Lampu kembali berulah😥
Hai sahabat stemians semuanya, selamat datang di blog saya @suryati1 semoga kabarnya pada sehat dan bahagia semuanya ya,
Sekitar 35 menit perjalanan ku menuju tempat tugasku di Lhoksukon, aku mengendarai sepeda motor ku seorang diri, aku berusaha sampai ke kantor sebelum apel pagi, pagi ini jalanan nampak legang tidak banyak mobil Kenderaan umum yang lewat dan aku tiba disana masih bisa beristirahat sebentar sebelum apel pagi.
Setelah apel pagi saya juga melakukan absensi secara manual seperti peraturan dikantor yang ada di Lhoksukon dan juga Bayu, tetapi di kantor ku di Sigli cukup absensi online saja kecuali ada hal seperti bencana kemarin yang tidak bisa dilakukan secara online karena tidak ada jaringan.
Seperti biasa aku duduk di meja yang sama dengan temanku sambil berbincang-bincang ringan tentang hal-hal yang perlu kami bahas, dan di jam berikutnya suamiku menelpon dan mengajak ku ke Lhokseumawe untuk mengurus BPJS ketenagakerjaan bapak mertua ku yang meninggal beberapa waktu lalu.
Aku pun meminta izin di kantor dan meninggalkan sepeda motor ku disana, aku di jemput di depan kantor dan langsung berangkat karena hari sudah semakin siang saja, di Bayu masih seperti biasa harus mengantri melewati jalan yang diperbaiki dan tiba di Lhokseumawe sudah jam istirahat kantor.
Salah satu satpam mendatangi kami dan memberikan pengarahan bahwa persyaratan yang kami bawa tidak sesuai dengan syarat yang di minta, dan kami harus terlebih dahulu mengambil nomor antrian sebelum datang ke kantor BPJS ketenagakerjaan tersebut.

Di kantor BPJS ketenagakerjaan
Keluar dari kantor tersebut kami menuju mesjid terdekat untuk melaksanakan sholat zuhur, kemudian kami pergi untuk makan siang, dan aku memilih makan di tempat kakak ana anak dari kakakku yang tertua, di tempat dia makanan juga enak dan tidak terlalu banyak micin seperti warung-warung makan di tempat lain.

Sholat di masjid Islamic center
Setelah makan siang kami pergi lagi untuk urusan teman suami ku , kemudian kami pulang dan singgah di mie gacoan untuk memesan beberapa porsi untuk di bawa pulang, aku memesan 5 porsi mie gacoan dan satu porsi pangsit goreng, aku memberikan 2 porsi untuk teman suamiku dan satu porsi untuk ibu mertuaku selebihnya untuk kami bawa pulang ke rumah.
Aku sangat penasaran dengan mie gacoan tersebut karena waktu saudara ku yang jualan aku belum pernah mencobanya sekali pun, tapi setelah mencobanya tadi dan tahu rasanya, kayaknya cukup sekali ini saja memesan mie gacoan deh...dan sekarang rasa penasaran ku hilang seandainya tahu dari dulu begini rasanya pasti aku ngak jadi beli.
Malam hari saat aku hendak melipat pakaian dan ingin menyetrika, tiba-tiba lampu mulai berkedip-kedip dan blas......padam kembali sehingga dunia menjadi gelap gulita kembali, bukan hanya di tempat kami saja bahkan di Sigli juga padam lampunya serentak, ada apa dengan lampu akhir-akhir ini selalu saja padam?.
Lihatlah lampu teplok hasil karya ku menyala di sudut ruangan yang gelap, hanya ada satu lampu yang kami buat saat banjir kemarin dan masih ku abadikan sampai saat ini ketika lampu padam, dan besoknya pastilah hidung kami pada hitam semua gara-gara lampu ajaib yang kami punya. biar demikian masih beruntung tidak duduk di dalam gelap😓.
Sekian postingan saya hari ini, terimakasih sudah singgah dan meluangkan waktu untuk membacanya, wassalam.









Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
Curated by: @ahsansharif
Terimakasih temanku tim kurator 04 atas dukungannya 🙏
0.00 SBD,
0.23 STEEM,
0.23 SP
Thank you for publishing an article in the Steem Kids & Parent community today. We have assessed your entry and we present the result of our assessment below.
MODs Comment/Recommendation:
Remember to always share your post on Twitter. This POST LINK is a guide to that effect.