Karnaval Kemerdekaan, Dari Pakaian Adat hingga Ubur-Ubur

in STEEM FOR BETTERLIFEyesterday

01.jpeg


Mencintai negeri adalah sebuah keharusan, menjalankan kewajiban adalah tanggung jawab, dan menikmati hak adalah bagian dari kehidupan sebagai warga negara.


Salam terbaik untuk kita semua.

Pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagi kisah dan cerita tentang salah satu puncak perayaan hari Kemerdekaan yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2026. Kegiatan tahunan yang selalu diadakan di hampir seluruh pelosok negeri, termasuk kota Lhokseumawe.

Karnaval 17 Agustus kami menyebutnya, satu momen istimewa yang menjadi hiburan bagi masyarakat. Dalam kegiatan tersebut akan ada arak-arakan atau pawai yang persertanya didominasi oleh pelajar dari berbagai jenjang satuan pendidikan.

Setiap sekolah akan diundang menjadi peserta dengan menggunakan pakaian adat yang ada di Indonesia, terkadang kostum kreatif juga menjadi hal lain yang di perbolehkan, dengan ketentuan yang sesuai dengan tema kemerdekaan.

02.jpeg

Dua siswa sekolah MIN 4, menggunakan pakaian adat Aceh

Kegiatan karnaval yang dimulai dari jam 08.30 wib pagi hari, selesai pada jam 13.30 wib. Total ada 114 sekolah dari berbagai jenjang yang berpartisipasi, dengan ribuan pelajar dan juga guru. Acara dimulai dengan kata kata sambutan dari Wali Kota Lhokseumawe, sekaligus pelepasan perserta pertama.

13.jpeg

Para peserta karnaval menyusuri jalanan pusat kota

MIN 4 Kota Lhokseumawe tahun ini kembali ambil bagian dalam kegiatan Karnaval 17 Agustus, dua pakaian/kostum menjadi inti dari penampilan MIN 4 Kota Lhokseumawe. Pakaian adat dikenakan oleh siswa pada barisan depan, dan kostum kreatif dikenakan oleh siswa pada baris belakang.

Untuk pakaian adat ada sekitar 12 pakaian adat yang gunakan oleh siswa siswai MIN 4 Kota Lhokseumawe, sedangkan kostum kreatif digunakan oleh beberapa siswa siswi lainnya. Guru MIN 4 menggunakan kemeja batik dengan biru dengan campuran perak, corak burung cenderawasi mendominasi.

12.jpeg

Karnaval 17 Agustus

Rute perjalanan Karnaval 17 Agustus sudah ditentukan oleh panitia, rute masih menggunakan lokasi yang sama setiap tahun. Lokasi perjalanan mengelilingi pusat kota Lhokseumawe, mulai dari Lapangan Hiraq, Jalan Darusalam, Jalam Kodim hingga Jalan Merdeka. Total jarak tempuh peserta karnaval sekitar kurang lebih 12 kilometer.

05.jpeg

Rute perjalanan karnaval tahun 2026

Setiap tahun disepanjang rute perjalanan perserta karnaval di penuhi masyarakat yang ingin menyaksikan langsung pesta rakyat tersebut. Mereka akan memadati jalan guna melihat keunikan pakaian dan kostum yang digunakan perserta karnaval.

03.jpeg

Antusiasme masyarakat untuk menonton karnaval

Ada hal yang unik kami gunakan di MIN 4 Kota Lhokseumawe tahun ini, jika tahun kemarin kami menggunakan kostum kreatif dengan tema veteran atau orang tua dibagian baris belakang. Tahun kami membawa tema laut, sebuah bentuk kepedulian terhadap kebersihan laut.

Kostum Ubur-ubur menjadi pusat perhatian dalam barisan MIN 4 Kota Lhokseumawe, dibuat dari bahan sederhana dan dihias dengan pernak pernik selayaknya ubur-ubur. Para guru beberapa hari telah menyelesaikan pembuatannya, sehingga senang dapat menampilkannya hari ini.

Kostum kreatif yang di usung MIN 4 Lhokseumawe, bertema Laut

06.jpeg

07.jpeg

Meski berjalan di bawah terik matahari, seluruh peserta termasuk MIN 4 Kota Lhokseumawe terlihat bersemangat dan bahagia mengikuti karnaval tahun ini. Rasa letih tidak terasa dan terbayar dengan kebahagian yang didapakan dari masyarakat yang menonton pawai, semua hilang lelah hilang dalam kebersamaan.

09.jpeg08.jpeg

Saya berfoto dengan siswa yang menggunakan pakaian adat, dan foto kostum kreatif

Dalam barisan karnaval di isi juga dengan beberapa tim Drumband dari tingkat sekolah pertama dan juga menengah. Mulai dari MTsN hingga SMP, dari MAN hingga SMU. Semua memberikan pertunjukkan yang menghibur masyarakat.

Sesi foto diakhir acara juga menjadi bagian yang menarik untuk di tunggu, semua peserta dan juga sekolah masing-masing mengambil dokumentasi dari kegiatan Karnaval 17 Agustus. Kostum yang menarik menjadi daya tarik bagi pengunjung untuk meminta foto dengan peserta karnaval.

Saya berfoto dengan siswa yang menggunakan empat pakaian adat berbeda

11.jpeg

10.jpeg

Pada akhirnya, dari Dari Pakaian Adat hingga Ubur-Ubur menjadi tema yang dibawakan oleh MIN 4 Kota Lhokseumawe dalam partisipasi memeriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 81.

Semoga tradisi serta kebiasaan dalam menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia ini, tetap dipertahankan sebagai pemersatu bangsa Indonesia. Budaya yang dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air, dan menjaga kebersamaan dalam perbedaan dan keragaman yang ada.

Merdeka....Merdeka....Merdeka

Sort:  

TEAM 5

Congratulations! Your post has been upvoted from sc-07 account.

1000093592.png

Curated by : @ shahid76