Sore hari di belakang rumah ku
Hai sahabat stemians semuanya, selamat datang di blog saya @suryati1 semoga kabarnya pada sehat dan bahagia semuanya ya,
Biar pun cuaca masih nampak cerah namun suamiku tetap ke belakang rumah untuk meratakan tanah supaya nanti saat musim hujan sudah bisa ditanami pohon sawit, kelapa atau pun pohon mangga, karena pohon kelapa ku yang dulu sudah di tumbangkan saat mobil alat berat bekerja.

Sebagian tanah sudah di ratakan dan di pantau oleh si utih
Setelah aku membereskan rumah mulai dari menyapu, mencuci piring, mandi dan sholat serta memanaskan bubur kacang hijau, aku pun menyusulnya ke belakang rumah dan duduk di sana menemaninya bekerja, tidak lupa para ulat bulu ikut bersama ku menemani suami ku bekerja.
Saat suamiku beristirahat, aku menyuguhkan bubur kacang hijau untuknya, sementara aku duduk santai sambil memperhatikan kucing ku yang sedang patroli kesana ke mari dan sesekali menggoda adiknya si mo yang sedang tidur di samping ku, si utih tidak bisa duduk diam dan ada saja yang dia lakukan sampai-sampai dia masuk ke dalam lobang yang di gali untuk menanam pohon sawit.
Cahaya matahari sore yang keemasan menambah indahnya pemandangan ketika aku berada di belakang rumah, tepat pukul 18.00 aku pulang dan mengurusi anak-anak yang akan pergi mengaji malam ini. Aku juga harus memasukkan ayam-ayam ku ke dalam kandangnya.

Masuk ke dalam lubang yang hendak di tanami sawit

Berlari setelah keluar dari lubang tanah tersebut
Malam hari aku kembali mengajari anak-anak mengaji di rumah ku dan setelah mereka pulang aku langsung melakukan sholat isya, mengaji sebentar lalu aku mengambil satu toples kue kering dan pergi ke rumah ibu mertua ku l ada di depan rumah ku, aku menunggu anak ku pulang dari pengajiannya, lagian kalau di rumah aku juga sendirian saja.
Sekian postingan saya hari ini, terimakasih sudah singgah dan meluangkan waktu untuk membacanya, wassalam.





Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.