Mengevakuasi korban banjir di Bener Meriah (19 Desember 2025)
Hai Steemian
Pagi ini aku bersama si Abang akan menjemput kerabat yang terisolir pasca bencana banjir di Kabupaten Bener Meriah. Bersama kami juga ikut adikku abelpasai dan satu orang rekannya untuk membantu mengangkut barang. Abangku Faisal juga ikut dalam tim untuk menjemput enam orang kerabat.
Setelah si Abang dan tim berangkat pagi-pagi, aku menyusul di belakang. Kami membagi menjadi dua tim. Satu tim si Abang menjemput orang dan barang di seberang jalan yang putus menggunakan tiga motor. Aku menunggu di pos Gunung Salak untuk melanjutkan evakuasi menggunakan mobil.
Tim pertama sudah mulai berangkat sejak pukul 6 pagi, sedang aku baru berangkat menjelang tengah hari. Sebelum berangkat aku sudah belanja makan siang untuk mereka saat tiba nanti di posko Gunung Salak.
Lewat tengah hari tim pengangkut barang sudah tiba. Disusul si Abang dengan membawa tiga orang anak. Sedang sisanya baru tiba saat sore hari.
Mereka istirahat sejenak sambil makan dan shalat, lalu melanjutkan perjalanan pulang ke rumah orang tuanya di Simpang Mulieng. Kami berangkat sudah menjelang Maghrib dari pondok Gunung Salak.

Si Abang tiba membawa tiga ponakan
Kami singgah di rumahku sejenak untuk istirahat kembali sambil menunaikan kewajiban 3 rakaat Maghrib. Selanjutnya aku meminta si Abang untuk lanjut mengantarkan mereka ke rumah orang tuanya.
Si Abang mengantarkan mereka dan tiba kembali di rumah saat tengah malam. Aku masih sibuk membantu reparasi PC korban banjir yang sudah mulai ke tahap perakitan dan pengecekan.
Lewat tengah malam kembali aku mengambil waktu istirahat malam ini. Esok sudah harus bangun pagi-pagi lagi untuk melanjutkan aktivitas di sekolah seperti biasa. Esok adalah hari pembagian rapor semester ganjil tahun ajaran 2025-2026.







https://x.com/i/status/2002597652534603927