Thediarygame, Jum’at, 14 Nopember 2025 | Mengikuti Penganugerahan Gelar Kebesaran Adat kepada Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI di Tanjungpinang

in STEEM FOR BETTERLIFE3 months ago

1001581718.jpg

Hallo rekan-rekan steemian yang luar biasa. Apa kabarnya. Masih menuliskan? Ok, mantap. Lanjutkan karya anda. Pada kesempatam ini Aku akan kisahkan proses Penganugerahan Gelar Kebesaran Adat kepada Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI. Penasaran bukan? Ayo ikuti kisahku ini.

Beberapa hari ini, Aku mendapatkan informasi bahwa Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Bapak H. Ahmad Muzani akan berkunjung ke Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri). Awalnya Aku tak tahu kegiatan apa yang menghadirkan orang nomor satu di MPR RI. Selidik punya selidik, saat melintas di jalan kota, terpampang lebar banner dengan gambar Beliau lengkap memakai baju adat Melayu. Informasi tertulis bahwa Beliau akan dianugerahkan Gelar Kebesaran Adat oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri.

Untuk diketahui bahwa selama Aku berdinas di Kota Tanjungpinang (Koarmada 1), perasaanku baru kali ini Ketua MPR RI kunjungan kerja ke Negeri Segantang Lada, Kota Pantun, Kota Gurindam XII. Nah, bagiku ini momen yang sangat berharga dan tak boleh berlalu begitu saja. Tak boleh kosong tanpa momen indah. Aku terus mencari informasi dan terjawab bahwa kegiatan beliau pada pukul 08.00 WIB, hari Jum'at 14 Nopember 2025 di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri.

Aku sadar bahwa tak ada undangan khusus bagiku. Namun Aku harus datang menjemput momen. Pakaian Melayu lengkap bagi undangan. Aku datang dengan pakaian Kurung Melayu berwarna hijau, plus kopiah hitam. Sebelum pukul delapan pagi Aku sudah tiba di lokasi dengan menggunakan sepeda motor Beat, teman setia kepanjangan langkahku selama berada di kota Tanjungpinang.

1001616155.jpg

Peserta penyambutan Ketua MPR RI

Aku melihat suasana sangat ramai. Pemuka adat, agama, masyarakat, aparat, tamu undangan sudah berada ditenda. Ada juga yang menanti duduk didalam Gedung LAM. Aku terus melangkah dengan penuh keyakinan diri. Waktu sudah menunjukkan pukul 08.00 WIB. Belum terlihat tanda-tanda rombongan Pak Ketua MPR RI tiba. Rombongan bermalam di Hotel CK, batu 8 (km 8). Aku mencoba berjalan agak kedepan untuk melihat jalan masuknya rombongan. Terlihat ramai tim penyambutan yang disiapkan oleh panitia. Ada kelompok Majelis Ta'lim Kota Tanjungpinang lengkap dengan kostum kebanggaan warna putih dan birunya. Plus membawa alat pukul (rebana) yang akan dipukul saat pak Ketua tiba dilokasi. Kemudian sebelah kanan dan kiri jalan ramai para pelajar yang ikut menyambut. Cuaca hari itu cukup panas. Para pelajar dan kaum ibu-ibu harus duduk terlebih dahulu menanti. Ya, pastinya sambil makan snack yang dibagikan oleh panitia.

1001617552.jpg

Foto bersama Pak Wagub Kepri, Walikota Tanjungpinang dan ibu-ibu Majelis Ta'lim

Hari ini, Jum'at. Kegiatan di hari berkah dan semoga berkah nantinya. Para penyambut dan tamu undangan harus bersabar karena acara agak mundur beberapa menit. Aku melihat ibu-ibu memanfaatkan momen ini dengan berfoto bersama Pak Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Bapak Nyanyang Haris Pratamura dan juga bersama Pak Walikota Tanjungpinang, Bapak Lis Darmansyah. Pastilah Aku ikut serta bergabung. Kapan lagi jika tak sekarang. Hehehehe.

1001616622.jpg

Ketua MPR RI dan rombongan tiba

Kurang lebih sekitar pukul 08.25 WIB, Pak Ketua MPR RI beserta rombongan tiba di lokasi. Mobil model Alphart warna putih dengan plat RI 5 berhenti pada tempat yang diarahkan oleh panitia. Suara rebana membahana menambah kemeriahan penyambutan. Para ibu-ibu Majelis Ta'lim dan para pelajar dengan penuh semangat menyambutnya. Para penyambut lainnya Forkopimpda Provinsi Kepri pun antusias menyambut kedatangan pak Ketua. Sambil berjalan tenang dan ada beberapa penyambut yang bersalaman.

