The Diary Game | "Bocil, Dimsum, dan Makan-makan"
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Hello steemian, welcome back to my post. Meet me again @syidah01. I wish you good health wherever you are and have a good day. 💕
Pagi ini seperti biasa, saat alarm dari
ponselku berunyi, aku terbangun. Setelah mengumpulkan segala nyawa.. hehe... aku bangun dan segera ke kamar mandi, membersihkan diri, tak lupa berwudhu lalu mendirikan shalat subuh dua rakaat.
Setelah rangkaian kegiatan itu selesai, aku belum beranjak dari kamar. Aku kembali tidur-tiduran di kasur. Karena hari ini hari off-ku dari aktivitas mengajar sambil memainkan ponselku. Setelah sekian waktu, aku keluar dan menyambut tugas harianku di rumah. Menyuci piring‐(tugas utama), lalu lanjut nyapu.
* * *
Oke kita lompat ke siang hari ya
steemian. Tepat jam dua siang, aku sudah selesai berdandan untuk pergi bersama kakaku dan para bocil. Tujuan kami adalah RJ Dimsum di Lhosukon. Karena tempatnya terbilang jauh dari rumahku sekitar delapan kilometer dari rumah. Kami berangkat dengan dua sepeda motor. Aku menjadi supir juga kakaku, para bocil memenuhi kursi belakang sebagai penumpang.
Dan disinilah kami di RJ Dimsum. Begitu sampai kami langsung mencari tempat yang pas dan untuk duduk-Kami berenam. Tapi sayang sepertinya toko buka dan kaka pelayan masih sedang membersihkan meja-meja.
Setelah melihat-lihat menu, kami memesan apa yang ada( karena baru buka, jenis dimsumnya belum lengkap).
Kami memesan:
| Menu | Harga dalam rupiah |
|---|---|
| 5 Dimsum Hisiztkaw | 22,5 |
| 8 Dimsum Mozarela | 36K |
| 4 Lumpia udang kulit tahu | 18K |
| 10 Dimsum ayam udang | 40K |
| 2 Dimsum mentai | 8K |
| 2 Milo Dingin | 20K |
| 1 Cappucino Dingin | 12K |
| 1 Nurdin | 5K |
| 2 Teh Dingin | 5K |
Sambil menunggu pesanan, saatnya berfoto bersama. Karena peserta pertemuan siang ini adalah bocil, jadi agak susah gitu diajak foto bersama. Dibutuhkan sedikit kesabaran dan trik yang tepat untuk menangani mereka.. hehe...
Dan ini dia foto yang keambil lewat instagram.
Manusia yang normal memang begitu ya steemian, akan diam saat makanan disuguhkan kedepannya. Tak banyak omong, hanya makan, suap, suap, suap dan suap dimsum dalam mulut. Rasanya enak,enak dan enak. Aku memang sudah lama ingin memakannya lagi. Dan alhamdulillah sudah kesampaian, alhamdulillah ya allah. Tiap dimdum rasanya berbeda-beda. Namun semuanya enak. Ludes begitu saja. Sampai-sampai kami memesannya sekali lagi. Dan wow.. entah kami yang kelaperan atau bagaimana. Dua kali seporsi besarnya itu ludes steemian. Bocil emang beda, ha..ha..

Tetiba habis je macam tu, dimsumnya pindah tempat gess😁
Setelah selesai, kami masih duduk menunggu organ pencerna sedikit bekerja agar pergerakan tubuh selanjutnya baik dan terkendali. Selagi sang donatur membayar ke kasir, aku masih duduk mengwasi bocil-bocil yang bisa diajak bicara. Kakaku kembali, kami akhirnya beranjak pulang.
Sekian cerita singkat hari ini. Terima kasih kepada donatur, semoga makin lancar rezekinya dan sehat selalu. Mohon maaf jika ada kata-kata yang tidak berkenan. Mari saling mengingati dan tetus belajar. *Stay Healthy everyone... *
SUCCESS FOR US ALL✨️





Thank you very much for the best support SC07🙏