumah. Alhamdulillah rumahku dan beberapa rumah lainnya juga gak sampai kemasukan air banjir kiriman ini.


143730.jpg
Air mulai menggenangi di pekarangan rumah


Si Abang terus memantau perkembangan via drone yang diterbangkan untuk mendapatkan informasi kondisi dari beberapa lokasi hingga ke laut. Terdapat kehancuran di beberapa lokasi seperti di Dayah Syamsuddhuha dan beberapa rumah warga sekitar.

Tak terbilang banyaknya kenderaan yang ikut menjadi korban tenggelam oleh banjir. Pemulihan pasca banjir kali ini akan butuhkan waktu yang lebih lama dari biasanya.


145638.jpg
Memantau via drone


Karena gak terendam banjir rumahku juga menjadi pusat penampungan pengungsi. Asa beberapa kerabat yang rumahnya tenggelam ikut bergabung bersamaku di rumah. Listrik dan gas ikut berdampak selama musibah banjir inii.

Pemutusan aliran listrik yang dilakukan PLN selain karena kerusakan jaringan, juga untuk menghindari korban banjir yang masih banyak di air agar tidak kesetrum.


146248.jpg
Mahasiswa menghubungi keluarganya


Internet juga yang paling berdampak. Tower BTS langsung lumpuh karena pemadaman listrik ini. Beruntung Wi-Fi di rumah gak ikut putus jika ada arus ke modem. Aku memakai arus dari accu mobil untuk mengaktifkan Wi-Fi internet.

Banyak warga sekitar dan mahasiswa yang mengungsi ke Meunasah bergabung ke rumahku untuk mendapatkan akses internet agar dapat berkabar dengan keluarga. Semoga dimudahkan semua dalam menghadapi musibah banjir ini.


Salam,

@radjasalman

About me