1001616168.jpg

Rombongan dibawa kedalam Gedung LAM Kepri

Pada kesempatan ini Pak Ketua MPR RI hadir bersama sang istri dan rombongan lainnya anggota DPR - RI. Istri Ketua MPR RI bernama Ibu Himmatul Aliyah dan merupakan salah satu anggota DPR RI periode 2024 - 2029 dari Partai Gerindra. Rombongan Pak Gubernur, Ketua LAM dan bebrapa tokoh-tokoh Adat menjemput. Rombongan dibawa ke dalam Gedung LAM dengan diiringi oleh beberapa pasukan. Suasana ramai terlihat jelas. Penuh sesak dengan orang. Aku berusaha agar bisa masuk kedalam agar dapat mengikuti secara tuntas proses penganugerahan Gelar Kebesaran Adat.

1001616180.jpg

Rombongan tiba didalam gedung

1001616220.jpg

Tari persembahan

Rombongan sudah masuk. Ketua MPR RI beserta istri duduk pada kursi yang telah disiapkan. Posisinya menghadap kearah pelaminan. Pak Gubernur dan tamu undangan Forkopimda Kepri serta tokoh Adat serta para Kepala Daerah wilayah Kepri, dan banyak tamu lainnya yang datang duduk pada tempat yang telah disiapkan. Sudah menjadi tradisi budaya setiap tamu yang tiba pada setiap acara maka tak luput penampilan tarian penyambutan. Suatu tarian penghormatan bagi tamu penting yang tak boleh dilupakan.

1001617601.jpg

Pembacaan kalam ilahi

1001617603.jpg

Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Salawat Badar

Nah, pada acara tersebut pun wajib adanya menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai rasa cinta tanah air, bangsa dan negara. Tak lupa khususan di Negeri Segantang Lada usai lagu kebangsaan maka dilanjutkan secara bersama-sama, masih dalam posisi berdiri membacakan Salawat Busro. Banyak bersalawat negeri akan mendapatkan keridhaan dari Allah yang Maha Kuasa. Makanya di era kepemimpinan Gubernur Kepri, Bapak H. Ansar Ahmad, maka pembacaan Salawat Busro menjadi keharusan di setiap instansi sipil (pemerintahan) Wilayah kerja Provinsi Kepri, para pelajar dan lainnya. Bahkan sudah dibuatkan edaran untuk dilaksanakan pembacaan salaawat Busro dalam warna warni kegiatan. Setelah itu untuk mengharapkan keberkahan maka dilanjutkan pembacaan Kitab Suci Al-Qur'an.

1001616186.jpg

Proses Penganugerahan Gelar Kebesaran Adat

Kini masuklah pada acara puncak atau acara inti. Bapak H. Ahmad Muzani dipersilahkan maju kedepan pelaminan atau diatas panggung. Sedangkan istri berpindah duduk sebentar dan duduk bersama ibu-ibu didekat panggung acara.
Para pemangku adat membawa beberapa item untuk diberikan pada saat pelaksanaan kegiatan. Sebelumnya dibacakan terlebih dahulu Surat Keputusan Lembaga Adat Melayu Kepulaun Riau Nomor : 6/LAM-Kepri/VIII/2025 tanggal 12 Safar 1445 H atau 06 Agustus 2025 M tentang Penganugerahan Gelar Adat Datok Seri Diwangsa Wira Perdana H. Ahmad Muzani (Ketua MPR RI). Gelar Adat Datok Seri Diwangsa Wira Perdana H. Ahmad Muzani Ketua MPR Republik Indonesia adalah Gelar Kebesaran Adat yang melekat pada diri yang menyandangnya. Gelar Kebesaran Adat Datok Seri Diwangsa Wira Perdana ini terkandung makna yang menunjuk kepada, "Pemimpin Yang Mulia, Bangsawan, Utama, dan Gagah Berani." Gelar Adat Kebesaran ini diberikan langsung oleh Ketua Umum Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau, Datok Seri Setia Utama H. Raja Al-Hafiz Raja Ismail.

1001616208.jpg

Proses tepung tawar

Selanjutnya, selesai Penganugerahan Gelar Kebesaran Adat maka dilanjutkan kegiatan tepung tawar. Bapak H. Ahmad Muzani beserta istri dipersilahkan duduk dipelaminan untuk mengikuti proses tepung tawar. Ada beberapa pemuka adar yang memberikan tepung tawar ini, namun Aku hanya menampilkan kegiatan ini yang diaksi oleh Gubernur Kepri dan Ketua Umum Lembaga Adat Melayu Kepri. Suasana khidmat dan hening sangat terasa. Ruangan agak panas karena ramainya orang tak membuat antusias para tamu undangan untuk mengikuti proses ini dengan penuh semangat dan keharuan.

