The Diary Game 23 Februari | Hari Ke Lima Puasa
Pada kesempatan ini saya kembali berbagi postingan saya dalam the diary game edisi 23 February 2026 bertepatan dengan hari yang ke lima bulan suci ramadzan dima semua umat muslim masih terus menjalnkan aktifitas berpuasa sebagaimana mestinya kewajiban yang harus dijalnakan,
Pada Hari yang ke lima ini,sejak pagi hari saya masih saja bingung dan hendak berbuat apa, karena kondisi saat ini masih saja kurang baik, apalagi dengan serba kesulitan pun sangat teraasa, membuat diri saya semakin tak jelas dalaam beraktifitas dan berharap semua akan baik baik saja.
Mungkin saja Tuhan masih sedang memberi ujian terhadap diriku, dan mungkin juga sayaa harus memperkuatkan diri untuk tetaap bertahan dan bersabar, apalagi saat ini, saya benar benar sungguh tak menyangka yang bahwa saaya sedang dalam kondisi sangat terjepit oleh keadaan,sehingga sejak pagi hari saya masih terus dirumah saja mengingat untuk kondisi keluar rumah pun sangat terasa tidak memungkinkan sekali.
Waktu pun terus berjalan, hingga siang hari terlihat sangat jelas dengan pancaran sinar matahari yang semakin terasa panas, dan kemudian pun saya harus menyiapkan diri juga untuk mencoba berbuat sesuatu walaupun sedang berada dirumah,dan saya menuju kebelaknag rumah untuk membangun kandang kecil sebagai tempat untuk peternakan saya yang sedang saya pelihara.
Dengan segala cara saya pun berusaha agar kandang ternak sayaa harus bisa saya bangun, walaupun sekecil apapun, karena dengan cara apapun saya harus tetap berusaha untuk membangun usaha ternak saja dari pada nganggur dirumah.Mungkin ini jalan terbaaik saat ini, dan mungkin juga saya harus mmapu membangun sesuatu yang menghasilkan saja dari rumah dengan beternak secara kecil kecilan.

Membuat Kandang Kecil untuk ternak
Pekerjaan ini pun saya lakukan hingga menjelang siang hari, dan ketika hari mulai terlihat sore, alhirnya saya pun mencoba untuk mencuci motor saya yang sudah lama saya tidak mencucinya, karena terlihat sekali motor saya sudah sangat kotor dari debu dan juga berbagai macam lumpur yang sudah kering.
Saya pun membawanya kesalah satu tempat pencucian motor, dan rencananya saya mencucinya sendiri karena dapat menghematkan biaya,dengan berkat usaha ini saya mendapatkan tempat untuk mencuci motor saya ditempat adik ipar saya, yang sudah tersedia dengan alat alat cuci motor.
Selesai sudah kegiatan saya mencuci motoir hingga waktu sudah terlihat sangat sore, dan berharap bisa kembali pulang kerumah sebelum hari makin gelap mengingat waktu berbuka puasa yang semakin dekat.
Terimaksih banyak teman teman semuanya atas perhatiannya terhadap apa yang saya bagikan ini, semoga saja dapat menjadi bagian yang lebih baik daan lebih indah.
salam
@Ustazkarim








