The Diary Game - Selasa, 16 Juni 2026: Selamat Tahun Baru Islam
Halo selamat pagi dan salam sejahtera untuk sahabat steemian semua di mana saja berada, bagaimana kabarnya hari ini? Semoga kita semua masih dalam keadaan sehat wal'afiat dan selalu dalam lindungan Allah SWT agar dapat menjalankan segala aktivitas dengan baik. Alhamdulillah saya kembali hadir membagikan kegiatan harian pada hari yang berbahagia ini.
Alhamdulillah Selasa yang cerah umat Islam seluruh dunia menyambut tahun baru, 01 Muharram 1448 Hijriyah. Kalender Islam dimulai saat matahari terbenam, sehingga malam tahun baru sudah memasuki waktu pergantian tahun sejak magrib pada Senin, 15 Juni 2026. Dalam tradisi Islam, pergantian tahun ini biasanya diisi dengan muhasabah atau introspeksi diri, memanjatkan doa bersama, hingga berbagai amalan sunah pada bulan mulia tersebut. Menyambut tahun baru Islam tersebut saya terbangun seperti biasa saat terdengar suara adzan yang bergema dari toa Mesjid Babul Huda, Panggoi.
Saya segera bangkit dari tempat tidur dan langkah kaki menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah mengambil air wudhu saya melaksanakan shalat sunat fajar dua rakaat di rumah. Sesaat setelah terdengar kumandang iqamah saya beranjak keluar rumah di tengah suasana yang masih gelap menuju mesjid. Ba'da shalat saya manfaatkan waktu sejenak dengan iktiqaf di mesjid bersama para jamaah subuh lain sambil berzikir yang dipimpin sang imam. Kemudian beranjak keluar untuk pulang ke rumah dengan berjalan kaki menghirup udara yang masih lumayan segar.
Selanjutnya saya manfaatkan waktu di rumah dengan rebahan kembali bersama dek Raffa yang masih terlelap. Menyambut tahun baru Islam saya merencanakan menuju Kota Bireuen untuk menjenguk abangda yang sedang di rawat di Rumah Sakit Telaga Bunda kawasan Cot Gapu. Setelah sarapan pagi dan sejenak menemani dek Raffa bermain, saat jam hampir menunjukkan pukul 9 saya mulai bergerak dari rumah kawasan Panggoi. Saya sengaja berangkat naik sepeda motor untuk menghemat waktu dan tidak terjebak macet di kawasan jembatan Kutablang.
Walaupun panas menyambut tahun baru Hijriyah namun tidak masalah bagi saya karena yang terpenting tiba dengan segera di rumah sakit. Sudah dua hari suami dari almarhumah kakak kandung harus di rawat karena kondisi kesehatan yang menurun. Selama dalam perjalanan saya sengaja singgah di beberapa tempat untuk istirahat. Tiba di kawasan Krueng Mane saya kembali istirahat di salah satu warung kopi kawasan pusat kota kecamatan Muara Batu tersebut. Saya menikmati secangkir kopi hitam sebelum melanjutkan perjalanan menuju rumah sakit.
Alhamdulillah setelah menempuh perjalanan hampir satu jam saya tiba di jembatan kutablang dan langsung menyeberang tanpa rintangan. Setelah melewati jembatan darurat tersebut beberapa menit kemudian saya tiba di rumah sakit umum swasta yang begitu megah di kawasan Cot Gapu. Saya langsung menuju ruang HCU di lantai lima untuk menjenguk abangda yang tidak sadarkan diri. Menjelang sore saya kembali pulang ke Lhokseumawe hingga tiba di rumah saat ashar. Malam hari saya hanya menemani sambil bermain bersama ananda hingga menjelang waktu tidur.
Demikian rangkaian kegiatan saya pada hari ini dan terima kasih selalu atas dukungan semua sahabat steemit di mana saja berada.
Salam,
@fadlymatch