1001580833.jpg

Sambutan Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad

Selesai kegiatan tepung tawar kita mendengarkan sambutan dari Pak Gubernur Kepri, Bapak H. Ansar Ahmad. Beliau menyampaikan bahwa," Provinsi Kepri merupakan Provinsi yang ke 32 di Indonesia, yang memiliki motto Berpancang Amanah, Bersauh Marwah. Motto ini melambangkan semangat dan azam masyarakat Kepri sebagaisebuah entitas budaya yang kokoh, sekaligus memperkuat identitas sosialnya dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Negeri yang dikenal sebagai Negeri Segantang Lada ini adalah rumah rumpun masyarakat suku Melayu, namun senantiasa terbuka dan menyambut baik seluruh suku bangsa yang lain, yang telah berasimilasi di bumi tanah Melayu. Kita patut berbangga karena Budaya Melayu merupakan salah satu akar utama dari kebudayaan dan bahasa di Indonesia. Bahasa Melayu diakui sebagai cikal bakal hadirnya bahasa Indonesia. Oleh karena itu peran budaya Melayu di Indonesia, tidak hanya bersifat historis semata, lebih jauh eksistensi nilai-nilai ke-Melayuan ini sangat berperan dan strategis terhadap perkembangan kehidupan sosial, ekonomi dan politik ditingkat nasional hingga saat ini."

1001580924.jpg

Sambutan Ketua MPR RI, Bapak H. Ahmad Muzani

Selesai Bapak Gubernur menyampaikan sambutan, maka tiba giliran Datok Seri Diwangsa Wira Perdana H. Ahmad Muzani menyampaikan sambutannya. Beliau dengan suara khasnya yang jelas dan berwibawa menyampaikan, "Sungguh merupakan kehormatan dan anugerah yang tak ternilai bagi diri saya, hari ini saya berdiri di bumi Gurindam yang bersejarah. Saya menerima gelar amanah yang luhur berupa Gelar Adat Datok Seri Diwangsa Wira Perdana. Gelar ini bukan sekedar atribut ia adalah sebuah tanggungjawab moral dan kultural yang harus dijunjung tinggi. Saya haturkan setinggi-tingginya terima kasih atas kepercayaan yang mendalam yang telah diberikan oleh masyarakat Melayu kepada kami hari ini."

1001617623.jpg

Pemberian Cinderamata dan pembacaan do'a

Pada kegiatan ini Aku melihat seorang Habib ikut serta dengan rombongan Ketua MPR RI. Memang malam nanti Provinsi Kepri mengadakan kegiatan Kepri Bersalawat. Berperawakan tinggi, layaknya orang Arab dan keteduhan dari wajahnya sangat terlihat. Rupanya beliau adalah Habib Ali bin Abdurahman Al-Habsyi dan didaulat untuk membacakan do'a. Usai pembacaan do'a dilanjutkan kegiatan pemberian cenderamata berbentuk Topi Tanjak Melayu dari Bapak Ketua MPR RI kepada Gubernur, Wakil Gubernur dan para Bupati serta Walikota Pimpinan Kepala Daerah sejajaran Provinsi Kepri.

1001617626.jpg

Kegiatan foto bersama dengan Forkopimda Kepri dan warga

1001617633.jpg

  • foto dengan Ketua MPR RI, Gubernur Kepri dan Ketua DPR Kepri*

1001617634.jpg

Foto dengan Komandan Daeral IV Batam, Kapolda Kepri dan Mantan Kapolda Kepri

Sebelum penutup kegiatan maka Bapak Ketua MPR RI melaksanakan foto bersama dengan para Forkopimda Kepri, baik dari instansi TNI, Polri dan Sipil. Tak lupa juga untuk membangun kebersamaan dilaksanakan foto dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan masyarakat. Suasana ceria terlihat. Apalagi Bapak Ketua MPR RI sosok yang humble dan mudah diajak berfoto. Nah, tidak hanya pejabat dan undangan yang ikut berfoto, Aku pun tak timggal diam, memanfaatkan momen berfoto dengan Ketua MPR RI beserta beberapa Pimpinan tamu undangan.

Hari itu, menjadi hari yang bersejarah bagiku. Sangat jarang dapat berjumpa dan berfoto dengan Ketua MPR RI, Bapak H. Ahmad Muzani. Apalagi beliau memakai pakaian kehormatan Adat Melayu, maka bertambah suprise bagi diriku. Terima kasih ya Allah atas nikmat yang Engkau berikan kepadaku.***

Salam bahagia dari Negeri Segantang Lada@hoesniy

Sort:  
 3 months ago 

ubena petinggi negeri kana foto ngon gure, luar biasa gure lon

Siap...tapi hanya tulisan sederhana. Mengibur jiwa

 3 months ago 

padum thon teuk pensiun gure?

Insyaallah 4 thon..jika Allah bri Laksamana Pertama, 6 thon,.mhn doanya sehat dan trok bintang..Aamiin


Hello there, you have posted a great quality post and we are happy to support you, stay up with good quality publications
Curated by heriadi

Terima kasih atas motivasinya

Coin Marketplace

STEEM 0.06
TRX 0.29
JST 0.049
BTC 70950.33
ETH 2073.95
USDT 1.00
SBD 0.47