Memotong sebagian batang pohon bidara

Hagoe's Village: April, 12th 2026
Aktivitas ku di hari Minggu ini masih dengan agenda membereskan rumah kami yang cukup berantakan pasca bencana ekologis beberapa waktu yang lalu.
Saat ini kami kembali was-was terkait informasi dari BMKG tentang potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Aceh termasuk tempat kediaman kami.
Dampak yang ditimbulkan pada bencana yang lalu belum sepenuhnya pulih, tetapi saat ini potensi bencana hidrometeorologi kembali terjadi.
Saat ini masih banyak korban bencana hidrometeorologi pada bulan November tahun lalu masih berada di tenda pengungsian ataupun hunian sementara (Huntara), tetapi mereka kembali dihantui oleh potensi bencana hidrometeorologi.
Nasi goreng kampungAku bangun pagi untuk menunaikan kewajiban sholat subuh dan kemudian menuju dapur, dimana istriku sudah menyiapkan nasi goreng kampung untuk menu sarapan pagi kami.
Biasanya aku sarapan pagi dengan segelas kopi espresso panas tanpa gula serta sebutir telur saja. Tetapi pagi ini aku akan sarapan pagi dengan nasi goreng kampung yang telah disiapkan oleh istriku.
Sesekali tidaklah mengapa mengkonsumsi karbohidrat dalam jumlah agak banyak di pagi hari, karena hari aku akan beraktivitas yang agak berat untuk membereskan rumah kami, yang artinya membutuhkan energi yang lumayan besar juga.
Apalagi harum aromanya nasi goreng kampung yang dibuatkan oleh istriku yang cukup itu menggugah selera.
Eks kolam ikan koiAku tidak minum kopi di pagi ini dan hanya menikmati nasi goreng kampung saja sebagai sarapan pagi ku. Dan setelah selesai sarapan, aku menuju teras rumah kami untuk meratakan tanah timbunan di dalam eks kolam ikan koi kami, yang telah aku angkut sejak kemarin.
Aku juga menyirami tanaman-tanaman kami dan juga memberi makan ikan-ikan yang ada di kolam maupun mini ponds kami. Dan tentu memasukkan si Anas kucing kami ke kandang yang ada di teras rumah.
Kopi espressoKegiatan ku selanjutnya adalah memotong sebagian dari batang pohon bidara yang ada di pintu pagar rumah kami, yang pertumbuhannya sudah tidak bagus lagi secara estetika.
Beberapa tahun yang lalu aku menanam beberapa batang pohon bidara arab dan Bidara Cina. Dan pertumbuhan pohon bidara ini tergolong cukup cepat dan sudah beberapa kali aku lakukan pemotongan terbatas (prunning).
Tetapi hari ini aku memutuskan untuk memotong pohon bidara ini dengan porsi yang lebih besar dengan tujuan estetika, karena pohon bidara yang ada saat ini sudah terlalu rindang, dan agak menganggu pemandangan.
Saat aku beristirahat dari bekerja memotong pohon bidara ini barulah aku membuatkan kopi espresso panas tanpa gula. Sementara istriku dan si kecil Alvira masih berada di Mesjid Al-Khalifah Ibrahim Matangkuli untuk mengikuti pengajian rutin.
Berita dukacitaSiang ini aku mendapatkan sebuah berita dukacita, dimana salah seorang dosen UIN Sultanah Nahrasiyah yang pernah menjabat sebagai wakil rektor telah meninggal dunia.
Aku punya kenangan yang cukup berkesan dengan salah seorang intelektual ini, dimana beliau pernah bekerja di lembaga kami (Internasional Central Course) sebagai tentor bahasa Inggris sekitar tahun 2000-an, sebelum beliau bergabung dengan IAIN Lhokseumawe, yang saat ini berubah status menjadi UIN Sultanah Nahrasiyah.
Karena sejarah hubungan kerja ini pula sehingga nama anak perempuan kami (anak sulung kami) merupakan nama pemberian dari beliau, yang pada akhirnya anak kami tersebut menempuh pendidikan sarjananya di universitas ini.
Beliau adalah seorang sosok intelektual yang cukup humble dan punya kapasitas serta kapabilitas keilmuan yang cukup mumpuni. Tetapi ternyata Tuhan lebih sayang kepada beliau sehingga beliau dipanggil kembali ke sisi-Nya. Allahummagfirlahu....! 🤲
![]() | Tumis tauge |
|---|---|
![]() | Sambal ikan mujair |
Makan siangSekitar pukul 12 siang, istriku dan si kecil Alvira sudah pulang dari tempatnya mengaji di Mesjid Al-Khalifah Ibrahim Matangkuli. Dan kemudian istriku segera menyiapkan menu makan siang kami hari ini.
Setelah istriku selesai menyiapkan beberapa menu, kami pun makan siang bersama di rumah, dan kemudian bersiap-siap untuk melaksanakan sholat Zuhur.
Orderan kacamataBaru saja aku akan melaksanakan sholat Zuhur, seorang kurir paket J&T tiba di rumah kami untuk mengantarkan barang pesanan ku berupa sebuah kacamata.
Beberapa hari yang lalu, aku membeli sebuah kacamata melalui sebuah toko online di aplikasi TikTok. Dan hari ini barang pesanan tersebut sudah diantarkan oleh seorang kurir paket J&Y.
Memotong pohon BidaraSetelah menerima barang pesanan yang diantarkan oleh seorang kurir paket, aku pun bersiap-siap untuk melaksanakan sholat Zuhur. Dan kemudian hanya istirahat saja di rumah sambil menyiapkan postinganku.
Usai melaksanakan sholat ashar, aku kembali melanjutkan kegiatanku memotong pohon bidara yang lain. Aku juga membuat dahan dan cabang pohon bidara yang aku potong tersebut ke kebun di seberang jalan rumah kami.
Nantinya dahan, cabang dan ranting pohon bidara ini akan aku bakar setelah menjadi kering.
Aku harus berhati-hati ketika memotong dan membuang pohon bidara ini karena pohon bidara ini memiliki duri yang banyak dan posisinya yang bertolak belakang (berhadap-hadapan) sehingga sangat rawan mengenai (menusuk) kulit atau pakaian kita.
Buah manggaMenjelang waktu sholat magrib, aku sudah berhenti memotong dan membuang pohon bidara ini. Dan kemudian aku segera memberi makan ikan-ikan yang ada di kolam dan mini ponds kami.
Lalu aku menyirami tanaman-tanaman yang ada di halaman serta membawa masuk di Anas kucing kami ke dalam rumah.
Selanjutnya aku mandi dan membersihkan badanku agar kami bisa makan malam bersama sebelum waktu sholat magrib tiba. Dan sebagai appetizer, istriku menyiapkan potongan buah mangga yang berasal dari pohon mangga yang ada di halaman rumah kami.
Sekian postinganku kali ini. Stay Healthy and Fun, Ciao...!
@ alee75
Click Here 










Thank you for sharing on steem! I'm witness fuli, and I've given you a free upvote. If you'd like to support me, please consider voting at https://steemitwallet.com/~witnesses 🌟