The diary game // facing flash floods in North Aceh

banjir bandang yang melanda aceh utara menjadi peristiwa berat yang meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat. hujan deras yang turun berjam-jam membuat debit air sungai meningkat dengan cepat hingga akhirnya meluap dan masuk ke pemukiman warga. air bercampur lumpur mengalir deras, membawa kayu, batu, dan material lain yang merusak rumah serta fasilitas umum. dalam kondisi seperti ini, masyarakat dituntut untuk saling menguatkan dan belajar menghadapi bencana dengan penuh kesabaran serta kebersamaan.

2025594079443.jpg

suasana kereta terendam lumpur didalam rumah setelah banjir bandang

suasana kereta yang terendam lumpur di dalam rumah setelah banjir bandang. kondisi ini menggambarkan betapa kuatnya arus air yang masuk ke rumah-rumah warga. perabotan rumah tangga rusak, lantai dan dinding dipenuhi lumpur, serta barang-barang tidak sempat diselamatkan. membersihkan rumah pasca banjir menjadi pekerjaan berat yang membutuhkan tenaga dan waktu. namun dengan gotong royong antarwarga, proses pembersihan dapat dilakukan bersama-sama.
2025605121908.jpg
saya menerima bantuan sembako berupa beras dan minyak

saya menerima bantuan sembako berupa beras dan minyak. bantuan tersebut menjadi sangat berarti di tengah kondisi sulit setelah banjir bandang. ketika akses jalan terputus dan banyak warung tidak bisa beroperasi, bahan makanan pokok menjadi kebutuhan utama. pembagian sembako juga menunjukkan kepedulian pemerintah, relawan, dan berbagai pihak yang ingin membantu meringankan beban masyarakat terdampak. meskipun bantuan tersebut sederhana, namun memberikan harapan dan semangat untuk bertahan.

202559405059.jpg

kondisi tanggul sungai yang sudah di kikis oleh air sungai

kondisi tanggul sungai yang sudah dikikis oleh air sungai. kerusakan tanggul ini menjadi salah satu penyebab utama meluapnya air ke pemukiman. derasnya aliran air saat hujan membuat tanggul tidak mampu menahan tekanan. kejadian ini menjadi pelajaran penting tentang perlunya perawatan sungai dan tanggul secara berkala agar risiko banjir dapat diminimalkan di masa depan.
2025591222036.jpg
dapur umum buat masyarakat yang terendam banjir

dapur umum yang dibuat untuk masyarakat yang rumahnya terendam banjir. dapur umum menjadi pusat kehidupan sementara bagi warga terdampak. di tempat ini, makanan dimasak secara bersama dan dibagikan kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang. suasana kebersamaan sangat terasa, di mana ibu-ibu, relawan, dan aparat saling bekerja sama demi memastikan semua orang mendapatkan makanan yang layak.
2025592110988.jpg
kepanikan warga saat air sungai yang mulai penuh

kepanikan warga saat air sungai mulai penuh. rasa takut dan cemas menyelimuti masyarakat karena air naik dengan cepat dan sulit diprediksi. sebagian warga berusaha menyelamatkan barang-barang penting, sementara yang lain membantu anak-anak dan lansia untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. situasi ini menunjukkan betapa pentingnya kesiapsiagaan dan informasi dini agar kepanikan dapat dikurangi.
2025592196551.jpg
masyarakat yang harus tidur di bawah tenda di malam harinya

masyarakat yang harus tidur di bawah tenda pada malam harinya. tidur di tenda pengungsian bukanlah hal yang mudah, apalagi dengan kondisi dingin dan keterbatasan fasilitas. namun di balik kesulitan tersebut, muncul rasa kebersamaan dan solidaritas. warga saling berbagi cerita, saling menguatkan, dan berharap kondisi segera membaik.

menghadapi banjir bandang di aceh utara bukan hanya soal bertahan dari bencana, tetapi juga tentang belajar dari kejadian tersebut. kesiapsiagaan, kepedulian, dan kerja sama menjadi kunci utama. dengan dukungan semua pihak serta kesadaran untuk menjaga lingkungan, diharapkan masyarakat dapat lebih siap menghadapi bencana serupa di masa depan.

@akmalrazi

Sort:  

Your writing not only documents a difficult moment but also gives a voice to the resilience of the people affected. The images and explanations help readers truly feel the impact of the disaster, while the acts of kindness, aid, and togetherness offer hope. This diary serves as an important reminder that even in times of great hardship, humanity, solidarity, and compassion remain strong.