Dipan dengan bahan dari pohon pinang

Hagoe's Village: June, 20th 2026
Akhir pekan merupakan sebuah kesempatan yang sangat baik bagi ku untuk melakukan berbagai kegiatan dan menyalurkan hobbiku, diluar jam dinas sehari-hari sebagai stakeholder Peternakan dan Kesehatan Hewan di Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.
Sarapan pagiWalaupun diakhir pekan aku tetap bangun diawal pagi untuk melaksanakan sholat subuh terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan lainnya.
Apalagi di pagi ini aku sudah merencanakan untuk melanjutkan kegiatanku membuat dipan dengan menggunakan batang pohon pinang yang sudah tidak produktif lagi di kebun belakang rumah kami.
Aku segera menyiapkan sarapan pagi ku dan membereskan peliharaan serta tanaman-tanaman yang ada di halaman rumah kami di pagi ini.
Membuat dipanBeberapa hari yang lalu aku sudah memulai kegiatan ku membuat dipan dimana kayu untuk dipan telah aku ukur sesuai ukuran yang dibutuhkan.
Begitu pula dengan pohan pinang yang sudah tidak produktif lagi yang ada di halaman belakang rumah kami telah aku tebang dan ku belah, yang nantinya bisa digunakan sebagai bahan untuk membuat alas dari dipan yang akan ku buat.
Lontong sayurDi akhir pekan ini aku tinggal melanjutkan kegiatan tersebut dimana aku mengerjakannya di eks kolam ikan koi kami yang ada di teras rumah.
Istriku telah membelikan lontong sayur saat dia berolahraga pagi tadi bersama si kakak sehingga lontong sayur tersebut bisa sebagai cemilan ku saat sedang mengerjakan dipan ini.
Dipan dari bahan pohon pinangAku mengerjakan dipan dengan bahan dari pohon pinang ini sampai menjelang tengah hari dimana setengah bagian dari dipan telah selesai ku buat.
Jadi aku membuat dipan ini dalam dua bagian yaitu bagian kepala dan bagian ujung, dimana keduanya bisa digabungkan atau dipisahkan sesuai kebutuhan.
Setelah selesai membuat bagian kepala dari dipan menjelang tengah hari, aku pun beristirahat dan kemudian makan siang bersama keluargaku.
Es krim mixueIstriku dan si kecil Alvira membawa pulang es krim yang dibelinya di Mixue Ice cream setelah pulang dari kegiatan pengajian di Mesjid Al-Khalifah Ibrahim Matangkuli.
Ditengah cuaca yang cukup panas di siang ini, memakan es krim yang cukup enak tentu sangat menyegarkan kita.
Aku pun melaksanakan sholat Zuhur di rumah dan kemudian hanya istirahat saja sampai beberapa waktu untuk memulihkan stamina ku.
Dipan dari pohon pinang selesai dikerjakanSetelah beristirahat, kemudian aku melanjutkan kegiatan ku membuat dipan dari bahan pohon pinang, dimana pada sore ini aku membuat bagian belakang dari dipan.
Menjelang sore hari, akhirnya kedua bagian dipan telah selesai aku kerjakan. Dan aku sangat puas dengan hasilnya.
Kemudian aku melanjutkan kegiatan ku membereskan peliharaan dan tanaman-tanaman kami sebelum waktu sholat magrib tiba.
Seperti biasanya sebelum melaksanakan sholat magrib, aku makan malam bersama keluarga ku dengan menu yang telah disiapkan oleh istriku di sore ini.
Sarapan pagi di hari selanjutnyaMalam ini aku istirahat setelah beraktivitas yang cukup menguras energi di akhir pekan ini, dimana besok pagi setelah sarapan pagi aku akan melanjutkan kegiatanku untuk melakukan pengecatan terhadap dipan tersebut.
Masih seperti kemarin, aku diawal pagi Minggu ini untuk melaksanakan sholat subuh dan sarapan pagi seperti biasanya.
Pengecatan dipanSeperti rencana semula, di Minggu pagi ini aku akan melakukan pengecatan terhadap dipan yang telah selesai aku buat kemarin, dimana aku melakukan pengecatan dengan menggunakan cat vernis.
Aku memilih warna vernis yang bernuansa Woody untuk menghasilkan kesan alami seperti motif kayu. Padahal sebenarnya aku hanya menggunakan batang pohon pinang yang sudah tidak produktif lagi yang ada di kebun belakang rumah kami.
Sekian postinganku kali ini. Stay Healthy and Fun, Ciao...!
@ alee75
Click Here ![]() |
|---|
![]() |
|---|












