Kindness: land measurement for permanent housing development sites for residents affected by hydrometeorology

in Steem For Pakistan11 hours ago

1000156791.jpg
Sejumlah warga terdampak bencana banjir masih bertahan hidup di tenda-tenda darurat

Ribuan masyarakat korban dampak bencana banjir masih bertahan di sejumlah camp pengungsian, kondisi serba kesulitan, rumah-rumah mereka berantakan tidak menyurutkan motivasi bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi untuk melaksanakan berbagai aktivitas ekonomi, sosial dan ibadah di bulan suci ramadan. Pemerintah terus berupaya mempercepat pembangunan ratusan Hunian Tetap bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dalam wilayah kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara.

1000156786.jpg
Kerusakan pasca bencana banjir dan longsor

1000156789.jpg
kondisi rumah warga pasca bencana banjir dan longsor

Hari kedua tim kami melakukan identifikasi dan pengukuran di beberapa titik lokasi rencana pembangunan Huntap. Jumlah rumah hilang dan rusak berat akibat banjir bandang dan longsor masih dalam proses finalisasi oleh pihak BPBD dan BNBP. Laporan akhir februari 2026 tercatat 98 unit rumah hilang dan 211 unit dalam kondisi rusak berat. Beberapa photo di atas hanyalah sampel kerusakan berat hunian masyarakat di desa Keude Bungkaih kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara.

1000156798.jpg
Saat memasuki pemukiman warga di Keude Bungkaih

Kami tiba di desa Keude Bungkaih sekitar pukul 09.00 wib setelah menempuh kurang dari satu jam perjalanan dari kota Lhokseumawe. Lokasi yang kami tuju berada di pinggir kawasan pantai sebagaimana Map w3w.co. Kawasan tersebut sebenarnya tidak layak dijadikan lokasi Huntap sesuai dengan peraturan BNPB dan Pemerintah Daerah karena lokasi tersebut berada dalam kawasan rawan bencana seperti terjadinya air pasang (banjir rob) dan tsunami. Namun masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi yang akan direlokasi dalam pernyataannya menyetujui dan memilih lokasi tersebut (kawasan pesisir) dibandingkan titik lokasi lainnya.

Alasan utama mereka memilih lokasi tersebut karena aktivitas ekonomi dan sosial warga terdampak bencana umumnya berstatus sebagai nelayan, atau ketergantungan faktor ekonomi yang umumnya bersumber dari laut dan tambak. Disisi lain masyarakat juga berharap penunjukan lahan yang mereka sepakati sebagai lokasi pembangunan huntap dapat disetujui oleh BNPB dan direkomendasi oleh pemerintah sebagai tempat yang layak untuk relokasi warga.

1000156812.jpg
1000156806.jpg
Lokasi pertama
Desa Keude Bungkaih

Kegiatan identifikasi dan pengukuran di lokasi pertama berjalan lancar meskipun dibawah terik matahari yang kian menyengat di kulit, didampingi tokoh masyarakat dan pemilik lahan tim kami juga melakukan pengukuran di dua lokasi lainnya yang berada dalam wilayah administrasi desa Ule Madon. Lahan untuk lokasi Huntap di desa Ulee Madon merupakan lahan produktif milik masyarakat, dan menurut informasi yang kami ketahui kemungkinan besar lahan tersebut akan dibebaskan dengan nilai ganti rugi yang relatif (berbeda) dibandingkan lahan lainnya.

1000156829.jpg
1000156844.jpg
Lokasi kedua
Desa Ulee Madon

Alhamdulillah kami dapat menyelesaikan pengukuran sekaligus pengambilan titik koordinat di tiga lokasi yang diusulkan oleh kepala desa dan direkomendasikan bapak camat setempat sebagai calon lokasi pembangunan Hunian Tetap bagi warga terdampak. Meskipun pelaksanaan pembangunan Huntap masih dalam proses namun harapan besar kami dapat terlaksana secepatnya tanpa kendala serius di lapangan, baik dari pihak penerima relokasi maupun pihak yang bertanggungjawab pelaksana pembangunan hunian tetap.

Selesai melakukan tugas pengukuran tim kami kembali ke kota Lhokseumawe sekitar pukul 11.00 wib. Di tempat kerja saya juga merekap atau menginput data hasil kegiatan pengukuran terhadap beberapa lahan yang telah diidentifikasi untuk calon lokasi Huntap melalui form data sementara di Microsoft excel.

1000156886.jpg
Menginput data hasil identifikasi dan pengukuran

Sekian... Terima kasih banyak atas kunjungan dan mungkin anda membacanya..

salam,
@ridwant

Introduce myself

Sort:  

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.

Loading...

image.png

Curated By: lirvic

 9 hours ago 

Thank you @lirvic 🙏🙏

How long does such a process take in your country? When will the affected families have their new homes? And one more question: are there any construction methods in your country that could minimise such destruction in the event of a disaster? Is research being conducted into such methods (the Japanese, for example, are leaders in earthquake-proof construction...) and do you have the resources to construct such safe buildings? And one last question (sorry; you can call me a pain in the neck ;-)) – do you have insurance companies that pay for such damage, or how are these enormous costs covered? Surely the families themselves cannot afford it after such a disaster?

Coin Marketplace

STEEM 0.06
TRX 0.28
JST 0.048
BTC 66532.43
ETH 1960.55
USDT 1.00
SBD 0.50