The Diary Game, 2 Februari 2026 - Upacara Bendera Senin Pagi

in STEEM FOR BETTERLIFE4 days ago

0703.jpeg


Bertemu lagi di postingan sederhana saya, semoga anda semua dalam keadaan sehat dan bahagia.

Ada pepatah sederhana yang berbunyi "Orang hebat terkadang bukan yang berbakat, tapi yang tekun berlatih". Ungkapan sederhana ini sepertinya cocok dengan apa yang saya lihat pagi ini, di saat upacara bendera senin pagi di sekolah.

Sekumpulan siswa yang memiliki semangat dan rasa percaya diri di kumpul menjadi satu, mereka diberi nama Petugas upacara bendera. Petugas upacara bendera ini sudah seminggu terakhir berlatih dan mempersiapkan diri, di koordinatori oleh ibu kesiswaan mereka belatih dengan penuh semangat dan serius.

0704.jpeg
Pasukan pengibar Bendera Merah Putih MIN 4 Lhokseumawe

Tujuannya ialah untuk tampil sebagai petugas saat upacara gabungan tingkat Madrasah akan di gelar di sekolah tempat saya mengajar.

Rencananya, upacara gabungan ini akan di hadiri oleh Kepala kantor Kementerian Agama Kota Lhokseumawe, berserta seluruh Kepala Madrasah Ibtidaiyah se-kota Lhokseumawe. Namun dikarena sesuatu hal yang mendesak, maka acara tersebut akan digelar pekan depan.

Meski acara di undur pekan depan, tapi senin ini, Petugas upacara bendera yang telah disiapkan tetap tampil. Hal ini seperti menjadi ajang pemanasan bagi penampilan mereka yang sebenarnya pekan depan.

0701.jpeg
Saat pasukan pengibar bendera akan menuju tiang bendera

Setelah barisan upacara saya siapkan bersama rekan-rekan guru lainnya, upacara senin pagi biasanya pun berlangsung. Siswa mengkondisikan seakan-akan hari ini merupakan upacara gabungan.

Semua peserta upacara berdiri dengan siap dan semangat, begitu juga dengan Petugas upacara bendera. Pasukan pengibar bendera berjalan dengan gagah berani, dengan fokus dan semangat yang terlihat.

0702.jpeg

Siswa lainnya yang menjadi petugas upacara, juga berhasil menampilkan penampilan terbaik mereka. Seluruh peserta memperhatikan dengan seksama segala proses upacara dari awal hingga akhir.

Dengan di undurnya pelaksanaan upacara gabungan pekan depan, hari ini seperti ajang pemanasan untuk mempersiapkan diri jauh lebih baik lagi saat hari yang di tunggu tiba.

0705.jpeg
Penghormatan kepada bendera Merah Putih


Setelah upacara selesai di laksanakan, seluruh siswa kembali ke ruang kelas mereka masing-masing. Begitu juga dengan saya. Saya masuk sejenak ke kelas untuk menginformasikan kepada siswa, bahwa hari ini mereka akan pulang lebih cepat.

Selanjutnya, proses belajar mengajar di lanjutkan dengan pelajaran Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Saya yang kebetulan tidak memiliki tugas mengajar, menghabiskan waktu berbincang-bincang bersama rekan guru lainnya di kursi piket, tentunya dengan menikmati secangkir kopi sanger.

0709.jpeg
Menikmati kopi Sanger


Tiba pada pukul 10 pagi, anak-anak sudah selesai berolahraga. Kini waktunya mereka beristirahat, sambil menikmati menu MBG yang kebetulan juga baru tiba. Setelah makan selesai, karena hari ini pulang lebih awal, mereka sudah dapat kembali ke rumah masing-masing.

Untuk kelas siang, jadwal sekolah diliburkan. Pulang cepat siswa pagi dan libur untuk siswa siang dikarenakan, para guru akan melaksanakan rapat persiapan rencana pembelajaran pada bulan Ramadhan nantinya, sekaligus berkunjung ke rumah salah seorang pendidik yang akan melaksanakan hajatan hari ini.

0708.jpeg
Mobil Makan Bergizi Gratis yang baru tiba di sekolah

Pukul 10.30 WIB setelah anak-anak dipulangkan, para guru dan pendidik pun berangkat menuju tempat rapat dan undangan yang telah direncanakan. Saya sendiri berhalangan hadir ke undangan tersebut, karena beberapa hal yang mendadak.

Meski rapat saya ikuti, tapi acara undangan yang diadakan di Plimbang, Kabupaten Bireuen. Saya hanya menerima foto-foto dari kegiatan hajatan tersebut saja, namun cukup senang melihat acara yang berlangsung dengan hikmat tersebut.

0711.jpeg
Foto yang di terima dari pesan WhatsApp grup, saat acara

Saya yang tidak pergi ke acara tersebut, akhirnya kembali ke rumah dan menghabiskan waktu di rumah bersama anak-anak. Rutinitas selanjutnya adalah menjemput anak pertama saya di sekolah, untuk selanjutnya beristirahat di rumah.

Singkat cerita, menjelang waktu siang saya mulai membersihkan rumah. Tugas lanjutan sudah menunggu, yaitu mengantar anak-anak pergi mengaji hingga menjelang waktu magrib baru kembali ke rumah.

0712.jpeg
Makan mie pangsit yang di beli tadi

Dalam perjalanan pulang saya menyempatkan diri untuk membeli beberapa bungkus Mie pangsit di salah satu warung bakso di daerah Cunda, Lhokseumawe.

Tiba waktu malam selepas melaksanakan sholat magrib, kami pun makan bersama keluarga seperti biasa, kali ini saya mencicipi mie pangsit yang dibeli tadi. Waktu malam ini banyak di isi dengan mencoba membawa diri kembali sadar tentang siapa diri ini, Malam Nisfu Syaban menjadi malam yang istimewa untuk melakukan hal tersebut.

Sekian postingan sederahana ini, terima kasih kepada anda yang telah membacanya. Salam terbaik untuk kita semua.

Sort:  

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.