Semua harus di urus 💪

Mengantarkan si abang balik ke Medan
Hai sahabat stemians semuanya, selamat datang di blog saya @suryati1 semoga kabarnya pada sehat dan bahagia semuanya ya.
Setelah melakukan sholat subuh, seperti biasa aku segera menuju dapur untuk memasak sarapan pagi, hari ini aku terlambat bangun karena semalam tidur ku sedikit ada masalah sehingga aku tidak cukup istirahat.
Ayah dari teman ku meninggal dunia,dia menghubungiku dan meminta ku menelpon suami ku dan menanyakan keberadaan suaminya yang sudah di hubungi namun tidak diangkat panggilannya, beberapa kali aku hubungi namun tidak ada jawaban di seberang sana, hingga akhirnya aku menyuruh anak ku mencarinya.

Ayam yang sudah besar, persiapan untuk maulid
Ternyata suaminya ketiduran bersama abang ipar ku di kerambak, mereka berdua menjaga kepiting yang di pelihara oleh kelompok kerja biar tidak di gondol maling yang lain, tak lama kemudian suami ku pulang dan aku mengatakan berita duka, sehingga dia langsung mencari keberadaan suami dari kawan ku itu.

Ayam yang baru beberapa hari menetas
Tak berapa lama terdengar suara Kenderaannya lewat di depan rumah ku, setelah itu aku barulah bisa tertidur kembali dan hasilnya setelah sholat subuh aku tidur sebentar lagi, biar pun saya tahu tidur setelah subuh tidak baik untuk kesehatan.
Pukul 7 pagi anak-anak sudah bersiap-siap hendak berangkat ke sekolah dan hari ini aku yang mengantarkan mereka, namun sebelumnya mereka harus sarapan terlebih dahulu sebelum berangkat sekolah, sekembalinya saya dari mengantarkan anak-anak, aku kembali berkutat di dapur dan hendak membuat nasi goreng.
Ada nasi sisa semalam yang masih bagus dan anak ku sangat suka dengan nasi goreng buatan ku, baik nasi goreng putih maupun nasi goreng merah, apalagi si abang selalu meminta ku membuat nasi goreng, katanya sudah lama tidak makan selama di berada jauh dari rumah.
Siang hari ini dia akan pulang kembali ke tempat kerjanya di Medan, sebenarnya jadwal dia di jemput sore hari sekitar pukul 5 sore, akan tetapi sopir travelnya sedang ada halangan jadi menyuruh kawannya untuk pergi dan menjemput anak ku.
Jadwal Jemputnya juga berubah dari jam 5 di percepat pada pukul 3 sore dini hari, untung saja semua keperluannya sudah ku siapkan sejak semalam, hari ini ayahnya yang akan pergi mengantar sampai Pante breh sementara aku mengurus kedua adiknya di rumah dan aku juga akan pergi mengaji siang ini.
Sore hari setelah selesai pengajian aku pulang dan sholat ashar di rumah, kemudian aku pergi ke belakang rumah untuk mengurus peliharaan ku, aku juga melihat buah naga ku sudah merah dan siap untuk di petik, ayam-ayam ku setelah makan bermain di di bawah pohon rindang, sementara yang kecil berada di dalam kandang.

Pertunjukan gratis di malam hari
Ada juga yang baru menetas beberapa hari dan ada juga ayam yang masih mengerami telur-telurnya, ayam-ayam kecil itu tidak bisa bermain di tanah kalau aku tidak ada di rumah sebab banyak biawak yang berkeliaran dan akan memangsa semua ayam-ayam ku yang kecil, kalau yang besar semua aku lepaskan dan bermain di alam bebas.
Sesudah mengurus semua di belakang rumah,aku kembali ke depan dan keluar sebentar untuk menikmati sore yang indah, ternyata di depan rumah ada yang jual perkakas seperti parang, cangkul dan beberapa peralatan yang di butuhkan oleh rumah tangga, suami ku juga membeli sebuah parang untuk di bawa kerambak sebagai alat pemotong kayu.

Akhirnya berdamai juga🤣,aman sikit dunia
Malam hari aku kembali ke aktivitas ku seperti biasa yaitu mengajari anak-anak mengaji, malam ini hanya 3 orang yang datang sementara yang dua orang sedang meninggal kakeknya dan yang satu lagi pergi ke pasar malam bersama kedua orang tuanya, anak-anak sekarang sudah bertambah lagi kalau kemarin cuma 4 sekarang sudah ada 6.
Sekian postingan saya hari ini, terimakasih sudah singgah dan meluangkan waktu untuk membacanya, wassalam.








Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
Curated by: @ahsansharif
Terimakasih temanku tim kurator 05 atas dukungannya 🙏